DPC PKS Tamalanrea Membelot ke DIAmi | Makassar Today
Connect with us

Politik

DPC PKS Tamalanrea Membelot ke DIAmi

Published

on

Makassartoday.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar, tak solid mendukung pasangan bakal calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) di Pilwali Makassar. 

Sebelumnya duet Appi-Cicu telah mendapatkan rekomendasi usungan dari PKS Makassar, namun sejumlah pengurus tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ogah merapat ke Bos PSM Munafri Arifuddin. 

Ketua DPC PKS Tamalanrea, Muhammad Khaerul mengungkapkan jika pengurus PKS tetap solid mendukung pasangan Moh. Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi), sejauh ini pengurus di tingkat DPC telah melakukan berbagai persiapan untuk menyatukan simpul dalam rangka deklarasi pasangan DIAmi. 

“Oh iye, kami struktur di bawah masih solid mendukung DIAmi, sementara pembentukan jaringan dan konsolidasi untuk pembentukan relawan khusus untuk pemenangan DIAMI, jika sudah siap kami akan segera deklarasikan relawan tim pemenangan untkuk DIAmi,” kata Muhammad Khaerul melalui rilis, Minggu (21/1/2018). 

Lebih lanjut menurut pengakuan Ketua Koordinator DPC PKS ini, dirinya menolak mentah-mentah Surat Keputusan (SK) yang telah dikeluarkan DPP PKS untuk mendukung Appi-Cicu. Menurut dia, struktur pengurus mulai dari DPD, DPC hingga DPRa menolak SK DPP dan tetap komitmen mendukung DIAmi. 

Hal itu berdasarkan pertemuan pengurus di Hotel Remcy dan melakukan penandatanganan dukungan dan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPW PKS Sulsel yang mengarahkan dukungan ke Appi-Cicu. 

“Iye, struktur PKS dari DPD hingga DPRa tidak ada yang mau mendukung SK yang sudah dikeluarkan DPP. Pertemuan terakhir tanggal 15 Januari 2017 di Hotel Remcy antara struktur dan kader PKS se Kota Makassar dengan DPP PKS juga clear, adannya pernyataan sikap mosi tidak percaya atas SK terhadap Appi-Cicu,”  

“Pertemuan tersebut mengklarifikasi segala kejanggalan proses yang terjadi serta sikap tegas struktur yang tidak akan mendukung SK yang telab di terbitkan DPP atas pasangan Appi-Cicu dan mendesak agar SK tersebut segera ditarik dengan mempertimbangkan banyak hal terutama dukungan akar rumput PKS kepada pasangan DIAmi,” tegasnya. (Yud)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Nurdin Halid Kembali Gaungkan Program Lapangan Internasional per Kecamatan

Published

on

By

Makassartoday.com – Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) tak ingin mengurungkan tekadnya menyediakan lapangan sepak bola Internasional di setiap kecamatan. Komitmen tersebut bakal segera diwujudkan kala ia terpilih menjadi gubernur berpasangan dengan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar. 

Mantan Ketua Umum PSSI ini menjelaskan, lapangan sepak bola internasional di setiap kecamatan tidak hanya akan menjadi ladang dalam menjaring bibit atlet berkualitas sekelas Ramang dari seluruh pelosok Sulsel. Dengan adanya, lapangan sepak bola berstandar internasional diharapkan mampu memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi NH. 

“Kalau ada lapangan yang bagus, akan bisa berfungsi juga sebagai alun-alun. Di situlah nanti menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk saling berkomunikasi dengan nyaman, berdiskusi, bekerja sama, dan menumbuhkan kembali rasa kekeluargaan,” ujarnya, Selasa (20/2).

Muaranya, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini hendak kembali menumbuhkan sikap kegotongroyongan yang menjadi jati diri bangsa. Sebab, lanjut NH, perkembangan zaman telah menggerus nilai-nilai warisan leluhur dan pendiri bangsa ini. 

“Dulu kalau ada tetangga yang mau membangun rumah, kita sama-sama gotong royong. Upahnya cukup dengan pisang goreng, sukun, kopi, atapnya sudah dipasang sore hari. Sudah hampir hilang budaya seperti itu hari ini,” bebernya. 

Mantan pengurus Komite Asosiasi Konfederasi Sepak Bola Asia ini menyadari pentingnya akses terhadap ruang publik dalam lingkungan masyarakat dalam menciptakan hubungan keharmonisan. Hal tersebut ia pelajari saat berkunjung ke sejumlah negara di Amerika Latin, di antaranya Uruguay, Paraguay, dan Brazil. Ia begitu tertarik dengan menjamurnya lapangan di berbagai titik. 

“Dalam perjalanan dari bandara di Uruguay, saya heran kenapa begitu banyak lapangan hanya dalam jarak 10 kilometer. Begitu saya tanyakan ke Presiden Sepak Bola Paraguay, ternyata lapangan itu bukan hanya sebagai tempat bermain bola tapi juga menjadi tempat bercengkerama masyarakatnya,” terangnya. 

Hal itulah yang menjadi motivasi Mantan Manager PSM begitu getol memprogramkan lapangan sepak bola berstandar internasional. Lebih lanjut, jelas NH, standar lapangan internasional mencakup drainase dan rumput. Sehingga, daya serap ketika hujan turun tidak membuat lapangan menjadi tergenang. 

“Sulsel akan bangga karena akan kembali melahirkan pemain yang andal sekaligus nilai kegotongroyongan kembali muncul,” pungkasnya. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler