Kaki Penikam Wanita di Gowa Diberondong Peluru! | Makassar Today
Connect with us

Hukum & Kriminal

Kaki Penikam Wanita di Gowa Diberondong Peluru!

Published

on

Makassartoday.com – Tim Khusus Polda Sulsel bersama Unit Opsnal Polsek Somba Opu meringkus dua tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal terhadap seorang wanita sekitar Lapangan Syech Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Minggu (10/6/2018) lalu.

Kedua tersangka yang diamankan, yakni Andi Rizaldi alias Andi (22), alamat BTN Gowa Asri serta Alkrian Nur (20) alamat Kelurahan Tumanurung, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Keduanya berprofesi sebagai buruh bangunan.

Mereka dibekuk di tempat berbeda, Senin (11/6/2018), oleh personel gabungan dipimpin Panit Timsus Aiptu Muh Iqbal Kosman.

Berdasarkan Laporan Polisi LP/A/97/VI/2018/SPKT tanggal 11 Juni 2018 dalam kasus curas diketahui kedua tersangka disebut berusaha merebut ponsel milik korban yang merupakan seorang wanita saat tengah duduk sambil bermain ponsel di areal Lapangan Syech Yusuf.

Aksi kedua pelaku terbilang sadis karena tak hanya memaksa merebut ponsel korban, tapi juga menikam korban pada bagian dada , perut, dan leher menggunakan benda tajam, sehingga korban mengalami luka serius.

“Kedua tersangka ini merupakan pelaku curas terhadap perempuan di areal Lapangan Syech Yusuf. Keduanya berhasil diamankan setelah Timsus Polda Sulsel bersama Unit Opsnal Polsek Somba Opu melakukan penyelidikan,” jelas Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Selasa (12/6/2018).

Dari hasil interogasi awal kedua tersangka telah membenarkan melakukan aksi curas terhadap korban. Tersangka mengaku saat itu korban tidak melakukan perlawanan namun tetap saja para tersangka menikam korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Yang melaksanakan penikaman adalah tersangka Andi dengan menggunakan pisau yang dibawa dari rumahnya, dan pisau tersebut dipersiapkan dari rumahnya, dengan mencari sasaran secara acak,” sambung Kapolres.

Dari tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti, 1 ponsel Xiaomi warna gold dan pisau yang digunakan pelaku saat ini telah diamankan.

Kedua tersangka juga terpaksa dihadiahi timah panas lantaran disebut kabur saat dibawah melakukan penunjukan TKP. Tersangka Andi dilumpuhkan pada kaki kiri sebanyak 2 tembakan dan kaki kanan sebanyak 1 tembakan. Sementara pelaku Rian pada bagian kaki kiri sebanyak 2 kali tembakan.

“Tersangka kabur saat dibawa menunjukkan TKP, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap tersangka dengan menembak pada bagian kaki dengan perkenaan,” sambungnya.

Kedua tersangka sejauh ini telah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Gowa guna penyelidikan lebih lanjut. Sementara korban masih menjalani perawatan intensif di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Maling Ponsel Kos-kosan Dibekuk!

Published

on

By

Makassartoday.com – Tim Resmob Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Panakkukaang menggulung seorang tersangka kasus pencucian di salah satu indekos di Jl Penjernihan, Kelurahan Tallo, beberapa waktu lalu.

Tim gabungan dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Haryanto Siga mengamankan tersangka saat tengah berada di belakang Pasar Tello, Jumat (22/6/2018) malam.

Tersangka diketahui bernama Ardiansyah alias Ardi (33), wiraswasta, alamat Jl Abd Sirua, Makassar. Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti hasil curian 1 unit ponsel Samsung Galaxy Mega warna putih di dalam kamar tersangka.

“Tersangka mengakui perbuatannya dan membenarkan bahwa ponsel yang ditemukan di kamar tersangka adalah milik korban,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi.

Sebelumnya tersangka melakukan aksi pencurian ponsel dengan modus berpura-pura menanyakan rumah kos kepada anak korban. Memanfaatkan situasi lengang, tersangka kemudian melakukan aksinya mengambil ponsel yang tersimpan di atas meja, lalu melarikan diri. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Sempat Buron, Pelaku Curas di Cendrawasih Dicokok Petugas

Published

on

By

Makassartoday.com – Hati-hati menggunakan ponsel di pinggir jalan. Pasalnya, aksi perampasan ponsel terhadap pengguna jalan di Makassar mulai marak.

Seperti yang dialami seorang wanita bernama Winni Arlina Sari di Jl Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulsel.
Korban yang saat itu tengah menggunakan ponsel dihampiri dua orang pelaku berboncengan sepeda motor.

Usai melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mamajang 12 Februari lalu, pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Mamajang dipimpin Panit II Ipda Syamsul Bahri.

“Satu pelaku bernama Mustaqim alias Aking berhasil dibekuk, Jumat malam tadi. Pelaku diamankan
saat berada di Jl Landak Baru,” terang Ipda Syamsul Bahri, Jumat (21/6/2018).

Aking dihadapan polisi membenarkan perbuatannya terhadap korban. Dalam aksinya, Aking ditemani oleh rekannya yang saat ini masih buron.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti bukti 1 buah ponsel milik korban serta sepeda motor Yamaha Soul DD 2013 SZ yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kini Aking sudah mendekam di sel Mapolsek Mamajang berdasarkan
Laporan Polisi : LP/ 66/II/2018, tanggal 12 Februari 2018, Restabes Makassar/ Sek Mamajang tentang tindak pidana pencucian dengan kekerasan (curas). (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Hukum & Kriminal

Bayi Belum Seminggu Ditemukan di Ujung Landasan Bandara

Published

on

By

Makassartoday.com – Warga Dusun Palisi, Kelurahan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulsel, dihebohkan dengan penemuan bayi di pos satpam jalan masuk ujung landasan Bandara Sulthan Hasanuddin, Jumat (22/6/2018) sekitar pukul 09.00 Wita.

Bayi laki- laki diduga berusia belum seminggu ditemukan dalam kondisi masih hidup. Bayi pertama kali ditemukan oleh Sudirman (29), yang bekerja sebagai buruh bangunan bersama lima orang tukang ojek yang stamplas menunggu penumpang di landasan pacuh.

Menurut keterangan saksi, bahwa bayi tersebut belum beberapa lama berada ditinggalkan di lokasi oleh ibu kandungnya. Saat ditemukan, sang bayi terlihat masih dalam keadaan tertidur.

“Kami sedang nongkrong di pos satpam, saat itu kami lihat ada tas kain warna kehitaman yang di atas meja dalam pos satpam, karena penasaran maka kami mengecek tas itu dan ternyata di dalam tas ada berisi seorang anak bayi laki-laki yang sedang terbungkus kain sarung dalam keadaan tertidur,” beber Sudirman.

Dalam tas itu, saksi juga menemukan selembar foto 4X6 berwarna yang diduga gambar milik ibu kandung dari si bayi. Atas kejadian itu, istri Sudirman yang memang dihubungi kemudian datang dan membawa bayi tersebut ke kantor polisi untuk selanjutnya dititip di Puskesmas Mandai dan dilakukan perawatan.

Kasus masih dalam penyelidikan pihak Polres Maros. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya