Riwayat Penyakit Membahayakan Kandidat Seharusnya Dipublish | Makassar Today
Connect with us

Politik

Riwayat Penyakit Membahayakan Kandidat Seharusnya Dipublish

Published

on

Makassartoday.com – Sebanyak 37 bakal pasangan calon kepala daerah (Cakada) di Sulsel, menjalani tes kesehatan di RS Wahidin Sudiro Husodo Makassar, (11-12/1/2018).

Cakada ini menjalani pemeriksaan tes kesehatan, setelah dinyatakan lulus secara administrasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kota dan provinsi Sulsel, pada Pendaftaran calon kontestan Pilkada Serentak 2018 yang sudah ditutup pada Rabu (10/1/2018) lalu. Jumlah ini tersebar di 13 Pilkada Serentak Provinsi Sulsel.

Sebelumnya, para medis Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersepakat untuk tak mengumumkan hasil tes kesehatan cakada ke publik, melainkan diserahkan secara tertutup ke KPU.

Pada hakekatnya, tes kesehatan merupakan hal krusial untuk mengetahui penyakit atau kejiwaan calon pimpinan daerah. Apa jadinya jika calon pemimpin yang akan memimpin jutaan rakyat mengalami penyakit. Oleh sebab itu diharapkan tes kesehatan tak sekedar Serimoni belaka melainkan di umumkan ke publik.

Menanggapi hal ini, Pakar politik Unismuh Makasssr, Andi Luhur Prianto mengatakan tahap pemeriksaan kesehatan cakada semoga tidak di anggap sepele oleh semua kandidat juga pihak penyelenggara KPU.

“Karena tahapan ini sangat strategis untuk menyeleksi calon kandidat untuk sehat secara jasmani dan rohani, bagaimana memimpin daerah kalau tidak sehat,” kata Luhur.

Akademisi Unismuh Makassar berharap, semoga para pihak dan mitra KPU dalam pemeriksaan kesehatan ini bertindak profesional dan berintegritas, termasuk menyampaikan ke publik hasil pemeriksaan medis, sepanjang tidak menyalahi kode etik profesi.

“Sepanjang informasi medis itu termasuk informasi publik, yang tidak di kecualikan serta tidak melanggar kode etik profesi kedokteran maka IDI perlu menyampaikan kepada publik,” pungkasnya. (*)


Advertisement
loading...
Comments

Politik

Setia Dampingi Suami, Melinda Ikut Sosialisasi Appi di Bulurokeng

Published

on

By

Makassartoday.com – Ada hal yang berbeda ditunjukkan bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, saat menghadiri peresmian Posko relawan di Villa Mutiara Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (20/1/2018).

Pada kegiatan itu, Appi untuk pertama kalinya didampingi oleh istri tercinta, Melinda Aksa, dalam agenda silaturahmi ke basis relawan.

Keduanya tampak kompak mengenakan pakaian serba hitam namun tetap bersahaja.

Appi mengatakan bahwa suatu kegembiraan tersendiri baginya, bahwa sang istri yang merupakan seorang pengusaha memiliki segudang kesibukan serta tugas merawat anak masih menyempatkan diri mendampinginya.

“Ini pertama kalinya Istri saya mendampingi, pastinya senang dan sedikit ingin saya ceritakan bahwa lokasi ini punya catatan dalam hidup kami berdua, terutama saat masa-masa jalan dulu,” ucapnya.

Sebelumnya, Ratusan relawan Appi-Cicu yang tergabung dalam sejumlah komunitas menyambut kedatangan Munafri Arifuddin di lokasi tersebut.

Silaturahmi tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peresmian posko Komunitas Villa Mutiara Bersatu yang bertempat di salah satu kompleks rumah toko (ruko) di lokasi itu.

Appi dalam sambutannya berulangkali mengajak simpatisan maupun warga sekitar yang hadir untuk memanfaatkan momen politik Pilkada untuk memilih pemimpin terbaik.

“Momen Pilkada ini mari kita bersuka cita, jangan ada perseteruan biarkanlah hati nurani masyarakat memilih pemimpin yang terbaik,” kata Appi.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat Bulurokeng, Mustafa, menegaskan bahwa wilayah tempat tinggalnya kini membutuhkan pemimpin baru.

“Insya Allah kami siap mengawal Pak Appi untuk menuju Wali Kota, saat ini kami warga pinggiran kota membutuhkan pemimpin yang tak hanya memperhatikan pembangunan dalam kota tapi melupakan wilayah-wilayah lainnya,” paparnya.

Mustafa pun menyampaikan di hadapan Appi beserta ratusan simpatisan lainnya, bahwa tim yang bergerak di Bulurokeng menarget suara 90 persen pada pemilihan nanti.

Keyakinannya tersebut semakin besar lantaran pada pertemuan tersebut juga dihadiri empat Ketua RW, yakni RW 02, RW 06 dan RW 07 serta Ketua RW 01 Kelurahan Bira.

Adapun komunitas yang hadir pada silaturahmi itu sekaligus menyatakan dukungan kepada Appi-Cicu yakni Biringkanaya Bersatu dan Komunitas Villa Mutiara.

Serta IBO Community yang merupakan komunitas bentukan mantan Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh. (*)


Baca Selengkapnya
Advertisement

Trending

Terpopuler

loading...