Deng Ical Ikut Lepas Peserta Jalan Sehat KAHMI | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Deng Ical Ikut Lepas Peserta Jalan Sehat KAHMI

Published

on

Makassartoday.com – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) IAIN/UIN Alauddin Makassar menggelar reauni yang dirangkaikan dengan jalan sehat nasional, di Kampus 1 UIN Alauddin Makassar, Minggu (15/4/2018).

Rute jalan sehat nasional mulai dari, Training center UIN Alauddin kemudian belok ke arah pettarani dan berbalik arah didepan kantor BPN Makassar dan kembali ke Training Center UIN Alauddin.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Plt Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, Ketua DPRD Sulsel, M Roem dan Bupati Gowa, Andan Purichta Ichsan, sekaligus melepas peserta jalan sehat reuni Kahmi.


“Reuni ini sangat bermanfaat, selain tubuh kita menjadi sehat, silaturahmi dengan para pengurus baru KAHMI bisa terjalin,” ujar Deng Ical, disela-sela jalan sehat tersebut.

Sebelum peserta jalan sehat dilepas, Ketua KAHMI Rayon UIN, Arifuddin Sirait mengungkapkan jika reuni ini pertama kali dilaksanakan setelah beberapa tahun tidak bertemu. 

“Tentu saja reuni ini sebagai ajang silaturahmi sesama alumni, apalagi yang hadir ada yang dari Muna, Ternate, Kendari, Bangkok, Thailand dan beberapa kota lainnya hanya untuk mengikuti acara tersebut,” ujarnya.(*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Polisi Tak Segan Tindaki Aksi Premanisme Debt Collector

Published

on

By

Makassartoday.com – Mitra Sulawesi menyelenggarakan diskusi publik yang dikemas dalam Bincang Ngopi yang bertajuk “Simalakama Debt Collector,  Dipecat atau Dipenjara” di Warkop 56, Jl Dg Bollo, Kabupaten Gowa, Jumat (20/4/2018).

Terkait maraknya penarikan kendaraan yang dilakukan debt collector, banyak isu negatif tersebar di kalangan masyarakat mulai dari aksi penggunaan ancaman kekerasan bahkan penganiayaan yang dapat mengakibatkan kematian.

Diskusi ini menghadirkan narasumber, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, praktisi hukum, Dr Asdar Arti, pihak perusahaan finance serta perwakilan dari OJK Sulsel.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tidak segan-segan mengambil ketegasan terhadap aksi premanisme.

“Jika ada ancaman bahkan kekerasan yang dilakukan debt collector saat eksekusi, kami tidak segan-segan melakukan penindakan tegas terhadap aksi premanisme ini,” tegas Shinto.


Selain kreditur, penegakan hukum Polres Gowa juga mengakomodir laporan dari debitur sebagai ekses atau dampak dari cara collector mengeksekusi di lapangan.

Dalam materinya, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK,. MSi menjelaskan dua peran Polres Gowa dalam dunia kefidusiaan.

“Sesuai UU No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, maka Polres Gowa berperan sebagai penegak hukum sesuai Pasal 35 dan Pasal 36,” jelasnya.

Kreditor atau pihak leasing, sambung Kapolres, bisa membuat laporan tentang adanya dugaan pemalsuan informasi dalam akta fidusia, serta pengalihan dan penggadaian barang fidusia oleh debitur tanpa persetujuan kreditut.

Dalam perkembangannya saat ini, laporan kreditur di atas juga dapat dilapis dengan persangkaan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler