Warga Turun ke Jalan Sambut PAMMASE dan Ustas Maulana | Makassar Today
Connect with us

Politik

Warga Turun ke Jalan Sambut PAMMASE dan Ustas Maulana

Published

on

Makassartoday.com – Dai kondang Ustas Maulana tak sungkan memamerkan kedekatannya dengan Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) di depan rakyat Wajo, Minggu (21/1/2018).

Semenjak tiba di Kota Santri ini, Ustas Maulana secara terang-terangan melakukan Salam PAMMASE saat sejumlah warga memintanya untuk berfoto bersama sebelum menghadiri tabligh akbar di Belawa, malam ini.

Saat menuju Belawa dari Kota Sengkang, Ustas Maulana berdiri di atas kendaraan yang ditumpanginya untuk menyapa warga, sekaligus memperkenalkan Amran Mahmud yang ikut berdiri di sampingnya.

Melihat momen itu, warga turun ke jalan menyambut sekaligus mendekati kendaraan Ustas Maulana untuk berjabat tangan. Begitu pun antusias meneriakkan yel-yel “PAMMASE”.

Apalagi saat menuju ke lokasi tabligh akbar yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari Sengkang, dimeriahkan dengan puluhan kendaraan warga yang sudah dibranding dengan memuat gambar PAMMASE.

“Inimi kita pilih. Merakyat dan relegius,” teriak salah seorang warga saat Amran Mahmud melintasi salah satu ruas jalan di Tanasitolo, Minggu (21/01/2018) sore.

Di atas kendaraan, Amran Mahmud yang sejak dulu dikenal merakyat juga membalas antusias warga dengan cara membalas senyum, sambil menyalami warga yang mendekat ke kendaraannya.

Banyaknya warga yang menyambut di pinggir jalan, membuat iring-iringan kendaraan PAMMASE mengalami perlambatan.

Untuk diketahui, jelang tahapan kampanye, PAMMASE secara khusus melakukan tabligh akbar dan doa bersama demi mewujudkan Pilkada Wajo berjalan damai, sejuk dan bermatabat.

Selain menghadirkan Ustas Maulana, duet ini juga melibatkan sejumlah tokoh agama dan alumni Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Itu juga menjadi penegas, bahwa semua kalangan menerima kehadiran pasangan ini. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Hari Ini, Panwaslu Makassar Gelar Sidang Terkait 3 Laporan

Published

on

By

Makassartoday.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar mengagendakan sidang atas tiga laporan dugaan pelanggaran yang dialamatkan ke pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) pada Senin (19/2/2018), hari ini.

Ketua Panwaslu Makassar, Nursari dikonfirmasi membenarkan jadwal sidang tersebut. Nursari menjelaskan, bahwa ada tiga kasus dugaan pelanggaran yang dilaporkan pihak kuasa hukum paslon nomor 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), yakni
Penggunaan tagline Dua Kali Tambah Baik, Pengangkatan Tenaga Kontrak serta Pembagian Ponsel untuk RT dan RW.

“Ie, besok pukul 10 di Aula Gedung PKK. Anggenda sidang tanggapan dari KPU atas tiga laporan yang dilayangkan pihak kuasa hukum paslon urut 1 ke paslon urut 2,” jelas Nursari, Minggu (18/2/2018) malam.

Diketahui dalam Undang-undang PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau wali kota dan wakil walikota di pasal 88 menyebutkan bahwa pasangan calon dikenakan sanksi pembatalan sebagai peserta pemilihan oleh KPU apabila pasangan calon terbukti melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam pidana penjara paling singkat lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, sebelum hari pemungutan suara.

Selain itu, pasangan calon dibatalkan sebagai peserta apabila terbukti menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilihan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum, sebelum hari pemungutan suara.

Selanjutnya sanksi bagi pasangan calon juga dilaksanakan apabila pasangan calon menerima dan atau memberikan imbalan dalam proses pencalonan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Terkahir, pasangan calon terbukti melakukan kampanye di media cetak atau elektronik berdasarkan rekomendasi Bawaslu Provinsi atau Panwaslu Kabupaten/kota atau keputusan KPU Provinsi.

“Kita belum bisa simpulkan apakah yang bersangkutan (Paslon urut 2) melanggar pasal yang dimaksud. Sidang nanti baru meminta kejelasan pihak KPU,” kuncinya. (Rusdi)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler