Polisi Rilis Kasus Narkoba Melibatkan Guru SD di Gowa | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Polisi Rilis Kasus Narkoba Melibatkan Guru SD di Gowa

Published

on

Makassartoday.com – Satuan Narkoba Polres Gowa kembali berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dan obat daftar G di wilayah hukumnya.

Hasil pengungkapan dua kasus tersebut, dipaparkan oleh Kasat Narkoba Polres Gowa, AKP Maulud pada press release yang dilakukan di Halaman Kantor Polres Gowa, Kamis (10/5/2018).

Pengungkapan kasus pertama, yakni penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu, yang dilakukan oleh tersangka lelaki RHY (36), seorang PNS guru SD, yang berhasil dilakukan penangkapan di rumahnya, Sabtu (5/5/2018) di Jl Dg Tata Mangasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, berdasarkan informasi dari masyarakat dan hasil penyelidikan.

Adapun saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, dari tersangka RHY ditemukan barang bukti di TKP berupa:
1 buah alat isap sabu lengkap dengan pipet dan pirexnya, yang terdapat kristal bening diduga sabu, 2 sachet plastik bening bekas pakai, 1 buah sendok shabu yang terbuat dari pipet plastik.

“Tersangka RHY kita jerat pasal 112 ayat (1) Subs pasal 127 ayat (1) UU.RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” jelas AKP Maulud.

Adapun kasus kedua, yakni penyalahgunaan Narkotika obat daftar G merk Zenith Carnophen yang dikemas dalam plastik, yang dilakukan oleh tersangka lelaki RS (41), pengangguran, yang merupakan DPO dan berhasil dilakukan penangkapan pada Sabtu pekan lalu di Jl Cendrawasih Makassar.

Berdasarkan hasil penggeledahan dari tersangka RS ditemukan barang bukti berupa 5.420 butir obat daftar G merk Zenith Carnophan.

“Tersangka kedua kita akan dijerat pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) Jo. pasal 132 ayat (1) UU.RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” sambungnya.

Kedua pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Polres Gowa guna pengembangan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Di tempat terpisah, Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas kepada pelaku-pelaku penyalahgunaan Narkotika, khususnya di wilayah Gowa. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Comments

Hukum & Kriminal

Terungkap! Ini Identitas Pria Yang Tewas Terjatuh Dari Atas Flyover

Published

on

By

Makassartoday.com – Pihak Kepolisian mengidentifikasi mayat pria tanpa identitas yang diduga tewas usai terjatuh dari atas jembatan Flyover, Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulsel, Jumat (25/5/2018) dini hari tadi.

Informasi yang diterima redaksi dari Forensik Biddokkes Polda Sulsel menyatakan, hasil koordinasi dari pihak keluarga diketahui bahwa pria tersebut diketahui bernama Arman alias Amran (30), pengangguran, alamat Jl Somba Opu Lr. 280/22 RT 02, Rw 01, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujungpandang, Kota Makassar.

Ayah korban bernama Yusuf. M kepada pihak kepolisian mengaku, sebelum kejadian, korban keluar rumah sekitar jam 00:20 Wita dini hari dengan alasan mencari sahur dengan berjalan kaki.

“Penuturan ayah korban bahwa anaknya sudah satu hari ini mengalami sakit kepala dan pusing dan ayah korban menganjurkan untuk minum obatnya dan ke Rumah sakit. Korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dirumahnya pada tahun 1990 dimana tali sudah diikatkan kelehernya dan sempat dilihat oleh ayahnya dan langsung memeluknya dan krjadian ini juga sempat kedua kalinya pada tahun 1991,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, siang tadi.

Baca Sebelumnya : Pria Tak Dikenal Tewas Terjatuh Dari Atas Flyover

Korban juga pernah dirawat di RSJ Dadi dengan diagnosa ganguan halusinasi dan sensori. Sampai saat ini korban masih status rawat jalan pasien Poliklinik RSJ Dadi dan terakhir kontrol pada tanggal 23 Mei 2018.

Pihak kepolisian juga telah menyerahkan jenazah korban ke pihak keluarga untuk dikebumikan. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Pria Tak Dikenal Tewas Terjatuh Dari Atas Flyover

Published

on

By

Makassartoday.com – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas setelah diduga terjatuh dari atas jembatan Flyover, Jl Urip Sumoharjo, Kecematan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, Jumat (25/5/2018) sekira pukul 02.30 Wita.

Mayat pria yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut, ditemukan dalam posisi tengkurap. Terlihat lubang telinga mengeluarkan darah. Adapun ketinggian tempat korban terjatuh, yakni sekitar 20 meter.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang tak jauh dari lokasi kejadian bernama Calu’ (46), Juru Parkir di Coto Begadang, warga Jl Urip Sumoharjo mengaku, korban sempat terlihat seorang diri di atas jembatan Flyover.

“Iye dia sendiri jatuh ke bawah. Sempat ji saya liat dia berdiri lalu baring di pembatas tembok Flyover, terus jatuh,” ujar Calu.

Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat mengalami patah pada bagian leher. Warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian tak satu pun yang mengenali korban.

Pihak aparat yang berada di lokasi langsung menghubungi Tim Identifikasi Polrestabes Makassar dan Dokpol RS Bhayangkara untuk mengevakuasi korban.

Di lokasi kejadian tampak hadir Danramil 1408-10/Panakkukang Mayor Arh A Rohmat H S.Sos, Ka SPKT Polsek Panakkukang Aiptu Hafid, Tim Resmob Polsek Panakkukang dipimpin Dantim Bripka Zulkadri dan personel Jatanras Polrestabes Makassar.

Ciri-ciri korban mengenakan celana jeans pendek warna biru, baju kaos warna abu-abu, sendal jepit warna Orange merah dan ditemukan satu batang rokok Surya. (Rusdi-Hajji)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Bandar Sabu Pampang Terciduk Polisi

Published

on

By

Makassartoday.com – Giat hunting Tim Resmob Polsek Panakkukaang berhasil menciduk dua orang warga Kelurahan Pampang yang diduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Rabu (23/5/2018) dini hari.

Dua warga Pampang tersebut, masing-masing berinisial NU alias D (22), wiraswasta serta NS (34). Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku NU alias D yang terlihat menunjukkan gerak-gerik mencurigakan di sekitar Jl Pampang 5, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 2 sachet kristal bening diduga sabu yang ditemukan dalam robekan celana panjang di dekat res seleting.

Adapun hasil interogasinya, NU alias D mengaku jika barang bukti tersebut adalah miliknya yang hendak diedarkan. Kepada polisi, NU alias D juga mengaku jika barang bukti itu dibeli dari seorang bandar berinisial NS.

“Lelaki NU ini diduga sebagai pengedar sabu di wilayah Pampang dan mengaku kalau barang haram tersebut dibeli dari seorang bandar berinisial NS seharga Rp500 ribu,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi, Kamis (24/5/2018).

Usai melakukan interogasi kepada pelaku NU, polisi kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap NS di Jl Pampang 5. Namun NS kepada polisi membantah tuduhan NU yang menyebut sabu yang diedarkan tersebut dibeli dari dirinya.

“Dari hasil interogasi NS tidak mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut miliknya,” sambung Kapolsek.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah batang bukti masing-masing, 2 sachet bening sabu, 5 buah sachet sisa kosong bekas sabu, 1 buah kaca pirex, 2 buah pipet sendok warna putih, 2 buah korek, 1 buah lakban warna hitam, 1 Hape lipat merk Samsung Warna putih, 1 Hape Aandroid merk Oppo warna putih serta 1 buah dompet warna coklat.

Saat ini kedua pelaku masih menjalani proses hukum di Mapolsek Panakkukang atas dasar laporan LPA/ 663 / V /2018/Restabes Mks/Sektor Pnkg. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya