Di Ujung Tanah, Indira Sampaikan Pesan Damai Pilwali 2018 | Makassar Today
Connect with us

Politik

Di Ujung Tanah, Indira Sampaikan Pesan Damai Pilwali 2018

Published

on

Makassartoday.com – Kehadiran Indira Mulyasari Paramastuti dipelelangan ikan Paotere Makassar disambut hangat oleh tokoh masyarakat Ujung Tanah, para pedagang ikan dan Komunitas Banteng Setia DIAmi (BSD) sektor Paotere.

Dalam kunjungan pasangan petahana Danny Pomanto di Pilwali Makassar 2018 tersebut turut hadir sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Ujung Tanah diantaranya, HM Arsyad dan H. Baddu juga hadir salah seorang mablntan caleg dari partai Gerindra Rano Rahman.

Dalam sambutanya Indira Mulyasari meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga silaturahim dalam momentum pilkada serentak tahun ini.

“Berbeda pilihan dalam pemilu itu sudah hukumnya, tetapi perbedaan itu jangan sampai silaturahim dan persaudaraan terpecah karena beda pilihan, saya tahu persis warga Makassar sekarang ini adalah masyarakat yang sangat cerdas dalam menyalurkan aspirasi politiknya, ” Sambut Indira, Sabtu (13/1/18).

Sementara itu tokoh masyarakat Ujung Tanah, HM.Arsyad mengungkapkan, “Saya sebagai warga Ujung Tanah beserta warga komitmen terus akan berada di garis terdepan mengawal dan memenangkan DIAmi, buat kami DIAmi pilihan yang sangat tepat,” Ungkap HM. Arsyad.


Senada dengan itu H. Baddu yang juga merupakan tokoh Ujung Tanah menambahkan, “Makassar sekarang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya dan tentunya kita sepakat Makassar harus lebih baik lagi dari hari ini, tagline Jangan Biarkan Makassar Mundur lagi itu adalah motivasi bagi kami untuk tetap mengawal itu dan DIAmi adalah jawabannya, ” tambah H. Baddu.

Sementara itu, Banteng Setia DIAmi (BSD) sektor Ujung Tanah melalui ketuanya, Afandi juga menegaskan komunitas BSD menjadi wadah bagi warga untuk ikut dalam mengawal DIAmi pada Pilwali. Diketahui Banteng Setia DIAmi pada pendapataran di KPU Makassar sekitar 200 orang turut bergabung dalam Koalisi Rakyat mengantar Danny Pomanto dan Indira Mulyasari mendaftar sebagi peserta Pilwalkot Makassar 2018.

“Kami juga dari BSD akan menjadi garda terdepan, kami bergabung dalam tubuh koalisi rakyat dan akan berdiri digaris terdepan untuk berhadapan dengan Koalisi Parpol pengusung Appi-Cicu,” tegas Afandi. (*).

Advertisement
Comments

Politik

Agus Akui Akses Publik di CPI Masih Berpolemik

Published

on

By

Makassartoday.com – Sesi tanya jawab pada debat kedua antarkandidat Pilgub Sulsel berlangsung menarik dan banyak kejutan. Termasuk soal pertanyaan Cagub Sulsel, Nurdin Halid (NH) terkait proyek Center Point of Indonesia (CPI) kepada Agus Arifin Nu’mang, cagub paslon nomor urut dua yang juga mantan wakil gubernur.

NH menanyakan soal akses publik di Pantai Losari, khususnya di CPI, kini yang hanya bisa dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Tidak seperti dahulu, masyarakat bebas bersantai, nyaman, di mana saja di Losari.

Menjawab pertanyaan tersebut, Agus mengakui bahwa proyek CPI di wilayah Pantai Losari, Makassar, hingga kini masih berpolemik. “Masih berpolemik, saya yakin karena proyek ini belum selesai,” jawab Agus saat debat yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (19/4/2018).


“Jika saya sebagai gubernur saya akan menagih ke perusahaan tersebut soal akses publik ke CPI,” lanjut Agus yang diketahui sebagai wakil Syahrul Yasin Limpo, gubernur yang baru saja berakhir masa jabatannya.

Merespons jawaban Agus, NH mengatakan bahwa pemerintah provinsi sebetulnya tak perlu menghabiskan Rp 500 miliar hanya untuk membangun gedung bertingkat-tingkat, seperti yang ada di CPI, sementara hak masyarakat terkait akses publik terenggut.

“Lebih baik uang sebanyak itu untuk menghadirkan lapangan bertaraf internasional di daerah-daerah. Masyarakat bisa saling bersilaturahmi, olahraga, khususnya pemuda juga makin maju,” tutur NH. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler