Pemeran Film Silariang Sambangi Kediaman Cakka | Makassar Today
Connect with us

Politik

Pemeran Film Silariang Sambangi Kediaman Cakka

Published

on

Makassartoday.com – Istri bakal calon Wakil Gubernur Sulsel Andi Mudzakkar, Andi Tenri Karta Mudzakkar menyambut kedatangan pemeran film “Silariang” di Kabupaten Luwu, Senin (22/1/2018).

Tenri Karta menjamu kunjungan pemeran film lokal Sulsel ini, kapasitasnya sebagai Ketua PKK Luwu. Perempuan berjilbab ini, nampak ramah melayani para artis dan kru di Rumah Jabatan Bupati Luwu.

Saat bertatap muka bersama tiga pemeran film dan kru, Andi Tenri Karta mengatakan harapannya tentang adanya kemajuan sejarah dan budaya Tana Luwu melalui dunia perfilman.

Menurutnya promosi budaya dan sejarah sebuah daerah sangatlah efektif melalui dunia layar lebar atau film. Untuk itu, film lokal yang mengangkat tentang kearifan lokal harus terus di support.

“Kita berharap kedepan ada sutradara yang mengambil cerita rakyat ataupun sejarah Tana Luwu untuk diputar di layar lebar seperti kisah I Lagaligo atau perjuangan Andi Djemma dalam melawan penjajah Belanda,” ujar isteri Bupati Luwu, H Andi Mudzakkar ini.

Usai bercengkrama,  Andi Tenri Karta menjamu para pemeran Film Silariang dengan makanan khas Tana Luwu, kapurung. Pemeran film Silariang yang hadir dalam kesempatan yakni, Andania Suri pemeran utama sebagai Zulaika, Lela pemeran Bindan Dira dan Akbar pemeran suami Bidan Dira.

Ikut pula dalam rombongan Cica yakni Eksekutif Produser Ini Pasti Comunika serta Co Produser Iko dan Chandra.

Sore tadi di bioskop Platinum Cineplex  Kota Palopo, para artis Silariang menggelar jumpa pers sekaligus nonton bareng yang dihadiri sejumlah tokoh penting di Luwu Raya. Di antaranya,  Bupati Luwu,  Andi Mudzakkar, Datu Luwu,  Andi Maradang Macculau dan Wakil Walikota Palopo, Achmad Syarufuddin. (*).

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Hari Ini, Panwaslu Makassar Gelar Sidang Terkait 3 Laporan

Published

on

By

Makassartoday.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar mengagendakan sidang atas tiga laporan dugaan pelanggaran yang dialamatkan ke pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) pada Senin (19/2/2018), hari ini.

Ketua Panwaslu Makassar, Nursari dikonfirmasi membenarkan jadwal sidang tersebut. Nursari menjelaskan, bahwa ada tiga kasus dugaan pelanggaran yang dilaporkan pihak kuasa hukum paslon nomor 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), yakni
Penggunaan tagline Dua Kali Tambah Baik, Pengangkatan Tenaga Kontrak serta Pembagian Ponsel untuk RT dan RW.

“Ie, besok pukul 10 di Aula Gedung PKK. Anggenda sidang tanggapan dari KPU atas tiga laporan yang dilayangkan pihak kuasa hukum paslon urut 1 ke paslon urut 2,” jelas Nursari, Minggu (18/2/2018) malam.

Diketahui dalam Undang-undang PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan atau wali kota dan wakil walikota di pasal 88 menyebutkan bahwa pasangan calon dikenakan sanksi pembatalan sebagai peserta pemilihan oleh KPU apabila pasangan calon terbukti melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam pidana penjara paling singkat lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, sebelum hari pemungutan suara.

Selain itu, pasangan calon dibatalkan sebagai peserta apabila terbukti menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilihan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum, sebelum hari pemungutan suara.

Selanjutnya sanksi bagi pasangan calon juga dilaksanakan apabila pasangan calon menerima dan atau memberikan imbalan dalam proses pencalonan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Terkahir, pasangan calon terbukti melakukan kampanye di media cetak atau elektronik berdasarkan rekomendasi Bawaslu Provinsi atau Panwaslu Kabupaten/kota atau keputusan KPU Provinsi.

“Kita belum bisa simpulkan apakah yang bersangkutan (Paslon urut 2) melanggar pasal yang dimaksud. Sidang nanti baru meminta kejelasan pihak KPU,” kuncinya. (Rusdi)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler