Bacaleg NasDem Wajib Menangkan Appi-Cicu | Makassar Today
Connect with us

Politik

Bacaleg NasDem Wajib Menangkan Appi-Cicu

Published

on

Makassartoday.com – Totalitas 10 partai politik memenangkan pasangan Munafri Arifuddin- Limpo-Andi Rachmatika Dewi di Pilkada Makassar semakin tak terkendali.

Selain menyiapkan tim relawan berbasis TPS, 10 koalisi parpol ini terus memacu kinerja infrastruktur partainya di 15 kecamatan di Kota Makassar.

Tujuannya, selain meningkatkan elektoral Appi-Cicu juga demi meningkatkan keterpilihan keduanya jelang pencoblosan yang tersisa 17 hari lagi.

Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse dalam proses seleksi bacaleg NasDem se Sulsel,
menginstruksika bahwa seluruh insfrastruktur dan organisasi sayap (underbow) partainya di 15 kecamatan di Kota Makassar wajib bekerja demi kemenangan Appi-Cicu.

“Di sisa waktu ini kita tidak boleh lengah. Seluruh infrastruktur partai harus bergerak secara massif. Kemenangan Appi-Cicu adalah keharusan bagi NasDem,” kata RMS.

Komitmen memenangkan pasangan yang diusung 10 partai politik bersama koalisi rakyat ini tidak hanya ditekankan terhadap kader dan pengurus.

Melainkan seluruh bacaleg NasDem, khususnya yang mengincar kursi DPRD Makassar serta DPRD Sulsel di dua dapil. Makassar A dan B.

“Ini sudah menjadi komitmen partai dengan bacaleg,” urainya.

Apalagi, keseriusan NasDem memenangkan Appi-Cicu sudah menjadi ketetapan partai.

Untuk itu, kerja-kerja kader, pengurus, bacaleg hingga simpatisan harus betul-betul memanfaatkan sisa waktu yang ada demi mendongkrak tingkat keterpilihan duet nomor urut 1 ini.

“Fokus NasDem bersama parpol lainnya yang ada di barisan Appi-Cicu adalah menyakinkan masyarakat bahwa Makassar butuh perubahan dan pemimpin baru. Solusinya adalah Appi-Cicu,” pungkasnya. (*)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Politik

Tiga Politisi Parpol Pengusung Appi-Cicu Berbaur di Halal Bihalal Pemkot

Published

on

By

Makassartoday.com – Acara Halal Bihalal Pemkot Makassar tak hanya dihadiri ribuan massa, namun juga elite partai pengusung Appi-Cicu.

Adalah jajaran pengurus DPC PAN Kota Makassar, diantaranya, Hamzah Hamid, Hasanuddin Leo, dan Zainal Dg Beta. 

Mereka tidak menampakkan batang hidung di kampanye terbuka Appi-cicu lapangan Hertasning, sore tadi, karena memilih hadir di acara silaturahmi dan Halal Bihalal Pemkot Makassar yang dihadiri 6.000 RT/RW ribuan penasehat wali kota, pengurus LPM, tokoh masyarakat, dan SKPD se-Kota Makassar.

Ketiga politisi PAN yang dimaksud tersebut, terlihat duduk di shaf terdepan bersama pejabat teras lainnya, duduk sebaris dengan Wali Kota Danny, Sekda, M Yasir, Plt Gubernur atau pejabat yang mewakili gubernur, Ketua DPC Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali dan lain sebagainya.

Halal Bihalal ini sendiri merupakan ajang silaturahmi untuk merajut kebersamaan kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar.

Kegiatan tersebut menjadi penyemangat agar ke depan capaian yang baik terus ditorehkan, terjadi peningkatan kinerja dan prestasi di Pemkot Makassar.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dalam sambutannya, menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin, atas antusias yang tinggi sehingga acara silaturahmi keluarga besar Pemkot Makassar tersebut berjalan sesuai yang diharapkan.

“Alhamdulillah, Halal Bihalal kembali mempertemukan kita semua, setelah sebulan penuh berjuang menjalankan ibadah puasa. Halal bihalal ini merekatkan yang renggang, menjaga fitrah dan kesucian kita setelah lebaran, bagai selembar kertas kosong yang bersih,” ujarnya, Sabtu (23/6/2018). (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

Pemkot Imbau RT/RW Fungsikan Android Rekam Kegiatan Pencoblosan di TPS

Published

on

By

Makassartoday.com – RT/RW dan penasehat wali kota akan mengambil peran penting dalam menyongsong Pilkada Makassar yang demokratis, terbuka serta jujur dan adil.

Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar, Iskandar Lewa, menegaskan, sesuai Permendagri tahun 2007, tentang fungsi RT/RW membantu desa/kelurahan untuk tugas-tugas atau urusan di bidang pemerintahan.

Sejalan dengan semangat itu, Pilkada adalah bagian dari kegiatan pemerintah. Olehnya, RT/RW berpartisipasi mensukseskan jalannya pesta demokrasi Makassar yang tinggal hitungan lagi.

“Kami sudah mengimbau RT/RW se-Kota Makassar untuk terlibat langsung memantau jalannya Pilkada Makassar,” ungkap Iskandar, Sabtu (24/6/2018)

Iskandar menambahkan, di aturan lainnya yakni UU Pilkada No.20 /2016. Bahwa semua warga negara maupun organisasi kemasyarakatan lainnya berhak memantau jalannya pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Oleh sebab itu, hajatan demokrasi ini mengharuskan kita untuk berpartisipasi termasuk RT/RW dan perangkat pemerintah lainnya. Secara teknis kita sudah mengimbau kepada seluruh RT/RW untuk berpartisipasi, salah satunya RT/RW diimbau untuk merekam dengan android kegiatan di TPS masing-masing,” jelas Iskandar.

Salah seorang RT, Munafri MB, di Kelurahan Bontoala Tua, RT.02 RW.04 mengaku, siap menjadi pemantau pemilu pada 27 Juni mendatang.

“Pasti kami akan pantau setiap gerak-gerak mencurigakan di TPS nanti supaya terdokumentasu. Tak hanya itu, kami akan mengawal suara rakyat sampai ke KPU Kota Makassar, jadi jangan ada yang coba-coba mau jekkong,” tegasnya.

Senada, Ali Sewang, RT Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar RT.08 RW.02 tersebut mengaku, karena RT/RW adalah bagian dari pemerintah, dibina dan diberdayakan oleh pemerintah maka sepantas RT/RW mendukung setiap program dan acara pemerintah, termasuk Pilkada Kota Makassar.

“Jadi, kita sorot semua aktivitas Pilkada, itulah gunanya kita dibekali android untuk menjadi garda terdepan kegiatan pemerintah. Bukan menjadi bahan gugatan oleh sekelompok orang-orang yang tidak mau Makassar maju,” tegasnya.

Salah satu upaya ini dilakukan untuk mengawasi jalannnya Pilkada Makassar yang hanya akan diikuti satu paslon saja, yakni Appi-Cicu. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Politik

2.670 Petugas Panwaslu Awasi Kecurangan di Pilkada Makassar

Published

on

By

Makassartoday.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Makassar menurunkan 2.670 petugas guna mengawasi jalannya proses pemungutan suara Pilkada Makassar pada Rabu (27/6/2018), pekan depan.

Ketua Panwaslu Makassar, Nursari mengatakan, total petugas yang diturunkan dengan rincian 20 orang di tingkat kota (3 komisioner, 17 staf), 12 orang tingkat kecamatan (3 komisioner, 9 staf), 153 tingkt kelurahan serta panwas TPS masing-masing 1 orang petugas.

“Jumlah keseluruhan 2.670 orang yang akan memantau langsung jalannya Pilkada Makassar 27 Juni nanti dan mendeteksi jika ada kecurigaan di lapangan,” jelas Nursari dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (23/6/2018).

Nursari juga mengamankan agenda pelaksanaan apel siaga petugas Panwaslu Makassar yang akan berlangsung di Lapangan Karebosi pada Minggu (24/6/2018) besok pagi.

“Untuk menandai kesiapan pengawasan kita akan menggelar apel siaga di Lapangan Karebosi besok pagi,” tutup Nursari. (Maman)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya