Hujan Deras, Jl Planduk Bak Lautan! | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Hujan Deras, Jl Planduk Bak Lautan!

Published

on

Makassartoday.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar sejak pagi membuat sejumlah ruas jalan digenangi air.

Salah satu yang terpantau di Jl Pelanduk, Kelurahan Maricayya, Kecamatan Makassar, Sabtu (17/3/2018).


Hingga pukul 14.00 WITA, kondisi genangan di jalan tersebut sudah mencapai ketinggian di atas mata kaki orang dewasa. Bahkan ruas jalan ini terlihat seperti lautan oleh karena air yang sudah menutupi seluruh badan jalan.

Beberapa warga mengaku kalau hujan hari ini belum separah hujan beberapa hari lalu, dimana air sudah masuk hingga ke dalam rumah.

“Agak mending ini pak dari pada yang kemarin. Air itu sudah sampai di kamar tidur saya,” ujar Efendi, warga sekitar.

Sekedar diketahui, Jl Pelanduk yang berada tak jauh dari kediaman Wali Kota Makassar non aktif, berstatus jalan kota. Genangan terjadi lantaran permukaan jalan lebih rendah serta kapasitas drainase yang tak mampu menampung debit air saat hujan deras. (*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Polisi Tak Segan Tindaki Aksi Premanisme Debt Collector

Published

on

By

Makassartoday.com – Mitra Sulawesi menyelenggarakan diskusi publik yang dikemas dalam Bincang Ngopi yang bertajuk “Simalakama Debt Collector,  Dipecat atau Dipenjara” di Warkop 56, Jl Dg Bollo, Kabupaten Gowa, Jumat (20/4/2018).

Terkait maraknya penarikan kendaraan yang dilakukan debt collector, banyak isu negatif tersebar di kalangan masyarakat mulai dari aksi penggunaan ancaman kekerasan bahkan penganiayaan yang dapat mengakibatkan kematian.

Diskusi ini menghadirkan narasumber, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, praktisi hukum, Dr Asdar Arti, pihak perusahaan finance serta perwakilan dari OJK Sulsel.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tidak segan-segan mengambil ketegasan terhadap aksi premanisme.

“Jika ada ancaman bahkan kekerasan yang dilakukan debt collector saat eksekusi, kami tidak segan-segan melakukan penindakan tegas terhadap aksi premanisme ini,” tegas Shinto.


Selain kreditur, penegakan hukum Polres Gowa juga mengakomodir laporan dari debitur sebagai ekses atau dampak dari cara collector mengeksekusi di lapangan.

Dalam materinya, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK,. MSi menjelaskan dua peran Polres Gowa dalam dunia kefidusiaan.

“Sesuai UU No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, maka Polres Gowa berperan sebagai penegak hukum sesuai Pasal 35 dan Pasal 36,” jelasnya.

Kreditor atau pihak leasing, sambung Kapolres, bisa membuat laporan tentang adanya dugaan pemalsuan informasi dalam akta fidusia, serta pengalihan dan penggadaian barang fidusia oleh debitur tanpa persetujuan kreditut.

Dalam perkembangannya saat ini, laporan kreditur di atas juga dapat dilapis dengan persangkaan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler