1 Pembegal Wanita di Jl Hertasning Baru Tumbang Dihadiahi Timah Panas!! | Makassar Today
Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text

NEWS

1 Pembegal Wanita di Jl Hertasning Baru Tumbang Dihadiahi Timah Panas!!

Published

on

Makassartoday.com – Dewangga (19) hanya bisa meringis kesakitan setelah timah panas bersarang dikakinya.

Ia dilumpuhkan karena disebut melakukan perlawanan saat dibawa dalam proses pengembangan oleh Tim gabungan Jatanras dan Satgas Polretabes Makassar, Selasa (19/6/2019).

Dewangga sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian disertai kekerasan (curas) alias begal terhadap seorang perempuan di Jl Hertasning Baru.

Korban yang baru saja mudik dari Kota Palopo dibegal usai turun dari bus menuju kediamannya, Perumahan Anging Mammiri, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 04.30 WITA.

“Tim gabungan  mengambil tindakan tegas lantaran tersangka menyerang petugas kepolisian saat digiring dalam pengembangan kasusnya untuk menunjuk persembunyian rekannya yang bersamanya membegal korbannya dengan cara tragis,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar saat merilis kasus tersebut, siang tadi.

Disebutkan, tiga kali tenbakan ke udara dilesatkan pihaknya, namun tersangka mengabaikan. Petugas kepolisian tak ingin buruannya lepas begitu saja hingga terpaksa mengarahkan tembakan secara terukur di bagian kaki tersangka.

Tersangka yang sudah  tak bisa lagi berkutik selanjutnya dievakuasi oleh petugas kepolisian ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis. Pasca perawatan, tersangka langsung digiring ke Mapolsek Rappocini untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam catatan kriminalnya, tersangka tak hanya melakukan aksi begal saja, tapi juga masuk dalam sindikat penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Selain itu, tersangka juga merupakan residivis dalam kasus curas, curat dan tercatat sudah tiga kali keluar masuk Rumah Tahanan (Rutan), Klas 1 Makassar.

“Tersangka juga terlibat dalam sindikat penyalahgunaan narkotika. Dari tangan tersangka tim gabungan menyita barang bukti berupa dua paket sabu, alat hisap,1 unit gawai milik korban, pakaian yang digunakan, helm, serta sebilah parang yang digunakan saat beraksi,” sambung Kapolrestabes Makassar.

Lebih lanjut perwira tiga bunga melati di pundaknya ini mengungkapkan jika sebelumnya tersangka diringkus di Jl Emmy Saelan, Kecamatan Rappocini.

“Tersangka sebelumnya diamankan saat tengah berada di sebuah rumah di Jl Emmy Saelan. Saat diamankan, tim juga menemukan barang bukti narkoba,” tutup Kapolrestabes.

Sejauh ini pihaknya masih mengembangkan keterangan tersangka guna mengejar pelaku lainnya. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Sulsel

Bus Bintang Prima Seruduk Pagar PO di Jl Perintis Kemerdekaan

Published

on

By

Makassartoday.com – Kecalakaan tunggal terjadi di PO Bus Bintang Prima, Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulsel, Kamis (19/7/2018).

Salah satu bus dengan plat nomor polisi DD 7255 RP yang memuat seorang kernet bernama Alam (21), hilang kendali dan menabrak pagar area parkir PO, sekitar pukul 12.00 WITA.

‎Dalam keterangannya, Alam mengaku mltelah menghidupkan mesin mobil saat tengah membersihkan bagian kursi depan.

Namun tanpa sengaja, Alam menyentuh persenelan dan gas secara bersamaan saat akan mengambil ponselnya yang terjatuh, sehingga mobil bergerak dan menabrak pagar area parkir hingga badan bus tembus ke ruas jalan yang ada di bagian belakang PO.

“Hape ku jatuh pas di bawa pedal gas. Saya mau ambil tapi tidak sengaja sentuh persenelan dengan gas,” akunya.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namaun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta. Dari catatan pihak kepolisan disebutkan bahwa Alam tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). (Askay Khan)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Nasional

Mulai 1 Oktober, Cairan Vape Dikenakan Cukai 57 Persen

Published

on

By

Makassartoday.com – Mulai 1 Oktober 2018, produk likuid vape atau cairan rokok elektrik kena cukai 57 persen. Hal ini tentu berdampak terhadap kenaikan harga likuid. 

Namun, untuk menyiasati itu, pengusaha vape harus memangkas pengeluaran hingga keuntungan.

Ketua Asosiasi Pengusaha e-Liquid Mikro (APeM) Deni S menyampaikan, menekan pengeluaran diperlukan agar harga produk di konsumen tidak naik tinggi akibat dikenakannya cukai 57 persen.

“Nah soal kenaikan 57 persen itu, ya kita produsen mensiasatinya dengan mengurangi beberapa cost-costpengeluaran,” katanya ditemui di Kantor Ditjen Bea Dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2018).

Selain itu margin juga dipangkas, mulai dari produsen, hingga ke pengecer. Kalau tidak dilakukan maka kenaikan harga likuid akan signifikan.

“(Pengurangan margin) dari mulai marginnya produsen, margin distributor, dan margin retailer atau toko,” sebut dia.

Dengan demikian, harapannya harga likuid di konsumen bisa ditekan, dan naiknya hanya berkisar 5-10 persen.

“Sehingga nanti di konsumen itu naiknya hanya sekitar 5-10 persen,” tambahnya. (sumber: detik.com)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Ini Empat Wakil Rektor Unhas Baru Dilantik

Published

on

By

Makassartoday.com – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, melantik empat Wakil Rektor (WR) baru Unhas.

Pelantikan yang dihadiri ratusan tamu berlangsung di lantai dasar gedung rektorat Universitas Hasanuddin, Kamis (19/7/2018).

Mereka yang dilantik adalah WR 1, Prof Muhammad Restu MP, WR 2 Prof Sumbangan Baja, WR 3 Prof Arsunan dan WR 4 Prof Nasrun Massi.

Dalam pelantikan ini turut hadir Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI. Tampak ia datang dengan mengenakan pakaian batik warna kuning putih dan bermotif tulisan lontara.

Kedatangan Ketua PMI Makassar ini untuk menyampaikan langsung ucapan atas pelantikan ke empat wakil rektor baru Universitas Hasanuddin Makassar.

“Selamat atas pelantikannya,” ujar Deng Ical sambil menjabat tangan WR III Prof Arsunan.

Tak hanya itu, alumnus sospol unhas ini juga tak mau melewatkan momen tersebut dengan berfoto bersama dengan ke empat wakil rektor baru itu.

Dia berharap kedepan Unhas bisa lebih baik dan semakin maju dengan prestasi membanggakan untuk peradabaan yang unggul bagi Sulawesi Selatan dan juga Indonesia. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya