Komunitas Kartini Tumpah di Deklarasi Anti Hoax Polres Gowa | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Komunitas Kartini Tumpah di Deklarasi Anti Hoax Polres Gowa

Published

on

Makassartoday.com – Jelang Pilkada Serentak 2018, Polres Gowa menggelar kegiatan Deklarasi Anti Hoax dan Pilkada Damai bersama Komunitas Kartini di Halaman Balla Lompoa, Sabtu (14/4/2018).

Antusias Komunitas Kartini dari berbagai kalangan yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa nampak tumpah rua menghadiri deklarasi yang diprakarsasi jajaran Polres Gowa ini.

Tak hanya hanya hadir dengan berbagai macam atributnya, sebelum melakukan Deklarasi, Komunitas Kartini Gowa ikut bergoyang bersama saat para bintang tamu menghibur menyanyikan lagu-lagu miliknya.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Polres Gowa ini, apalagi dengan menghadirkan bintang tamu, jadinya acara semakin menarik,” kata salah satu Mahasiswi Universitas Patria Artha saat ditemui.

“Polres Gowa menggelar kegiatan seperti ini guna mengajak warga masyarakat khususnya para Komunitas Kartini Gowa untuk menghindari berita-berita Hoax serta mewujudkan Pilkada damai, dengan tetap menjaga kekompakan meskipun berbeda pilihan,” ungkap Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi. (*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Polisi Tak Segan Tindaki Aksi Premanisme Debt Collector

Published

on

By

Makassartoday.com – Mitra Sulawesi menyelenggarakan diskusi publik yang dikemas dalam Bincang Ngopi yang bertajuk “Simalakama Debt Collector,  Dipecat atau Dipenjara” di Warkop 56, Jl Dg Bollo, Kabupaten Gowa, Jumat (20/4/2018).

Terkait maraknya penarikan kendaraan yang dilakukan debt collector, banyak isu negatif tersebar di kalangan masyarakat mulai dari aksi penggunaan ancaman kekerasan bahkan penganiayaan yang dapat mengakibatkan kematian.

Diskusi ini menghadirkan narasumber, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, praktisi hukum, Dr Asdar Arti, pihak perusahaan finance serta perwakilan dari OJK Sulsel.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tidak segan-segan mengambil ketegasan terhadap aksi premanisme.

“Jika ada ancaman bahkan kekerasan yang dilakukan debt collector saat eksekusi, kami tidak segan-segan melakukan penindakan tegas terhadap aksi premanisme ini,” tegas Shinto.


Selain kreditur, penegakan hukum Polres Gowa juga mengakomodir laporan dari debitur sebagai ekses atau dampak dari cara collector mengeksekusi di lapangan.

Dalam materinya, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK,. MSi menjelaskan dua peran Polres Gowa dalam dunia kefidusiaan.

“Sesuai UU No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, maka Polres Gowa berperan sebagai penegak hukum sesuai Pasal 35 dan Pasal 36,” jelasnya.

Kreditor atau pihak leasing, sambung Kapolres, bisa membuat laporan tentang adanya dugaan pemalsuan informasi dalam akta fidusia, serta pengalihan dan penggadaian barang fidusia oleh debitur tanpa persetujuan kreditut.

Dalam perkembangannya saat ini, laporan kreditur di atas juga dapat dilapis dengan persangkaan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler