Partai Berkarya Bentuk Relawan IYL-Cakka di 24 Daerah | Makassar Today
Connect with us

Politik

Partai Berkarya Bentuk Relawan IYL-Cakka di 24 Daerah

Published

on

Makassartoday.com – Partai pendukung Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) kini semakin bersemangat menggalang dukungan di semua daerah pasca-duet ini mendaftar di KPU Sulsel.

Selain Demokrat, DPW PPP dan Perindo, giliran Partai Berkarya memanaskan mesin politiknya. Termasuk di Kota Makassar yang memiliki wajib pilih terbanyak di Sulsel.

Ketua DPD Partai Berkarya Kota Makassar, Yusuf Gunco mengatakan, seluruh struktur partai telah jalan untuk menggalang dukungan kepada pasangan yang dikenal tegas, komitmen dan merakyat itu.

“Kami akan menggerakkan struktur ke partaian mulai dari tingkat DPD I sampai ke ranting di Keluarahan,” kata Yugo, sapaan akrabnya, Kamis (18/1/2018).

Eks legislator Kota Makassar ini menuturkan, pihaknya juga akan merekrut relawan pemenangan. Relawan ini tidak hanya dari internal partai, melainkan juga akan fokus pada masyarakat umum non partisi.

Perekrutan itu, melibatkan jaringan kepartaian dalam hal ini jaringan dan basis masing-masing kader dan pengurus Partai Berkarya di semua tingkatan.

Dia menjelaskan, sesuai dengan hasil faktualisasi anggota partai politik, sebanyak 1.600 kader Partai Berkarya Makassar akan merekrut relawan.

Jumlah ini, kata dia belum termasuk simpatisan dan loyalis partai. “Hasil verifikasi faktual anggota Partai Berkarya mempunyai pengurus dan anggota sebanyak 1.600 untuk Makassar. Ini yg akan kami gerakkan secara efektif,” ucapnya.

Tidak hanya Makassar, Pengacara senior ini mengaku, bahwa Partai Berkarya se-Sulsel telah melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) menyikapi persiapan pemenangan Pilgub dan Pilkada 12 Kabupaten/Kota se-Sulsel. Sebanyak 24 Kabupaten/Kota, partai Berkarya sudah membentuk tim relawan.

“Samua struktur partai berkarya dari 24 Kabupaten/Kota yang ada di Sulsel sudah membentuk team di masing-masing Kabupaten/Kota untuk memenangkan Punggawa Macakka,” tandasnya. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Hari Ini, Panwaslu Makassar Gelar Sidang Terkait 3 Laporan

Published

on

By

Makassartoday.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar mengagendakan sidang atas tiga laporan dugaan pelanggaran yang dialamatkan ke pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) pada Senin (19/2/2018), hari ini.

Ketua Panwaslu Makassar, Nursari dikonfirmasi membenarkan jadwal sidang tersebut. Nursari menjelaskan, bahwa ada tiga kasus dugaan pelanggaran yang dilaporkan pihak kuasa hukum paslon nomor 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), yakni
Penggunaan tagline Dua Kali Tambah Baik, Pengangkatan Tenaga Kontrak serta Pembagian Ponsel untuk RT dan RW.

“Ie, besok pukul 10 di Aula Gedung PKK. Anggenda sidang tanggapan dari KPU atas tiga laporan yang dilayangkan pihak kuasa hukum paslon urut 1 ke paslon urut 2,” jelas Nursari, Minggu (18/2/2018) malam.

Diketahui dalam Undang-undang PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau wali kota dan wakil walikota di pasal 88 menyebutkan bahwa pasangan calon dikenakan sanksi pembatalan sebagai peserta pemilihan oleh KPU apabila pasangan calon terbukti melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam pidana penjara paling singkat lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, sebelum hari pemungutan suara.

Selain itu, pasangan calon dibatalkan sebagai peserta apabila terbukti menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilihan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum, sebelum hari pemungutan suara.

Selanjutnya sanksi bagi pasangan calon juga dilaksanakan apabila pasangan calon menerima dan atau memberikan imbalan dalam proses pencalonan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Terkahir, pasangan calon terbukti melakukan kampanye di media cetak atau elektronik berdasarkan rekomendasi Bawaslu Provinsi atau Panwaslu Kabupaten/kota atau keputusan KPU Provinsi.

“Kita belum bisa simpulkan apakah yang bersangkutan (Paslon urut 2) melanggar pasal yang dimaksud. Sidang nanti baru meminta kejelasan pihak KPU,” kuncinya. (Rusdi)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler