PLN Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik Saat Proses Penghitungan Suara | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

PLN Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik Saat Proses Penghitungan Suara

Published

on

Makassartoday.com – PT PLN Persero Sulselrabar menjamin ketersediaan pasokan listrik selama proses pemungutan dan perhitungan suara Pilgub Sulsel 2018.

Jaminan tersebut ditegaskan dalam nota kesepahaman pihak PT PLN dengan sejumlah Polres di Sulsel, salah satunya yang dilakukan Polres Gowa, Senin (11/6/2018).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan langsung Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga dan dihadiri Ketua KPU Kabupaten Gowa, Zaenal Ruma dan Perwakilan Ketua Panwaslu.

Adapun anggota PLN yang melakukan penandatanganan tersebut, diantaranya Manajer PLN Rayon Sungguminasa, Manajer PLN Rayon Malino, Kepala Pusat Kintrik PLTA Bili Bili, Manejer PLN Rayon Bajeng, serta Manajer PLN Rayon Jeneponto.

Komitmen bersama Kapolres Gowa dengan PT PLN meliputi empat hal, yang intinya mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan tahapan Pilgub Sulsel dalam pemenuhan kebutuhan pasokan arus listrik.

“PLN sepakat dan memastikan distribusi arus listrik tidak akan mengalami hambatan terutama pada masa menjelang pemungutan suara di TPS dan masa rekapitulasi suara di tingkat PPK PPK tingkat PPK PPK hingga tingkat KPU Kabupaten Gowa,” tegas Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga.

Sementara Manajer Rayon Sungguminasa, Muhammad Syahrir Mus menegaskan, pihaknya dalam nota kesepahaman tersebut mengantisipasi kontijensi dengan menyediakan dan menempatkan genset di PSG Rp7500 di masing-masing kantor PPK sejak tanggal 24 Juni sampai tanggal 4 Juli 2018 dan menyediakan serta menempatkan genset type Shark di kantor KPU sejak tanggal 24 Juni sampai dengan selesainya kegiatan rekapitulasi.

“Kita juga menempatkan minimal 1 orang teknisi pada masing-masing genset untuk segera dapat mengoperasikan genset pada saat kontigensi terjadi,” tegasnya.

Penandatanganan komitmen ini dibangun untuk mengantisipasi adanya potensi kerawanan yang dapat muncul akibat padamnya arus listrik di saat menjelang pemungutan suara, masa pemungutan suara dan pasca pemungutan suara.

“Oleh karena itu, Kami harap PT PLN dapat bekerja sama dalam mewujudkan Pilkada yang aman, lancar, tertib, dan damai,” tutup Shinto Silitonga. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending