Agus Kukuhkan Pengurus Alumni SMAnSa 80 | Makassar Today
Connect with us

NEWS

Agus Kukuhkan Pengurus Alumni SMAnSa 80

Published

on

Makassartoday.com – Ketua Umum SMA Negeri 1 (SMAnSA), Agus Arifin Nu’mang mengukuhkan pengurus baru Ikatan Alumni SMAnSa angkatan tahun 1980. Terpilih sebagai ketua angkatan Marjani Sultan menggantikan Adil Hamu, untuk periode kepengurusan 2018 hingga 2020.

Dalam sambutannya di depan ratusan alumni 80, Agus mengingatkan bahwa SMAnSA maju karena kebersamaanya. Pada kesempatan itu Agus juga memohon doa restu para guru, dan senior-seniornya untuk maju di Pigub Sulsel 2018 ini. Lebih lanjut, Wakil Gubernur Sulsel ini mengucapkan selamat bekerja kepada pengurus baru, dan ucapan terima kasih kepada pengurus sebelumnya.


Program program kerja IKA SMAnSa hendaknya bermanfaat buat alumni, sekolah, guru-guru dan masyarakat pungkas calon gubernur yang akan berpasangan dengan Tanribali Lamo itu.

Sementara itu ketua IKA Smansa 80 terpilih Marjani Sultan, mengajak alumni untuk bahu membahu mewujudkan kebersamaan dengan membangun silaturrahmi yang lebih erat.
Acara yang berlangsung di Phinisi hotel Clarion, juga dihadiri ketua harian dan sekjen Smansa Anas Iswanto. (Rusdi)

Advertisement
Comments

Sulsel

Ikut Bopong Jenazah Nenek Nurung, Kapolres Gowa Tuai Pujian

Published

on

By

Makassartoday.com – Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga ikut terlihat membopong jenazah nenek Dg Nurung dari RSUD Syekh Yusuf, tempatnya dirawat menuju rumah duka, Kamis (19/04/2018) pukul 16.00 Wita.

Almarhuma Dg Nurung, istri dari Dg Ramang, sosok pasangan lansia yang viral di media sosial. Dg Nurung usia diumur 90 tahun setelah sejak lama hidup bersama suami dalam kondisi yang memperihatinkan.

Nenek Nurung bersama suaminya selama
ini menetap di sebuah rumah tak layak huni di wilayah Manggarupi, Kelurahan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Tanpa waktu yang lama, Kapolres Gowa memerintahkan personelnya untuk melakukan pengawalan mobil jenazah ke rumah duka dan juga ikut membantu mengangkat jenazah.

“Saya sangat prihatin dengan pasangan Kakek dan Nenek ini yang mana di masa tuanya hanya berdua dengan hidup yang begitu memprihatinkan. Namun saya juga sangat terharu, bahkan sampai ajal menjemput Nenek Nurung, Daeng Ramang sang suami masih tetap setia mendampingi istrinya,” tandas AKBP Shinto Silitonga.

Sebelumnya, Kapolres Gowa juga menyempatkan menjenguk Nenek Nurung di rumah sakit sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Kapolres juga mengaku salut dengan Dg Ramang yang terlihat setia menemani isteri tercinta selama dirawat di rumah sakit.


Diketahui, sepasang lansia ini tidak memiliki tanda pengenal, KTP, dan tidak memiliki KIS ataupun BPJS Kesehatan.

Usai menjenguk, Kapolres Gowa menjelaskan perihal penyebab nenek Nurung dibawa ke RS Syekh Yusuf 

“Menurut keterangan yang saya dapat di dalam nenek hendak mengambil beras, tapi kemudian terjatuh, dan si kakek yang mendengar kabar istrinya terjatuh langsung ke TKP menjemput nenek dengan naik bentor, dan kondisi nenek Nurung tampak belum stabil, ada lebam di mata kanannya,” jelas Kapolres.

Ia pun mengatakan Dg Ramang juga sedang dalam pemulihan, karena ada sedikit masalah pada penglihatannya.

Sebelum meninggalkan Rumah Sakit, Kapolres Gowa memberikan bantuan untuk meringankan beban sang kakek dan nenek yang sedang mengalami kesusahan.

Sejumlah warga yang menyaksikan pengawalan personel Polres Gowa atas jenazah nenek malang itu mendapat reaksi positif dari warga setempat.

“Jarang-jarang ada perwira polisi mau turun langsung angkat jenazah warga miskin. Bagus memang ini Kapolres ta’,” ujar salah seorang warga. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler