Deng Ical Akui MTsN 1 Makassar Sekolah Unggulan | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Deng Ical Akui MTsN 1 Makassar Sekolah Unggulan

Published

on

Makassartoday.com – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makasssar Dr Syamsu Rizal MI, menghadiri puncak Reuni Akbar MTsN 1 Makassar, di Halaman MTsn 1 Makassar, Minggu (15/4/2018).

Reuni yang mengambil tema ‘Merajut kenangan menyulam silaturahmi ini diikuti mulai dari angkatan tahun 80an hingga 2007.

Dalam sambutannya, Deng Ical menyebutkan jika MTsN 1 Makassar adalah salah satu sekolah unggulan yang ada di Kota Makassar.

“Dari sekian banyak sekolah, MTsN 1 Makassar diakuinnya adalah salah satu sekolah terbaik yang ada di kota Makassar saat ini,” ujar Deng Ical, yang disambut aplus ratusan alumni yang hadir.


Ia juga menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada pihak sekolah MTsN 1 Makassar yang telah luar biasa memberikan berkontribusi buat kemajuan Kota Makassar dalam hal dunia pendidikan.

“Karena langsung atau tidak langsung kita semua yang telah berkontribusi untuk kemajuan dunia pendidikan di Makassar terutama sekali dalam kredibilitas sekolah islam,” tuturnya.

“Dulu kalau ada orang tanyaki blang dimanaki sekolah pasti kita malu-malu untuk menjawab, tapi sekarang kalau ada yang tanyaki sudah bangga meki, karena sekolah islam sanawiyah sudah menjadi sekolah unggulan,” jelasnya.

Usai sambutan, Deng Ical melepas ratusan peserta gerak jalan santai alumni MTsN 1 Makassar, yang ditandaj dengan mengangkat bendera star. (*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Polisi Tak Segan Tindaki Aksi Premanisme Debt Collector

Published

on

By

Makassartoday.com – Mitra Sulawesi menyelenggarakan diskusi publik yang dikemas dalam Bincang Ngopi yang bertajuk “Simalakama Debt Collector,  Dipecat atau Dipenjara” di Warkop 56, Jl Dg Bollo, Kabupaten Gowa, Jumat (20/4/2018).

Terkait maraknya penarikan kendaraan yang dilakukan debt collector, banyak isu negatif tersebar di kalangan masyarakat mulai dari aksi penggunaan ancaman kekerasan bahkan penganiayaan yang dapat mengakibatkan kematian.

Diskusi ini menghadirkan narasumber, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, praktisi hukum, Dr Asdar Arti, pihak perusahaan finance serta perwakilan dari OJK Sulsel.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tidak segan-segan mengambil ketegasan terhadap aksi premanisme.

“Jika ada ancaman bahkan kekerasan yang dilakukan debt collector saat eksekusi, kami tidak segan-segan melakukan penindakan tegas terhadap aksi premanisme ini,” tegas Shinto.


Selain kreditur, penegakan hukum Polres Gowa juga mengakomodir laporan dari debitur sebagai ekses atau dampak dari cara collector mengeksekusi di lapangan.

Dalam materinya, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK,. MSi menjelaskan dua peran Polres Gowa dalam dunia kefidusiaan.

“Sesuai UU No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, maka Polres Gowa berperan sebagai penegak hukum sesuai Pasal 35 dan Pasal 36,” jelasnya.

Kreditor atau pihak leasing, sambung Kapolres, bisa membuat laporan tentang adanya dugaan pemalsuan informasi dalam akta fidusia, serta pengalihan dan penggadaian barang fidusia oleh debitur tanpa persetujuan kreditut.

Dalam perkembangannya saat ini, laporan kreditur di atas juga dapat dilapis dengan persangkaan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler