Buntut "Nyanyian" Ketapang, Danny Polisikan Gani Sirman! | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Buntut “Nyanyian” Ketapang, Danny Polisikan Gani Sirman!

Published

on

Makasaartoday.com – Wali Kota Makassar non aktif, Moh Ramdhan Pomanto resmi melaporkan mantan Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Makassar, Gani Sirman ke Polrestabes Makassar, Senin (16/4/2018).

Berdasarkan laporan polisi dengan nomor STBL/890/IV/2018/Polda Sulsel/Polrestabes Makassar, Gani Sirman dilapor terkiat dugaan pencemaran nama baik dengan menggunakan pasal Undang-undang ITE.

“Hari ini saudara Gani Sirman resmi kita laporkan ke polisi atas pernyataan beliau di sejumlah media online yang menyebut Wali Kota Danny Pomanto menerima fee 30 persen atas proyek pohon Ketapang. Laporan itu kita lakukan karena pernyataan beliau (Gani Sirman) tidak berdasar, tanpa bukti dan cenderung mencemarkan nama baik klien kami,” ujar Kuasa Hukum, Ahmad Rianto di kediaman Danny Pomanto, Jl Amirullah, Senin (16/4/2018) sore.

Di tempat yang sama Danny membantah dengan keras tudingan
Gani Sirman yang menyatakan dirinya menerima fee dari proyek tersebut.

“Sejak kapan saya pernah meminta uang, jangan mi fee 30 persen deh. Itu saja sejak kapan saya meminta uang ke SKPD dan bisa ditanya semua SKPD. Ke dua gampang itu diketahui kalau orang terkait setoran-setoran, kalau ada orang segan mengganti kabinetnya maka terindikasi ada kenyamanan soal setoran setoran,” tegas Danny.


Diketahui, pernyataan Gani Sirman sebelumnya disampaikan kepada sejumlah awak media, Minggu (15/4/2018) kemarin.

Tersangka kasus dugaan korupsi Pohon Ketapang senilai Rp7 miliar itu menyatakan adanya aliran dana proyek yang disetorkan ke Wali Kota Makassar non aktif, Danny Pomanto.

Dana aliran itu, kata dia, berbentuk fee 30 persen atas proyek pengadaan Pohon Ketapang yang disetorkan melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan Anggaran (BPKA) Pemkot Makassar.

“Memang benar ada fee proyek 30 persen untuk disetorkan ke wali kota dan itu berdasarkan komitmen proyek,” beber Gani Sirman. (Rusdi)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Curi Ponsel, Bencong Panaikang Diciduk Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Syahril alias Riri (23), seorang waria (bencong), yang sering namplas di depan pemakaman umum Panaikang harus berurusan dengan pihak berwajib.

Ia dicokok anggota Resmob Polsek Panakkukang dalam kasus pencurian dengan pemberatan dengan barang bukti 1 unit ponsel Samsung A7 warna Gold dan uang sebesar Rp 6.600.000.

Dalam laporan polisi LP/367/III/2018/Restabes Makassar/Sek Panakkukang disebutkan bahwa pelaku melakukan pencucian terhadap seorang ibu rumah tangga bernama Murniati als Murni
(34), warga Jl Haji kalla kamp. Campagayya, Rabu (18/4/2018) malam.

“Pelaku diduga mencuri tas berisi ponsel dan uang yang digantung di bagian depan sepeda motor korban. Pelaku melancarkan aksinya saat korban mengangkat telepon tak jauh dari sepeda motor yang diparkir korban di depan pemakaman umum Panaikang,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi, Kamis (19/4/2018).


Pelaku diamankan setelah anggota Resmob yang dipimpin Panit 2 Ipda Roberth Hariyanto Siga melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban.

“Salah satu anggota Resmob menyamar menggunakan jaket Gojek sebagai tamu dan bernegoisasi dengan pelaku, namun pelaku ternyata curiga hingga pelaku kabur melarikan diri,” sambung Kapolsek Panakkukang.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku. Petugas bahkan sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara yang membuat pelaku ciut dan langsung menghentikan pelariannya.

“Selanjutnya pelaku diamankan menuju mako guna proses lebih lanjut. Dalam interogasinya, pelaku mengakui telah mencuri barang korban,” tutup Kapolsek. (Hajji Taruna)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler