Video: Gempa di Jakarta, Ruang Kerja Wapres JK Ikut Bergetar | Makassar Today
Connect with us

Nasional

Video: Gempa di Jakarta, Ruang Kerja Wapres JK Ikut Bergetar

Published

on

Makassartoday.com – Gempa bumi menggoyang Jakarta, Selasa (23/1/2018) siang ini. Sejumlah wilayah di Ibukota merasakan guncangan, tak terkecuali di ruang kerja Wapres RI, Jusuf Kalla (JK).

Sebuah video yang menggambarkan suasana di ruang kerja saat gempa beredar luas di dunia Maya. Dalam video tersebut, terlihat Wapres sedang berbicara sambil berdiri memegang selembar kertas ditemani sejumlah pejabat.

Pembicaraan mereka sempat terhenti setelah merasakan adanya sedikit guncangan. Salah seorang dari mereka dalam ruangan sempat mengabadikan situasi gempa dan mengarahkan pandangan ke lampu hias yang berayun akibat guncangan. Durasi gempa yang dirasakan di terbilang cukup lama, yakni sekitar 40 detik. 


Dilansir dari Akun twitter resmi BMKG merilis pusat gempa siang ini ada di daerah Lebak, provinsi Banten, dengan kekuatan 6,4 skala richter. BMKG menyebut pusat gempa di Lebak itu terjadi pada pukul 13.34 WIB. (Hajji Taruna)

Lihat Video:

Advertisement
Comments

Nasional

Suara Demokrat Merosot, AHY: 5 Tahun Kita Pahit

Published

on

By

Makassartoday.com – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY memotivasi ratusan kader di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, (9/4/2018) kemarin.

AHY meminta mereka kembali bangkit untuk menatap pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019. “2014, Partai Demokrat merasakan pahit, dan rasa pahit itu harus dirasakan selama lima tahun,” ujarnya.

AHY menuturkan menurunnya suara Partai Demokrat pada pemilu 2014 sangat terasa karena dalam dua periode sebelumnya, yakni 2004-2009 dan 2009-2014, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu meraih kemenangan gemilang, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Tapi hidup adalah penggalan-penggalan romantika jatuh-bangun. Sekarang, mari bangun semangat agar tahun 2019 Demokrat bangkit lagi dan kita bahagia lima tahun ke depan dan seterusnya,” ucapnya.


Kebahagiaan yang diperoleh jika Demokrat bangkit pada 2019, kata AHY, tentu bukan hanya untuk para kader, tapi juga seluruh rakyat Indonesia. “Apa yang membuat kita bahagia selain melihat kebahagiaan lahir batin rakyat yang diperhatikan pemimpinnya?” tuturnya.

AHY berujar, pada masa kepemimpinan SBY selama 10 tahun telah terjadi peningkatan signifikan hampir di semua aspek pembangunan nasional. Perekonomian meningkat, penghasilan masyarakat, daya beli, dan pendapatan per kapita semuanya meningkat.

“Dan di masa (kepemimpinan SBY) itu, masyarakat bisa bekerja tenang, aman, tentram hatinya, keadilan hadir di negeri ini dan semua warga mendapat perhatian,” ujarnya.

Meski Indonesia merupakan negara majemuk, AHY melanjutkan, saat masa kepemimpinan SBY, Demokrat benar-benar telah menyuarakan pentingnya persatuan, toleransi, dan harmoni di antara perbedaan. (bm)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler