Appi-Cicu Berbagi Tips dengan Komunitas KITAKEREN | Makassar Today
Connect with us

Politik

Appi-Cicu Berbagi Tips dengan Komunitas KITAKEREN

Published

on

Makassartoday.com – Industri kreatif yang digandrungi muda mudi di Kota Makassar mulai berkembang pesat.

Kreatifitas anak muda Makassar dalam berbagai sektor harus menjadi perhatian bersama terkhusus bagi pemerintah.

Hal ini diungkapkan pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi saat menghadiri launcing Komunitas ‘KITAKEREN’ di Mall Ratu Indah (MaRi), kemarin.

“Wadah semacam ini adalah bukti bahwa anak muda Makassar memiliki talenta dan ingin melakukan hal kebaikan demi kemajuan industri kreatif di Makassar,” kata Munafri Arifuddin, Senin (12/2/2018).

CEO PSM Makassar itu menjelaskan, kreatifitas anak muda Makassar tidak lagi bisa dipandang sebelah mata.

Sejumlah keberhasilan anak muda Makassar di sektor industri kreatif sudah dibuktikan seperti. Webseries, Moviemakers, mallsampah.com dan lain sebagainya.

Bahkan mallsampah. com milik Adi Saifullah sudah pernah meraih penghargaan di tingkat internasional apalagi nasional.

“Kedepan kretifitas-kreatifitas anak muda ini harus dirangkul dan diwadahi. Itu janji kami jika diamanahkan memimpin Kota Makassar nantinya,” ujar Appi.

Dalam kesempatan sama, Bakal Calon Wakil Wali Kota Makassar, Rachmatika Dewi juga hadir di lokasi.

Ia juga diberikan kesempatan berbagi tips kepada ratusan anak muda yang hadir.

“Kita Keren kalau kita menjadi diri sendiri, mengambil pembelajaran yang baik-baik dari orang lain dan mulai bekerja dan mempersiapkannya tanpa menunda-nunda,” tutur Wakil Ketua DPRD Sulsel itu saat berbagai tips sukses.

Cicu yang juga Ketua NasDem Kota Makassar ini menjelaskan, dalam pengembangan Ekosistem Industri Kreatif salah satunya dibutuhkan “wadah” yang bisa menampung atau mengumpulkan pelaku pelaku Industri kreatif.

Atas dasar itu komunitas KITAKEREN hadir demi mencoba menciptakan “wadah” tempat berkumpulnya anak muda kreatif.

“Semoga dengan kehadiran KITAKEREN ini bisa menjadi wadah dan menginspirasi bagi kalangan muda mudi untuk terus berkarya khususnya di industri kreatif,” kata Cicu.

Sekedar diketahui, kehadiran Appi dan Cicu di acara itu sama sekali tidak terencana.

Dirinya bersama Appi serta tim pemenangannya ke MaRi hanya untuk ngopi bareng.

Hanya saja saat berada di lokasi itu keduanya diminta untuk berbagi tips tentang pengembangan industri kreatif yang mulai tumbuh pesat di Makassar. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Nurdin Halid Kembali Gaungkan Program Lapangan Internasional per Kecamatan

Published

on

By

Makassartoday.com – Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) tak ingin mengurungkan tekadnya menyediakan lapangan sepak bola Internasional di setiap kecamatan. Komitmen tersebut bakal segera diwujudkan kala ia terpilih menjadi gubernur berpasangan dengan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar. 

Mantan Ketua Umum PSSI ini menjelaskan, lapangan sepak bola internasional di setiap kecamatan tidak hanya akan menjadi ladang dalam menjaring bibit atlet berkualitas sekelas Ramang dari seluruh pelosok Sulsel. Dengan adanya, lapangan sepak bola berstandar internasional diharapkan mampu memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi NH. 

“Kalau ada lapangan yang bagus, akan bisa berfungsi juga sebagai alun-alun. Di situlah nanti menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk saling berkomunikasi dengan nyaman, berdiskusi, bekerja sama, dan menumbuhkan kembali rasa kekeluargaan,” ujarnya, Selasa (20/2).

Muaranya, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini hendak kembali menumbuhkan sikap kegotongroyongan yang menjadi jati diri bangsa. Sebab, lanjut NH, perkembangan zaman telah menggerus nilai-nilai warisan leluhur dan pendiri bangsa ini. 

“Dulu kalau ada tetangga yang mau membangun rumah, kita sama-sama gotong royong. Upahnya cukup dengan pisang goreng, sukun, kopi, atapnya sudah dipasang sore hari. Sudah hampir hilang budaya seperti itu hari ini,” bebernya. 

Mantan pengurus Komite Asosiasi Konfederasi Sepak Bola Asia ini menyadari pentingnya akses terhadap ruang publik dalam lingkungan masyarakat dalam menciptakan hubungan keharmonisan. Hal tersebut ia pelajari saat berkunjung ke sejumlah negara di Amerika Latin, di antaranya Uruguay, Paraguay, dan Brazil. Ia begitu tertarik dengan menjamurnya lapangan di berbagai titik. 

“Dalam perjalanan dari bandara di Uruguay, saya heran kenapa begitu banyak lapangan hanya dalam jarak 10 kilometer. Begitu saya tanyakan ke Presiden Sepak Bola Paraguay, ternyata lapangan itu bukan hanya sebagai tempat bermain bola tapi juga menjadi tempat bercengkerama masyarakatnya,” terangnya. 

Hal itulah yang menjadi motivasi Mantan Manager PSM begitu getol memprogramkan lapangan sepak bola berstandar internasional. Lebih lanjut, jelas NH, standar lapangan internasional mencakup drainase dan rumput. Sehingga, daya serap ketika hujan turun tidak membuat lapangan menjadi tergenang. 

“Sulsel akan bangga karena akan kembali melahirkan pemain yang andal sekaligus nilai kegotongroyongan kembali muncul,” pungkasnya. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler