Cicu Kian Dekat dengan SYL Jelang Pilkada, Isyaratkah? | Makassar Today
Connect with us

Politik

Cicu Kian Dekat dengan SYL Jelang Pilkada, Isyaratkah?

Published

on

Makassartoday.com – Jelang memasuki masa tahapan kampanye Pilkada Makassar 15 Februari mendatang.

Calon Wakil Wali Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi kian lengket dengan Gubernur Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo.

Kedekatan keduanya bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan Ketua NasDem Kota Makassar ini sudah dekat sejak lama dengan SYL, kala Cicu pernah menjadi kader dan pengurus Partai Golkar di masa kepemimpinan SYL sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan.

Bukan hanya itu, kedekatan keduanya juga semakin terbangun sampai saat ini karena kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel bermitra dengan pemerintahan yang dikomandoi SYL yakni Pemprov Sulsel.

Tak sampai disitu saja, melainkan hubungan emosional keduanya terbangun sudah sejak lama melalui pamannya yakni Wali Kota Makassar periode 2004-2014, Ilham Arief Sirajuddin.

“Jadi, jika ada yang menggap bu Cicu baru dekat dengan Pak Syahrul, itu keliru. Kedatakan keduanya terbangun dari dulu. Antara rumpun keluarga besar masing-masing,” kata Juru Bicara Appi-Cicu dari PDIP Kota Makassar, Arsony, Rabu (14/2/2018).

Olehnya, kedekatan Cicu yang pernah mewakili Indonesia sebagai politisi perempuan pertama mengikuti ajang Women Campaign School in Yale University of USA 2016 lalu dengan Ketua asosiasis Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu bukan karena persoalan politik saja melainkan sudah seperti anak dan bapak.

Kedekatan keduanya, lanjut politisi PDIP Makassar itu semakin terlihat kala SYL diundang secara khusus menghadiri pelantikan pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sulsel di Hotel Aryaduta Makassar beberapa waktu lalu.

Baik SYL maupun ponakan mantan Ketua Demokrat Sulsel itu bersama legislator DPRD sulsel dari Demokrat Surya Bobi sangat terlihat jelas kedekatannya saat berswa foto.

Ditambah lagi sehari sebelumnya, lanjut Arsony, Cicu dihadiahi beberapa buku tentang perjalan politik SYL termasuk buku yang mengulas tentang strategi memenangkan pertarung di Pilkada.

“Tidak secara langsung ini merupakan bentuk dukungan atau support orang nomor satu di Sulsel ini terhadap Cicu yang saat ini bertarung maju di Pilkada Makassar,” pungkasnya.

Sebelumnya, SYL memberikan sejumlah buku kepada Cicu yang merupakan hasil buah tangan Gubernur berjuluk Komandan itu.

Tak hanya itu, SYL juga menjelaskan beberapa isi dalam buku tersebut yang tak lain merupakan pengalamannya menghadapi pilkada yang telah ia menangkan dalam dua periode Pemilihan Gubernur.

Beberapa bagian lainnya juga SYL menunjukan kepada Cicu tulisan yang membahas terkait pergerakan serta cara menjalankan program kerja.

Bahkan mantan Bupati Gowa itu mendoakan Cicu agar sukses menjadi seorang pemimpin di Kota Makassar. (Cu)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Advertisement

Comments

Politik

Nurdin Halid Kembali Gaungkan Program Lapangan Internasional per Kecamatan

Published

on

By

Makassartoday.com – Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) tak ingin mengurungkan tekadnya menyediakan lapangan sepak bola Internasional di setiap kecamatan. Komitmen tersebut bakal segera diwujudkan kala ia terpilih menjadi gubernur berpasangan dengan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar. 

Mantan Ketua Umum PSSI ini menjelaskan, lapangan sepak bola internasional di setiap kecamatan tidak hanya akan menjadi ladang dalam menjaring bibit atlet berkualitas sekelas Ramang dari seluruh pelosok Sulsel. Dengan adanya, lapangan sepak bola berstandar internasional diharapkan mampu memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi NH. 

“Kalau ada lapangan yang bagus, akan bisa berfungsi juga sebagai alun-alun. Di situlah nanti menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk saling berkomunikasi dengan nyaman, berdiskusi, bekerja sama, dan menumbuhkan kembali rasa kekeluargaan,” ujarnya, Selasa (20/2).

Muaranya, Ketua Dewan Koperasi Indonesia ini hendak kembali menumbuhkan sikap kegotongroyongan yang menjadi jati diri bangsa. Sebab, lanjut NH, perkembangan zaman telah menggerus nilai-nilai warisan leluhur dan pendiri bangsa ini. 

“Dulu kalau ada tetangga yang mau membangun rumah, kita sama-sama gotong royong. Upahnya cukup dengan pisang goreng, sukun, kopi, atapnya sudah dipasang sore hari. Sudah hampir hilang budaya seperti itu hari ini,” bebernya. 

Mantan pengurus Komite Asosiasi Konfederasi Sepak Bola Asia ini menyadari pentingnya akses terhadap ruang publik dalam lingkungan masyarakat dalam menciptakan hubungan keharmonisan. Hal tersebut ia pelajari saat berkunjung ke sejumlah negara di Amerika Latin, di antaranya Uruguay, Paraguay, dan Brazil. Ia begitu tertarik dengan menjamurnya lapangan di berbagai titik. 

“Dalam perjalanan dari bandara di Uruguay, saya heran kenapa begitu banyak lapangan hanya dalam jarak 10 kilometer. Begitu saya tanyakan ke Presiden Sepak Bola Paraguay, ternyata lapangan itu bukan hanya sebagai tempat bermain bola tapi juga menjadi tempat bercengkerama masyarakatnya,” terangnya. 

Hal itulah yang menjadi motivasi Mantan Manager PSM begitu getol memprogramkan lapangan sepak bola berstandar internasional. Lebih lanjut, jelas NH, standar lapangan internasional mencakup drainase dan rumput. Sehingga, daya serap ketika hujan turun tidak membuat lapangan menjadi tergenang. 

“Sulsel akan bangga karena akan kembali melahirkan pemain yang andal sekaligus nilai kegotongroyongan kembali muncul,” pungkasnya. (*)

Jika Pemilihan Gubernur Sulsel digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Jika Pilwalkot Makassar digelar hari ini, siapa pilihan Anda?

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler