Sejumlah Restoran KFC di Inggris Tutup, Alasannya Karena Ini! | Makassar Today
Connect with us

Internasional

Sejumlah Restoran KFC di Inggris Tutup, Alasannya Karena Ini!

Published

on

Makassartoday.com – Sejumlah restoran cepat saji asal Amerika Serikat, Kentucky Fried Chicken atau KFC, di Inggris tutup. Alasannya sungguh mengejutkan.

Cabang KFC di Bristol, Berkshire, Cheshire, Devon, Newcastle, Suffolk dan Surrey terdampak oleh urusan partner pemasok ayam untuk KFC.

Tanda-tanda ditempatkan di pintu gerai KFC di seluruh negeri yang mengatakan bahwa restoran ditutup karena “beberapa masalah dengan pengiriman stok ayam hari ini”.

Ratusan orang memposting pesan kemarahan di Twitter, setelah menemukan bahwa Kentucky Fried Chicken telah kehabisan ayam goreng.

Beberapa dari mereka yang mengunjungi toko-toko yang terkena dampak pergi ke restoran KFC terdekat hanya untuk menemukan tanda yang sama telah ditempatkan di sana juga.

Seorang pelanggan bercanda menggambarkan situasinya sebagai “akhir dunia”.

Summer Thomas berkata, “Ohhhh KFC, apa yang Anda pikirkan saat bermain di dekat hampir setiap cabang di Bristol karena Anda kehabisan ayam! Ini pada dasarnya adalah akhir dari dunia.”

Juru bicara KFC segera mengeluarkan pernyataan seputar penutupan gerainya akibat pemasokan ayam segar yang bermasalah.

“Kami memiliki partner baru dalam pengiriman, tapi mereka memiliki beberapa masalah dalam menyediakan ayam segar ke 900 restoran. Bagi mereka masalah itu cukup kompleks,” kata seorang juru bicara KFC di Inggris.

“Kami tidak akan berkompromi dengan kualitas, jadi beberapa restoran kami di Inggris terpaksa kami tutup, menu dikurangi, atau jam yang dipersingkat selama akhir pekan.”

“Kami ingin berterima kasih kepada tim restoran kami yang luar biasa, yang bekerja sepanjang waktu untuk membuat kami bangkit dan beroperasi lagi,” ucap juru bicara KFC itu. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Internasional

Pemindahan Kantor Kedubes AS di Yerusalem Diwarnai Aksi Protes Warga Palestina

Published

on

By

Makassartoday.com – Amerika Serikat (AS) resmi memindahkan kantor kedutaannya ke Yerusalem, Israel. Pemindahan kantor tersebut diwarnai aksi protes warga Palestina yang menyebabkan puluhan warga meninggal dunia.

Anak Presiden Donald Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner serta Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin meresmikan dibukanya kantor kedutaan di Yerusalem, Senin (14/5/2018). Kedutaan AS dipindah menuju Yerusalem dari kantor kedutaan sebelumnya yang berada di Tel Aviv, Israel.

Meski tak ikut hadir, Presiden Donald Trump mengucapkan selamat atas dipindahnya kedutaan tersebut. Trump menyebut Israel mempunyai hak untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukotanya.

“Israel adalah negara berdaulat yang memiliki hak seperti negara berdaulat lainnya untuk menentukan ibukotanya sendiri. Selama bertahun-tahun kita tidak mengakui hal tersebut. Realitasnya adalah Yerusalem sebagai ibukota Israel,” kata Trump seperti dikutip dari CNN.

Sementara itu Perdana Menteri israel Benjamin Netanyahu memuji pemindahan kedutaan AS di Yerusalem. Dia mengatakan hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Israel.

“Hari yang sangat bersejarah. Ingat momen ini. Ini hari yang bersejarah. Presiden Trump mengakui sejarah tersebut. AS telah membuat sejarah. Kita semua tersentuh, kita semua bersyukur,” ujar Netanyahu dalam sambutannya.

Korban tewas dalam bentrokan di perbatasan Gaza dan Israel bertambah menjadi 52 orang. Otoritas Palestina mengecam jatuhnya banyak korban jiwa sebagai ‘pembantaian mengerikan’ oleh Israel.

Bentrokan ini pecah saat hari pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Yerusalem yang digelar 14 Mei ini. Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem digelar bertepatan dengan 70 tahun peringatan berdirinya Israel.

Puluhan ribu demonstran Palestina dilaporkan membanjiri perbatasan Gaza-Israel sepanjang Senin (14/5) waktu setempat. Bentrokan pecah di lima titik di sepanjang perbatasan Gaza dan Israel.

Unjuk rasa pada Senin (14/5/2018) ini digelar menjelang peringatan ‘Nakba’ atau ‘Malapetaka yang jatuh tanggal 15 Mei 1948, saat ratusan ribu warga Palestina terusir dari rumah-rumah mereka. Diperkirakan aksi protes akan memuncak pada Selasa (15/5/2018) besok. (Sumber: detik.com)

Related Posts
Polisi Bekuk Buruh Bangunan Pelaku Curas di Tamalate IV
Makassartoday.com - Tim Khusus Polsek Rappocini membekuk seorang buruh bangunan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang beraksi di Jl Tamalate IV, Kota Makassar, Sulsel, Jumat (1/5/2018). Pelaku berinisial SH (23), warga ...
READ MORE
Petugas Bandara Temukan Paket Berisi Sabu
Makassartoday.com - Pihak Otoritas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar kembali menggagalkan kiriman paket berisi narkoba. Barang bukti narkoba jenis sabu dan beberapa butir obat terlarang terdeteksi saat melalui pemeriksaan mesin ...
READ MORE
Sebut “Bom” Dalam Kabin Pesawat, Penumpang Batik Air Diamankan
Makassartoday.com - Aksi jail penumpang pesawat kembali terjadi. Kali ini seorang penumpang maskapai Batik Air terpaksa berurusan dengan pihak keamanan lantaran menyebut kata "Bom" saat berada di kabin pesawat. Peristiwa ini ...
READ MORE
Video: PKS Serahkan Surat Tugas ke Bapaslon DIAJI
MAKASSAR - DPW PKS Sulsel resmi menyerahkan rekomendasi (surat tugas) kepada bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal Mi dan Muh Iqbal Djalil, Lc (DIAJI) ...
READ MORE
Sudah Benarkah Langkah KPU Makassar? Ini Tanggapan Hamdan Zoelva!
Makassartoday.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015, Dr. Hamdan Zoelva ikut angkat bicara terkait keputusan KPU Kota Makassar yang memutuskan Pilkada Makassar resmi diikuti satu pasangan calon, yakni Munafri ...
READ MORE
13 Camat Dikabarkan Mundur, Benarkah?
Makassartoday.com - Isu sejumlah camat lingkup Pemkot Makassar mengundurkan diri beredar di tengah internal birokrasi. Sikap camat mundur dari jabatannya diduga kuat akibat buntut rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Wali ...
READ MORE
Konsumsi Tembakau Gorila, 3 Remaja Ini Digulung Polisi
Makassartoday.com - Tim Jatanras Polrestabes Makassar menggulung tiga orang remaja yang diduga pengguna narkotika jenis Tembakau Gorila, Minggu (27/5/2018) sekitar pukul 22:00 Wita. Ketiga remaja masing-masing, BS (19), warga Jl Sultan ...
READ MORE
Berikut Data Lokasi dan Korban Banjir Tamangapa
Makassartoday.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar beberapa hari terkahir mengakibatkan sejumlah wilayah dilanda banjir. Kondisi paling terparah berada di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala (Antang). Bahkan hingga Sabtu (23/12/2017) ...
READ MORE
Besok, KPU Plenokan Hasil Verifikasi Faktual Berkas Dukungan DIAmi
Makassartoday.com - Tahapan verifikasi berkas perseorangan bapaslon Wali Kota dan Wakil Walikota Makassar, Danny Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) dinyatakan rampung dan siap untuk diplenokan. Sesuai jadwal, rapat pleno penetapan hasil verifikasi faktual ...
READ MORE
Timsus Polda Gulung 3 Palaku Curas di Wilayah Biringkanaya
Makassartoday.com - Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel membekuk tiga pelaku tindak pidana pencucian dengan kekerasan (curas) yang beraksi di wilayah Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sabtu (2/6/2018) malam. Dua pelaku diantaranya, Su ...
READ MORE
Polisi Bekuk Buruh Bangunan Pelaku Curas di Tamalate
Petugas Bandara Temukan Paket Berisi Sabu
Sebut “Bom” Dalam Kabin Pesawat, Penumpang Batik Air
Video: PKS Serahkan Surat Tugas ke Bapaslon DIAJI
Sudah Benarkah Langkah KPU Makassar? Ini Tanggapan Hamdan
13 Camat Dikabarkan Mundur, Benarkah?
Konsumsi Tembakau Gorila, 3 Remaja Ini Digulung Polisi
Berikut Data Lokasi dan Korban Banjir Tamangapa
Besok, KPU Plenokan Hasil Verifikasi Faktual Berkas Dukungan
Timsus Polda Gulung 3 Palaku Curas di Wilayah
BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Internasional

Pria di Kansas Ditangkap Setelah Kepergok Bercinta Dengan Knalpot Mobil

Published

on

By

Makassartoday.com – Kasus aneh terjadi di Kansas, Amerika Serikat. Seorang pria cabul dibekuk polisi saat berupaya menjadikan pipa knalpot mobil sebagai pelampiasan nafsunya.

Awalnya, Letnan Scott Powell dari Kepolisian Newton, Kansas mendapat laporan tentang seorang pria telanjang yang berada di bawah mobil.

“Ia sedang berupaya untuk memasukkan kelaminnya ke knalpot,” kata Letnan Powell.

Polisi yang memergoki tindakan tersebut langsung memerintahkan pelaku menghentikan aksinya. Namun, pria tersebut tak mau mendengar.

Seperti dikutip dari The Kansan, polisi pun terpaksa menggunakan pistol listrik (stun gun), untuk memaksanya berhenti.

“Pelaku dalam kondisi teler, setelah mengonsumsi obat tertentu,” kata Letnan Powell. “Para petugas ada di sana, dan ia tetap nekat mencoba berhubungan seks dengan knalpot mobil. Ia tak patuh pada perintah atau apapun

yang diupayakan aparat.” Pelaku, yang berusia 24 tahun, terancam diperkarakan atas tuduhan melakukan perbuatan mesum dan cabul.

Bukan kali ini saja kasus serupa terjadi. Pada 2014, warga Washington, Amerika Serikat, Edward Smith mengklaim bahwa dia telah berhubungan seks dengan lebih dari 700 mobil.

Dalam sebuah interview dengan acara This Morning, Smith mengaku tertarik secara seksual pada mesin. Menurutnya, benda mati itu lebih menggairahkan daripada wanita.

Ia juga mengaku punya ‘hubungan spesial’ dengan sebuah helikopter. Smith mengaku kehilangan keperjakaannya dengan sebuah VW Beetle.

“Aku tertarik dengan keindahan mobil-mobil saat berusia 15 tahun,” kata dia. “Mereka membangkitkan sesuatu dalam diriku.” (BS)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Internasional

Muslim Bakal jadi Kelompok Agama Terbesar Kedua di AS

Published

on

By

Makassartoday.com – Komunitas Muslim diperkirakan akan menjadi kelompok agama terbesar kedua di Amerika Serikat (AS) setelah umat Kristen pada tahun 2040. Angka data perkiraan ini merupakan hasil penelitian Pew Research Center.

Menurut penelitian tersebut, pada tahun 2017 ada 3,45 juta Muslim yang tinggal di AS. Jumlah itu mewakili sekitar 1,1 persen dari total populasi di negeri Paman Sam.

Saat ini, umat Yahudi melebihi jumlah umat Muslim sebagai kelompok agama terbesar kedua di AS. Namun diperkirakan akan berubah pada tahun 2040. ”Karena populasi Muslim AS akan tumbuh lebih cepat daripada populasi Yahudi di negara ini,” bunyi laporan Pew Research Center.

Menurut penelitian tersebut, umat Muslim Amerika akan berjumlah 8,1 juta atau 2,1 persen dari populasi pada tahun 2050.

Masih menurut data riset tersebut, jumlah pemeluk Islam di AS telah berkembang pada angka sekitar 100.000 per tahun karena migrasi umat Islam dan tingkat kesuburan lebih tinggi di kalangan Muslim Amerika. Data itu diperoleh dari riset demografis dan survei.

”Sejak perkiraan pertama kami (2007) jumlah populasi Muslim Amerika telah berkembang pesat,” lanjut laporan tersebut, yang dilansir Al Jazeera, Jumat (5/1/2018).

Sejauh ini, umat Kristen menjadi populasi terbesar di AS, yakni mewakili 71 persen populasi.

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya