Fatmawati Motivasi Pelaku Industri Rumah Tangga | Makassar Today
Connect with us

Politik

Fatmawati Motivasi Pelaku Industri Rumah Tangga

Published

on

Makassaratoday.com – Anggota DPR RI, Hj Fatmawati Rusdi yang juga calon Bupati Sidrap, menemui beberapa pelaku industri rumah tangga di Sidrap, Kamis, (18/1/2018).

Ia bertemu dengan para pelaku industri rumah tangga untuk memberikan motivasi dalam rangka pengembangan kegiatan usaha produktif dan peningkatan kualitas produk insdustri rumah tangga.

“Di PKK memang ada program untuk memberikan masukan, pembelajaran dan motivasi kepada kelompok pelaku industri rumah tangga agar dapat meningkatkan hasil produksi yang berkualitas,” ujar Fatmawati di sela-sela kunjungan di Pitu Riawa.

Ia mengharapkan agar para pelaku usaha kecil ini mengembangkan usaha produktif rumah tangga, meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka mengenai cara menganalisa kelayakan usaha.

“Ya kita kasi motivasi aja. Tips-tips mengenai produk-produk yang diminati oleh pasar. Berbagi pengalaman mengenai bisnis yang mereka lakukan serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi,” jelasnya.

“Kita punya banyak kuliner produksi masyarakat sendiri, yang kalau dikelola dengan baik, mutu, kemasan dan pemasaran, maka akan memberikan dampak terhadap perekonomian warga kita,” sambungnya. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Hari Ini, Panwaslu Makassar Gelar Sidang Terkait 3 Laporan

Published

on

By

Makassartoday.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar mengagendakan sidang atas tiga laporan dugaan pelanggaran yang dialamatkan ke pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) pada Senin (19/2/2018), hari ini.

Ketua Panwaslu Makassar, Nursari dikonfirmasi membenarkan jadwal sidang tersebut. Nursari menjelaskan, bahwa ada tiga kasus dugaan pelanggaran yang dilaporkan pihak kuasa hukum paslon nomor 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), yakni
Penggunaan tagline Dua Kali Tambah Baik, Pengangkatan Tenaga Kontrak serta Pembagian Ponsel untuk RT dan RW.

“Ie, besok pukul 10 di Aula Gedung PKK. Anggenda sidang tanggapan dari KPU atas tiga laporan yang dilayangkan pihak kuasa hukum paslon urut 1 ke paslon urut 2,” jelas Nursari, Minggu (18/2/2018) malam.

Diketahui dalam Undang-undang PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau wali kota dan wakil walikota di pasal 88 menyebutkan bahwa pasangan calon dikenakan sanksi pembatalan sebagai peserta pemilihan oleh KPU apabila pasangan calon terbukti melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam pidana penjara paling singkat lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, sebelum hari pemungutan suara.

Selain itu, pasangan calon dibatalkan sebagai peserta apabila terbukti menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilihan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum, sebelum hari pemungutan suara.

Selanjutnya sanksi bagi pasangan calon juga dilaksanakan apabila pasangan calon menerima dan atau memberikan imbalan dalam proses pencalonan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Terkahir, pasangan calon terbukti melakukan kampanye di media cetak atau elektronik berdasarkan rekomendasi Bawaslu Provinsi atau Panwaslu Kabupaten/kota atau keputusan KPU Provinsi.

“Kita belum bisa simpulkan apakah yang bersangkutan (Paslon urut 2) melanggar pasal yang dimaksud. Sidang nanti baru meminta kejelasan pihak KPU,” kuncinya. (Rusdi)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler