Murid SD "Digarap" di Bak Mobil Pick Up | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Murid SD “Digarap” di Bak Mobil Pick Up

Published

on

Makassartoday.com – Tim Crime Hunter Resmob Polres Parepare mengamankan KH alias K (21), terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur, Jumat (9/2/2018) dini hari.

Berdasarkan LP/71/II/2018/POLDA SULSEL POLRES PAREPARE / pencabulan terhdap anak di bawah umur diebutkan kejadian yang menimpah korban terjadi pada Kamis 8 Februari 2018 malam lalu.

Sebelum kejadian, Bunga (samaran) yang masih duduk di kelas III SD itu, awalnya bertemu dengan pelaku di dalam kompleks Lapangan A. Makasau, kota Pareapare.

“Korban ini baru kenal pelaku sejak 3 hari yang lalu karena ada acara pameran di Lapangan A Makasau. Pelaku awalnya mengajak korban ngobrol dan memberinya uang Rp20 ribu sebagai iming-iming agar korban mau diajak oleh pelaku,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Tak lama kemudian pelaku membawa keluar korban dengan membonceng ke area pinggir pantai (Senggol) untuk makan. Usai makan, korban dibujuk dan diajak ke mobil pick up milik pelaku di area parkiran kompleks Pelabuhan Nusantara kota Parepare.

“Di atas bak belakang mobil pelaku korban diduga telah dicabuli. Korban mengaku diraba, dicium dan dipegang hingga ke area kemaluan korban. Korban juga mengaku dipaksa membuka pakaian, lalu korban dipaksa untuk berbaring sampai pelaku melakukan aksinya tersebut,” sambungnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian mengantar korban kembali ke Jl Kareng Burane, samping Lapangan A. Makasau. Pada saat itulah diciduk poisi yang sebelumnya telah menerima laporan pihak keluarga korban.

Adapun barang bukti yang berhasil disita yaitu 1 unit sepeda motor jenis Vega R warna merah dengan No.pol DW 2440 BQ yang digunakan pelaku membonceng korban serta mobil pick up yang ditempati pelaku melakukan aksi pencabulan.

“Selanjutnya pelaku beserta dengan barang buktinya di bawa & di amankan ke polres parepare guna proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Dicky. (Askay Khan)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Hukum & Kriminal

Video: Tahanan Wajib Hafal Bacaan Salat, Begini Reaksi Pembesuk!

Published

on

By

Makassartoday.com – Pihak Polres Pelabuhan Makassar memberlakukan kebijakan baru bagi para terduga pelaku kejahatan yang mendekam di sel mereka.

Para tahanan yang beragama muslim diwajibkan menghafal bacaan salat sebagai syarat menerima barang titipan seperti pakaian dan makanan dari pihak keluarga yang datang menjenguk.

Seperti video yang diunggah akun Instagram tribratanewspolrespelabuhanmks. Dalam video itu, terlihat seorang tahanan tengah membacakan bacaan salat langsung dihadapan petugas jaga dan pihak keluarga yang datang.

Meninggalkan kesan di rutan polres pelabuhan makassar Keluarga pembesuk mengapresiasi petugas jaga tahanan yg mewajibkan tahanan menghafal bacaan shalat bagi ummat muslim jika ingin bertemu keluarganya Titipan pakaian yg dintarkan jika tahanan tidak dpat menghapal bacaan shalat ujar petugas jaga Kagiatan ini sudah berlangsung lama dan diwajibkan melaksanakan shalat berjamaah bagi yg muslim dan bershalawat setelah seleaai ahalat Harapannya setelah mereka keluar dapat diterima oleh masyarakat dan tidak lavu meninggalkan shalat lima waktu dan tidak mengulangi kejahatan ujar akbp. Aris bachtiar, SH SIK MSI pertemuan Setiap pembesuk yg datang sesuai jadwal jam kunjungan, dilarang untuk ketemu keluarganya yg di tahan apabila tahanan belum sanggup menghafal DOA IFTITAH, ini yang selalu di ingatkan kepada personil piket jaga tahanan oleh mantan Kapolres Gowa yg skrg menjabat Kapolres Pelabuhan Mks AKBP ARIS BACHTIAR, SH, SIK, M.Si, kata beliau, apapun alasananya kalau tahanan belum bisa menghafal DOA IFTITAH, keluarga tahanan dilarang membesuk ke ruang tahanan. Tujuannya sangat positif untuk menjadikan tahanan lebih baik dan berakhlak mulia (20/2/2018). • • @polda_sulsel @poldasulsel_humas @divisihumaspolri @tribratanews @pallawanews @dermaga_satsabhara @sdm_poldasulsel @polisi_indonesia @fantry_td @humaspolrespelabuhanmks ` • • • #polrespelabuhanmakassar #humaspolrespelabuhanmakassar #polda_sulsel #poldasulsel_humas #sdm_poldasulsel #divisihumaspolri #pallawanews #polisi_indonesia

A post shared by Polres Pelabuhan Makassar (@tribratanewspolrespelabuhanmks) on

Adapun pihak keluarga yang mendengarkan nampak takjub dan mengapresiasi upaya aparat kepada para tahanan mereka.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar dalam keterangannya mengaku sering mengingatkan petugas piket untuk memberlakukan syarat tersebut kepada tahanan sebelum bertemu dengan pembesuk.

“Apapun alasannya, kalau tahanan belum bisa menghafal doa Iftitah maka keluarga tahanan dilarang membesuk ke ruang tahanan,” jelas mantan Kapolres Gowa itu.

Adapun alasan memberlakukan syarat ini, kata Aris, semata-mata untuk menjadikan para tahanan lebih baik dan memiliki akhlak mulia. (Hajji Taruna)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler