Bentrok di Kampus Unismuh, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit‎ | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Bentrok di Kampus Unismuh, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit‎

Published

on

Makassartoday.com – Bentrokan antara dua kelompok mahasiswa pecah di
Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, Senin (16/4/2018),sekira pukul 15.00 Wita.

Kedua kelompok saling serang dengan menggunakan batu, panah serta senjata rakitan berupa Papporo. Peristiwa ini sempat membuat sejumlah mahasiwa yang tengah melakukan aktivitas perkuliahan panik, lantaran situasi mencekam.

Belum diketahui penyebab aksi bentrokan kedua kelompok yang bersiteru. Namun akibat kejadian ini, tiga orang terpaksa dilaporkan ke rumah sakit akibat luka-luka.


Muh Thahir, Wakil Rektor III ‎Unismuh yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja, pihaknya juga belum mengetahui persis penyebab kedua kubuh terlibat bentrok. Pihaknya hanya menyayangkan aksi brutal tersebut terjadi di areal kampus dan menyebabkan korban luka.

“Kami belum tahu juga penyebab bentrok di dalam kampus. Kami koordinasikan secepatnya ke aparat kepolisian untuk meredamkan situasi gaduh didalam kampus Unismuh ini,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan situasi Kampus Unismuh sudah berangsur kondusif. Pihak keamanan juga nampak berjaga-jaga guna mengantisipasi bentrok susulan.
(Askay Khan)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Curi Ponsel, Bencong Panaikang Diciduk Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Syahril alias Riri (23), seorang waria (bencong), yang sering namplas di depan pemakaman umum Panaikang harus berurusan dengan pihak berwajib.

Ia dicokok anggota Resmob Polsek Panakkukang dalam kasus pencurian dengan pemberatan dengan barang bukti 1 unit ponsel Samsung A7 warna Gold dan uang sebesar Rp 6.600.000.

Dalam laporan polisi LP/367/III/2018/Restabes Makassar/Sek Panakkukang disebutkan bahwa pelaku melakukan pencucian terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Murniati als Murni
(34), warga Jl Haji kalla kamp. Campagayya, Rabu (18/4/2018) malam.

“Pelaku diduga mencuri tas berisi ponsel dan uang yang digantung di bagian depan sepeda motor korban. Pelaku melancarkan aksinya saat korban mengangkat telepon tak jauh dari sepeda motor yang diparkir korban di depan pemakaman umum Panaikang,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi, Kamis (19/4/2018).


Pelaku diamankan setelah anggota Resmob yang dipimpin Panit 2 Ipda Roberth Hariyanto Siga melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban.

“Salah satu anggota Resmob menyamar menggunakan jaket Gojek sebagai tamu dan bernegoisasi dengan pelaku, namun pelaku ternyata curiga hingga pelaku kabur melarikan diri,” sambung Kapolsek Panakkukang.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku. Petugas bahkan sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara yang membuat pelaku ciut dan langsung menghentikan pelariannya.

“Selanjutnya pelaku diamankan menuju mako guna proses lebih lanjut. Dalam interogasinya, pelaku mengakui telah mencuri barang korban,” tutup Kapolsek. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler