Kolaborasi Teh Campur Keju, Bagaimana Rasanya? | Makassar Today
Connect with us

Food - Travel

Kolaborasi Teh Campur Keju, Bagaimana Rasanya?

Published

on

Makassartoday.com – Kota Bandung terkenal dengan berbagai destinasi wisata seru dan tempat nongkrong anak muda yang kekinian. Salah satunya adalah sebuah kafe berlokasi di Jalan Trunojoyo Kota Bandung, yakni “Mimi Teh” yang menyuguhkan berbagai macam teh bagi penikmat teh di Kota Bandung.

Mimi Teh menyuguhkan berbagai jenis rasa teh dan salah satu menu teh yang menjadi favorit pengunjung adalah teh dari daun asli yang dikolaborasikan dengan keju yang telah diproses menjadi foam.

“Tehnya sendiri diimpor langsung dari Taiwan,” kata salah seorang peracik teh di Mimi Teh Wandi, di Bandung, Jumat.

Wandi mengatakan bahwa pembuatan teh di sini melalui beberapa proses, walaupun prosesnya lebih mudah dari pada pembuatan kopi, tetapi teh juga memiliki tahapan tertentu dan alat-alat khusus.


Pembuatannya enggak terlalu rumit sih dibanding kopi, cuma teh ini juga tetep pake alat-alat khusus salah satunya Teapresso,” kata Wandi.

Untuk harga, harga setiap menu dari teh di kafe ini bervariasi dan tidak begitu mahal sehingga membuat para remaja di Bandung banyak mengunjungi tempat nge-teh ini.

Konsep minimalis yang disuguhkan cafe ini juga menjadi alasan pengunjung remaja sering menghabiskan waktunya di sana.

“Kalau aku memang suka teh banget terus susah kan cari tempat buat nge-teh beda sama kopi, dan akhirnya ada terus harganya pas di dompet jadi seneng aja gitu,” kata salah seorang pengunjung Mimi Teh, Caca (19 tahun). (*)

 

Advertisement
Comments

Food - Travel

Donor Darah Hotel Gammara Kembali Digelar, Hasilnya Memuaskan!

Published

on

By

Makassartoday.com – Hotel Gammara Makassar kembali menggelar kegiatan bakti sosial donor darah, Selasa (10/4/2018).

Mustika Kusuma, Human Resources Manager Gammara Hotel menjelaskan, jika kegiatan ini merupakan bentuk Sosial Responsible pada warga Makassar yang rutin digelar setiap tiga bulan sekali.

“Donor darah rutin kami lakukan setiap tiga bulan sekali dengan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Makassar,” bebernya ditemui di sela-sela kegiatan.

Pihaknya juga mengaku tidak menargetkan berapa kantong darah yang didapatkan dari kegiatan tersebut, namun setelah melalui kegiatan ini, jumlah darah yang terkumpul mencapai 50 kantong.


“Tidak ada target, tapi ternyata bisa sampai dapat 50-an kantong. Ini berarti masyarakat sudah mulai peduli akan sesama dengan mendonorkan darahnya,” sambungnya.

Mereka yang mendonor, sambung Mustika, rata-rata adalah karyawan Hotel yang ada di Makassar, ada juga berasal dari komunitas pendonor yang memang rutin mengikuti kegiatan kami per triwulannya, seperti Adi Jaya Community.

Tak lupa dirinya yang perempuan berdarah Bone itu, turut berpartisipasi menyumbangkan sekantong darah. (Hajji Taruna- Windha)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler