Korek Api Picu Kebakaran di Urip Sumoharjo | Makassar Today
Connect with us

Sulsel

Korek Api Picu Kebakaran di Urip Sumoharjo

Published

on

Makassartoday.com – Kebakaran menimpah 1 unit rumah panggung di Jl Urip Sumoharjo, Lorong 6, No. 3b, RT 2, RW 1, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (17/4/2018) sekira pukul 17.00 WITA.

Informasi dihimpun dari pihak Dinas Pemadam (Damkar) Kota Makassar, bahwa rumah panggung yang diketahui milik seorang warga bernama Ahmad Gassing, merupakan hunian kos-kosan.

“Kebakaran menimpah 1 unit rumah panggung yang dijadikan kos-kosan,” jelas Kabag Ops Damkar Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya.


Api terlihat cepat menyebar lantaran material rumah yang didominasi oleh kayu dan bahan mudah terbakar. Adapun pemicu kebakaran, kata Hasanuddin, diduga dari korek api yang dimainkan oleh seorang anak.

“Informasi dari pemilik rumah jika api berasal dari korek yang dimainkan seorang anak di rumah itu,” sambungnya.

Belum ada informasi terkait jumlah kerugian dalam peristiwa ini. Meski demikian api berhasil dipadamkan setelah 5 unit armada Damkar tiba ke lokasi kejadian. (*)

Advertisement
Comments

Sulsel

Polisi Tak Segan Tindaki Aksi Premanisme Debt Collector

Published

on

By

Makassartoday.com – Mitra Sulawesi menyelenggarakan diskusi publik yang dikemas dalam Bincang Ngopi yang bertajuk “Simalakama Debt Collector,  Dipecat atau Dipenjara” di Warkop 56, Jl Dg Bollo, Kabupaten Gowa, Jumat (20/4/2018).

Terkait maraknya penarikan kendaraan yang dilakukan debt collector, banyak isu negatif tersebar di kalangan masyarakat mulai dari aksi penggunaan ancaman kekerasan bahkan penganiayaan yang dapat mengakibatkan kematian.

Diskusi ini menghadirkan narasumber, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, praktisi hukum, Dr Asdar Arti, pihak perusahaan finance serta perwakilan dari OJK Sulsel.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, tidak segan-segan mengambil ketegasan terhadap aksi premanisme.

“Jika ada ancaman bahkan kekerasan yang dilakukan debt collector saat eksekusi, kami tidak segan-segan melakukan penindakan tegas terhadap aksi premanisme ini,” tegas Shinto.


Selain kreditur, penegakan hukum Polres Gowa juga mengakomodir laporan dari debitur sebagai ekses atau dampak dari cara collector mengeksekusi di lapangan.

Dalam materinya, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga SIK,. MSi menjelaskan dua peran Polres Gowa dalam dunia kefidusiaan.

“Sesuai UU No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, maka Polres Gowa berperan sebagai penegak hukum sesuai Pasal 35 dan Pasal 36,” jelasnya.

Kreditor atau pihak leasing, sambung Kapolres, bisa membuat laporan tentang adanya dugaan pemalsuan informasi dalam akta fidusia, serta pengalihan dan penggadaian barang fidusia oleh debitur tanpa persetujuan kreditut.

Dalam perkembangannya saat ini, laporan kreditur di atas juga dapat dilapis dengan persangkaan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. (*)

Baca Selengkapnya
Advertisement

Terpopuler