Oknum Pelajar SMP Bikin Aksi Unjuk Rasa BEM UNM Nyaris Ricuh! | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Oknum Pelajar SMP Bikin Aksi Unjuk Rasa BEM UNM Nyaris Ricuh!

Published

on

Makassartoday.com – Ratusan demonstran dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam 9 Mata Orange menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pinisi, Jl AP Pettarani, Rabu (7/2/2018) sore.

Aksi unjuk rasa yang dipimpin Mudabbir selaku Presma BEM UNM dari Fakultas Fisipol tersebut, terkait penolakan tingginya pembayaran UKT dan adanya KKN berbayar.

Dalam orasinya, mahasiswa menolak KKN berbayar dan menuntut Rektor untuk mencabut Surat Keputusan Rektor No 590/UN36/KU/2018.

“Kami menuntut Menristekdikti agar dicopot dari jabatannya atas ketidakkonsisten kata tunggal di Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan memberlakukan KKN berbayar,” tegasnya.

Aksi yang awalnya berjalan lancar kemudian memanas, setelah beberapa dari demonstran memblokade Jl AP Pettarani dengan membakar ban bekas di tengah jalan.

Pihak kepolisian berusaha melakukan negosiasi agar membuka akses jalan yang sempat menimbulkan kemacetan beberapa kali ditolak pihak demonstran.

Hingga beberapa lama melakukan aksi, Rektor UNM Prof. DR Husain Syam menemui pihak demonstran untuk memberi penjelasan bahwa aturan tersebut dikeluarkan oleh Menteri, bukan kebijakan rektor sehingga aturan ini tetap rektor pedomani untuk tetap dilaksanakan.

“Jadi yang dibayar adalah baju almamater dan biaya transportasi saja dan yang lain sudah dibantu free pembayaran,” jelas Rektor UNM.

Setelah mendengar penjelasan rektor, sekira pukul 16.05 wita massa kembali menutup full Jl AP Pettarani sehingga mengakibatkan kemacetan total, namun penutupan total tidak berlangsung lama karena Kapolsek Rappocini, Kompol Kodrat Hartanto, melakukan negosiasi dengan massa.

Pukul 16.30 wita massa kembali melakukan pembakaran ban bekas di pertigaan Jalan Landak Baru-Pettarani. Saat itu konsentrasi massa pecah setelah adanya upaya profokasi yang diduga dilakukan seorang oknum pelajar SMP.

“Saat kami sedang melakukan negosiasi, tiba-tiba ada lemparan ke arah demonstran dan diduga dari seorang oknum pelajar SMP yang sedang ada di lokasi aksi,” jelas Kapolsek Rappocini.

Sontak, oknum pelajar tersebut langsung diamankan ke posko security kampus. Aksi kembali berjalan tertib hingga Jendlap aksi mengarahkan demonstran masuk ke dalam kampus untuk melakukan konsolidasi. Blokade jalan kembali dibuka dan arus lalulintas berangsur lancar. (Hajji Taruna)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Hukum & Kriminal

Video: Tahanan Wajib Hafal Bacaan Salat, Begini Reaksi Pembesuk!

Published

on

By

Makassartoday.com – Pihak Polres Pelabuhan Makassar memberlakukan kebijakan baru bagi para terduga pelaku kejahatan yang mendekam di sel mereka.

Para tahanan yang beragama muslim diwajibkan menghafal bacaan salat sebagai syarat menerima barang titipan seperti pakaian dan makanan dari pihak keluarga yang datang menjenguk.

Seperti video yang diunggah akun Instagram tribratanewspolrespelabuhanmks. Dalam video itu, terlihat seorang tahanan tengah membacakan bacaan salat langsung dihadapan petugas jaga dan pihak keluarga yang datang.

Meninggalkan kesan di rutan polres pelabuhan makassar Keluarga pembesuk mengapresiasi petugas jaga tahanan yg mewajibkan tahanan menghafal bacaan shalat bagi ummat muslim jika ingin bertemu keluarganya Titipan pakaian yg dintarkan jika tahanan tidak dpat menghapal bacaan shalat ujar petugas jaga Kagiatan ini sudah berlangsung lama dan diwajibkan melaksanakan shalat berjamaah bagi yg muslim dan bershalawat setelah seleaai ahalat Harapannya setelah mereka keluar dapat diterima oleh masyarakat dan tidak lavu meninggalkan shalat lima waktu dan tidak mengulangi kejahatan ujar akbp. Aris bachtiar, SH SIK MSI pertemuan Setiap pembesuk yg datang sesuai jadwal jam kunjungan, dilarang untuk ketemu keluarganya yg di tahan apabila tahanan belum sanggup menghafal DOA IFTITAH, ini yang selalu di ingatkan kepada personil piket jaga tahanan oleh mantan Kapolres Gowa yg skrg menjabat Kapolres Pelabuhan Mks AKBP ARIS BACHTIAR, SH, SIK, M.Si, kata beliau, apapun alasananya kalau tahanan belum bisa menghafal DOA IFTITAH, keluarga tahanan dilarang membesuk ke ruang tahanan. Tujuannya sangat positif untuk menjadikan tahanan lebih baik dan berakhlak mulia (20/2/2018). • • @polda_sulsel @poldasulsel_humas @divisihumaspolri @tribratanews @pallawanews @dermaga_satsabhara @sdm_poldasulsel @polisi_indonesia @fantry_td @humaspolrespelabuhanmks ` • • • #polrespelabuhanmakassar #humaspolrespelabuhanmakassar #polda_sulsel #poldasulsel_humas #sdm_poldasulsel #divisihumaspolri #pallawanews #polisi_indonesia

A post shared by Polres Pelabuhan Makassar (@tribratanewspolrespelabuhanmks) on

Adapun pihak keluarga yang mendengarkan nampak takjub dan mengapresiasi upaya aparat kepada para tahanan mereka.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar dalam keterangannya mengaku sering mengingatkan petugas piket untuk memberlakukan syarat tersebut kepada tahanan sebelum bertemu dengan pembesuk.

“Apapun alasannya, kalau tahanan belum bisa menghafal doa Iftitah maka keluarga tahanan dilarang membesuk ke ruang tahanan,” jelas mantan Kapolres Gowa itu.

Adapun alasan memberlakukan syarat ini, kata Aris, semata-mata untuk menjadikan para tahanan lebih baik dan memiliki akhlak mulia. (Hajji Taruna)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler