KPU Makassar Siapkan Dua Desain Surat Suara | Makassar Today
Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Politik

KPU Makassar Siapkan Dua Desain Surat Suara

Published

on

Makassartoday.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar kembali menunda pencetakan surat suara. Hal tersebut dikarenakan menunggu hasil putusan pleno terkait putusan Panwaslu yang menerima gugatan pasangan Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi).

Komisiner KPU Makassar, Andi Syaifuddin dikonfirmasi mengaku bahwa proses pencetakan surat suara akan dilakukan setelah pihaknya menggelar rapat pleno yang rencananya digelar pada Rabu (16/5/2018) besok.

“Kita belum cetak, nanti setelah pleno dan konsultasi ke KPU Provinsi dan Pusat diterima baru kita tentukan,” jelasnya.

Saat ditanya terkait desain surat suara yang akan dicetak, pihaknya mengaku bahwa telah membuat dua jenis desain, yakni satu pasangan calon (kolom kosong) dan dua pasangan calon.

“Simpel saja, kita buat dua desain itu dan kita cetak sesuai yang ditetapkan pada hasil pleno,” sambungnya.

Sekedar diketahui, Panwaslu Makassar telah memutuskan hasil sidang sengketa Pilkada Makassar yang didasari gugatan DIAmi. Dalam putusan itu, Panwaslu meminta kepada KPU Makassar untuk kembali menetapkan DIAmi sebagai paslon di Pilkada Makassar 2018.

Sebelumnya, KPU Makassar juga telah menggelar rapat pelno pembatalan Surat Keputusan (SK) penetapan paslon DIAmi, pasca putusan PTTUN mengabulkan gugatan paslon nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Hasil pleno KPU Makassar yang mengarah pada sistem pemilihan kotak kosong tersebut, juga dikuatkan oleh putusan Mahkamah Agung (MA) yang sebelumnya menolak kasasi tim kuasa hukum KPU Makassar. (Rusdi)

BAGIKAN:
Comments

Politik

Pilih Wawali, Deng Ical Tarik Diri Dari Bursa Caleg DPR RI

Published

on

By

Makassartoday.com – Syamsu Rizal alias Deng Ical memilih melanjutkan masa akhir periodenya sebagai Wakil Walikota Makassar.

Sikap Deng Ical ditunjukkan setelah menarik diri dari bursa pencalonan legislatif 2019 di Partai Golkar.

“Beliau (Deng Ical) sudah mantap mundur dari pencalegan,” ujar kerabat Deng Ical, Irwan Ade Saputra dikonfirmasi, Selasa (17/7/2018).

Ade membenarkan bahwa Deng Ical menarik diri dari proses pencalegan sejak sepakan lalu dan rencananya akan menyampaikan sikap tersebut ke media pada Kamis pekan ini.

“Iye, cuman belum mau dipublis. Tapi tdak bisami disembunyikan karena sudah mendaftar partai ke KPU,” tutup Ade.

Sekedar diketahui, Deng Ical pada Pilwali 2014 silam maju bersama Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melalui usungan dua parpol, yakni Demokrat dan PBB.

Masa jabatan keduanya berakhir delapan bulan kedepan. Deng Ical sebelumnya juga tercatat sebagai Sekretaris DPD Demokrat sebelum hengkang dan bergabung dengan Partai Golkar.

Namanya sempat masuk dalam bursa bacaleg DPR RI untuk Dapil Sulsel I di Pileg 2019. (Tina)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Berkas Bacaleg Berbeda Dengan Yang Diupload ke Silon

Published

on

By

Makassartoday.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel hingga sore tadi masih menerima berkas pendaftaran bakal calon legislatif yang diajukan sejumlah partai politik (parpol).

Ada yang menarik dari berkas Bacaleg yang diterima pihak KPU Sulsel, salah satunya banyaknya berkas yang berbeda dengan yang diupload pihak parpol ke aplikasi
Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“Berkas calon berbeda dari yang diupload ke Silon dengan yang diserahkan ke KPU Sulsel,” jelas Divisi Humas dan Data Informasi KPU Sulsel, Uslimin, Selasa (17/7/2018).

Hingga hari terakhir pendaftaran bacaleg di KPU Sulsel mencatat ada 10 parpol yang telah mendaftar, yakni Perindo, NasDem, PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, Gerindra,
Berkarya, PSI dan PKS.

“Masih ada tiga parpol terakhir ditunggu kelengkapan berkasnya hingga paling telat pukul 24.00 WITA hari ini,” tutup Uslimin. (Wiwi)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

14 Pilkada Kota Berbuntut ke MK, Termasuk Makassar!

Published

on

By

Makassartoday.com – Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat ada 67 permohonan penyelesaian hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah terdaftar sejak Minggu 8 Juli 2018.

Dari 67 permohonan penyelesaian hasil Pilkada tersebut, 14 diantaranya diajukan KPU Kota, yakni Tegal, Parepare, Gorontalo, Madiun, Cirebon, Padang Panjang, Subulussalam, Serang, Bau Bau, Palembang, Bekasi, Palopo, Bengkulu termasuk Makassar.

Kepala Biro Humas dan Protokol MK Rubiyo mengatakan, dari semua permohonan, tidak semua akan diterima MK, karena hanya daerah yang memiliki selisih suara 0,5-2 persen suara yang akan diterima.

“Syarat pengajuan sengketah hasil pilkada dengan selisih suara 0,5-2 persen suara, diatur dalam Pasal 158 UU No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,” jelasnya kepada media belum lama ini.

Seperti diketahui, Pilkada Makassar hanya diikuti calon tunggal, yakni pasangan Munafri Arifuddin-Rachmatika (Appi-Cicu). Pasangan usungan 10 parpol tersebut oleh KPU Makassar dinyatakan kalah dari kolom kosong.

Adapun hasil rekapitulasi suara di 15 Kecmatan se kota Makassar menempatkan kolom kosong meraih 53 persen atau 300.795 suara. Sementara paslon tunggal Appi-Cicu 47 persen atau 264.245 suara.

Dari 15 kecamatan yang ada di Makassar, paslon tunggal hanya unggul di dua kecamatan saja, yakni Kecamatan Manggala dan Tamalate.

Untuk Kecamatan Manggala, paslon tunggal meraih suara 30.384. Sedangkan kolom kosong 27.631 suara. (Wiwi)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya