Tim DVI Polda Sulsel Rilis Data Korban KM Lestari Maju | Makassar Today
Connect with us
alterntif text
alterntif text
alterntif text
alterntif text

Sulsel

Tim DVI Polda Sulsel Rilis Data Korban KM Lestari Maju

Published

on

Makassartoday.com – Tim DVI Polda Sulsel akhirnya merilis data korban KM Lestari Maju, Rabu (3/7/2018) sore.
Dari data yang dimiliki Tim Disaster and Victim Investigation (DVI) Polda Sulsel telah teridentifikasi sebanyak 36 orang meninggal dunia.

Meski demikian, masih ada pengaduan dari masyarakat yang diterima di Posko Ante Mortem DVI Polda Sulsel tentang adanya 2 orang korban lagi yang belum ditemukan.

Sementara data terkahir yang disampaikan pihak Polres Kepulauan Selayar hingga pukul 11.00 Wita tadi, jumlah korban yang berhasil ditemukan sebanyak 202 orang, dengan rinciran 166 orang penumpang selamat serta 36‎ orang meninggal dunia.

“Alhamdulillah sebanyak 202 orang penumpang berhasil dievakuasi bersama tim penyelamat dari Polri, Basarnas dan TNI serta warga. Dari 202 orang tersebut sebanyak 166 penumpang yang selamat dan 36 orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Berikut Data Korban KM Lestari Maju

Korban selamat dan dirawatan di RS KH. Hayyung

1. Lk. Edi S, umur 36 tahun, alamat Makassar.
2. Lk. Dg. Pabeta, umur 55 tahun, alamat Gusung Kec. Bontoharu Kep. Selayar
3. Lk. Ardianto Setiawan, umur 23 tahun Jl. AP. Pertarani Benteng Selayar
4. Lk. Moh. Kholik Maulana, umur 19 tahun, alamat Jember
5. Lk. Andi Ahmad, umur 44 tahun, alamat Jl. Jend. Ahmad Yani Benteng
6. Pr. dr. Misna, umur 41 tahun, alamat Jl. Ahmad Yani Benteng
7. Lk. Ilham, umur 36 tahun, alamat Makassar
8. Lk. Nurdiansyah, umur 36 tahun, alamat Jl. Siswomiharjo Benteng
9. Pr. Rahmatia, umur 35 tahun, alamat Padang Oge Kec. Bontoharu
10. Lk. Muh. Ansar, umur 18 tahun, alamat Jl. S. Parman Benteng
11. Lk. Agus Salim, umuar 56 tahun, alamat Jl. S. Parman Benteng
12. Pr. Baho Intang, alamat Tajuiya Kec. Bontomatene
13. Lk. Muh. Takdir, umur 40 tahun, alamat Dusun Boneapara
14. Pr. Patta Intang, alamat Tajuiya Bontomatene
15. Pr. Rani Fitriani, umur 8 tahun, alamat Pariangan Kec. Bontosikuyu
16. Pr. Fitriani, umur 32 tahun, alamat Pariangan Kec. Bontosikuyu
17. Lk. Muh. Rusli, umur 35 tahun, alamat Pariangan Kec. Bontosikuyu.
18. Pr. Hj. Saripati, umur 65 tahun, alamat Jl. Hamang DM Benteng
19. Lk. Abdul Haris, umur 37 tahun, alamat Sungguminasa Gowa
20. Pr. Nur Inayah Haris, umur 8 tahun, alamat Sungguminasa Gowa.
21. Pr. Sitti Hadija, umur 33 tahun, alamat Teko Kec. Bontomanai
22. Lk. Demma Lili, umur 43 tahun, alamatTeko Kec. Bontomanai
23. Pr. Jumriati, umur 48 tahun, alamat Takalar.
24. Lk. Muhammading, umur 60 tahun, alamat Tile-tile Kec. Bontosikuyu
25. Pr. Minara, umur 44 tahun, alamat Balang Butung Kec. Buki.
26. Pr. Jumniati, umur 28 tahun, alamat Jl. Aroeppala Benteng
27. Lk. Mardianto, umur 35 tahun, alamat Jl. Massa Benteng
28. Pr. Beti Manokallo, umur 35 tahun, alamat Jl. Massae Benteng
29. Pr. Hj. Sitti Rahma, umur 50 tahun, alamat BTN Rensi Bontoharu
30. Pr. Ramlah, umur 31 tahun, alamat Jl. Yos Sudarso benteng selayar
31. Lk. Mursalim ST, umur 46 tahun, alamat Jl. Sultan Hasanuddin Makassar
32. Pr. Darmawati, umur 30 tahun, alamat Jl. Veteran Benteng selayar
33. Lk. Sabir, umur 41 tahun, alamat Kab. Gowa
34. Lk. Juliadi, umur 30 tahun, alamat Kab. Takalar
35. Pr. FARIDA, umur 36 tahun, alamat Makassar
36. Lk. Adrian Saputra, umur 14 tahun alamat Kab. Takalar.

Korban selamat dirawat di Puskesmas Batangmata

1. Andi nur hadaya.
2 amirullah.
3.andi bakri.parak
4.nur aulia rahmat.
5 andi syahrir.
6 datu.
7.emil. buki.
8 hj suryati.
9 sitti patima. gusung timur.
10. ashari.parak.
11. syarir alqadri. alasa.
12.hildayati alasa.
13 alyunan magfira anak2 .buhung.
14.muh zaki
15.hj nasma tanete.
16.elis tanete.
17 jumrah. layolo.
18 beno saputra tanete.
19 rosma m. bontonumpa.
20 nurul. bontonumpa.
21.astrio bonea.
22 asran bonto bonto.
23 jelani tolasi.
24 raja mase. tonjo.
25.asyita . Anak2.sinjai.
26.awaluddin .bone.
27.fajar. bone.
28. A.faisal.
29. a.yuyun.
30 sinjai.
31. Jutriani. bone.
32. mira .lebo kohala .
33 siska lebo kohala.
34.sari .balloiya.
35.michael.makassar .
36 muliati barang barang.
37 unimiati.tonjo
38. uswatun hasana .bonerate.
39 imma balloiya.
40 putri balloiya.
41 ernawati.baringeng
42 iklal. baringeng.
43 ramlah .benteng.
44.nur asyia polebunging.
45 susanti kadempa.
46. Bau asni. kadempa.
47 leleng layolo.
48 ranu kambolo. kadempa.
49 sitti hamasa.bontodatara.
50 hj sitti hawang .lambongan.
51 saripuddin .bentang.
52 a muh sapri .bantaeng .
53 hidayat. bantaeng.
54 demma sese barang barang.
55 bau alang . Tana beru.
56 andi nur arya ahmad. Tana beru.

‎Korban Selamat di Puskesmas Parangia

1. Zubair 22 Golek
2. Adam Syaputra 18 Golek
3. Hendra 17 Tahun Benteng
4. Alfin 7 Tahun Tanaberu
5. Ilham Djafar 25 Thn ABK
6. Rio Candra Kusuma 19 ABK
7. Bidin 55 Benteng
8. Bau Manis 54 Benteng
9. Zaenudding 25 Dipanegoro Benteng
10. Rusu 35 Pariangan
11. Fitriani 32 Paniroang
12. Zulkarnaen 18 ABK
13. Eko 26 ABK
14. Rustam 23 ABK
15. Insan 17 ABK
16. Sobri 18 ABK
17. Abrianti 17 Tana subur
18. Isra 34 Makassar
19. Akbar 21 Bone
20. Nursiah 53 Tanaberu
21. Nurfadillah 24 Kendari
22. Jusniati 50 Katangka
23. Rusli 36 Pariangan
24. Ilal 23 Jeneponto
25 Arfan 22 Bulukumba
26. Adinda Reski 19 Tombangangia
27. Harmau 40 Tombangangia
28.Aulia Pratiwi 12 Laiyolo
29. Sitti Ara 23 Laiyolo
30. Andi Marlia 36 todakke
31. Akbar Septian 28 Makassar
32. Yuliana 57 Makassar
33. Rusmin 33 Makassar
34. Hildawati 26 Benteng
35 Darmiati 36 Bulukumba
36. Hj. Nurhayati 50 Bulukumba
37. Jumriati 45 Takalar
38. Adrian Syaputra 14 Takalar
39. Muh. Effendy 26 Benteng
40. Baharuddin Umar 52 Benteng
41. Hujna 50 Karumpa
42. Irsan 18 Benteng
43. A. Arham 20 Tabang
44. Gunawan 37 ABK
45. Irwan 18 Benteng
46. Ardianto 17 Benteng
47. Mifra 27 Tanahulu
48. Asliana 37 Boneapara
49. Nisa 11 Boneapara
50. Marwah 53 Gowa
51. Maryam 25 Unjuruia
52.Mila Karmila 15 Tonjo
53. Andi Meida Sulfani 11 Tonjo
54. Hertina 42 Laiyolo
55. Rawati 62 Tonjo
56. Andi Tridaya Darwis 9 Tonjo
57. Sudirman 8 Laiyolo
58. Sukmawati 48 Laiyolo
59. Anwar Said 47 Layolo
60. Reski 4 Thn Bulukumba
61. Nur Rahmania April 4 Pasi
62. Hartua 47 –
63. Imran 7 thn Herlang

Daftar Korban Meninggal Dunia KM Lestari Maju

Dievakuasi ke RSU KH Hayyung

1. Lk. Hari Laksono, alamat Jl. Jeruk (Kepala ASDP Pamatata)
2. Lk. Drs. Rurung, umur 51 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (suami)
3. Pr. Hj. Marlia, umur 44 tahun, alamat Jl. Mangga Benteng (istri)
4. Pr. Hj. Amawati, umur 43 tahun, alamat Desa Laiyolo Kec. Bontosikuyu.
5. Pr. Sitti Saerah, umur 58 tahun, alamat Desa Onto Kec. Bontomatene.
6. Lk. H. Abd. Rasyid, alamat Jl. Jend. Ahmad Yani Benteng
7. Pr. Rini Nurianti, umur 29, alamat Bonea Kec. Benteng Kep. Selayar.
8. Lk. Abizar, umur 2 tahun, alamat Bonea (anak Rini Nurianti)
9. Pr. Rosmiati, umur 40 tahun, alamat Jl. Manga Benteng
10. Lk. Demma Ganrang, umur 45 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
11. Lk. Andi Le’leng, umur 47 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
12. Lk. Syamsuddin, umur 50 tahun, alamat Jl. Pierre Tendean Benteng
13. Lk. Hensi, umur 64 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu (suami)
14. Pr. Ati Mala, umur 58 tahun, alamat Baringan Kec. Bontosikuyu
15. Pr. Denniamang, umur 74 tahun, alamat Lambongan Kec. Bontomatene
16. Pr. Marwani, umur 46 tahun, alamat Sappang Herlang Singa
17. Pr. Hj. Salmiah, umur 55 tahun, alamat Kab. Sinjai.
18. Lk. A. Abd. Rasyid, umur 42 umur, alamat Jl. Pahlawan benteng selayar (asal banyorang KEC. Tompo bulu Kab. bantaeng)
19. Pr. Suryana, umur 55 tahun, alamat Bonehalang Kec. Benteng.
20. Lk. Dempa, umur 50 tahun, alamat Kalaroi Kec. Bontomatene
21. Pr. Nurlia, umur 64 tahun, alamat Batangmata sapo Kec. Bontomatene
22. Pr. Andi Junaeda, umur 70 tahun, alamat Bone
23. Pr. Norma, umur 50 tahun, alamat Benteng Somba Opu.
24. Pr. Ningsih, umur, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong)
25. Lk. Haidir, umur 2 tahun, alamat Cinimabela ( Takalar / Galesong) (anak dari Pr. Ningsih)
26. Pr. Kartini, umur 60 tahun, alamat cinimabela desa parak Kec. Bontomanai selayar
27. Pr. Siti baedah, umur 55 tahun, alamat desa baraklambongan Kec. Bonto matene selayar
28. Lk. Jumbrah, alamat 50 tahun, pekerjaan barugayya Kec. Bontomanai selayar
29. Mayat perempuan usia 50-60 tahun tanpa identitas
30. Anjel, 8 Thn, Cinimabela, Takalar
31. Andi Fitri Yuliana, 3Tahun, Jl. Mangga
32. Andi akifa, 8 Thun, Bone
33. Andi Hanifa, 9 Tahun Bone
34. Andi Patta Daeng, 60 Tahun, Lambongan Kec. Bontomatene

(Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Sulsel

Insentif Guru Mengaji Lambat Karena Alasan Ini!

Published

on

By

Makassartoday.com – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tak menampik jika proses pencarian anggaran insentif bagi gugur mengaji, imam masjid dan pemandi jenazah tahun 2018 mengalami keterlambatan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Makassaar saat memberikan jawaban atas tanggapan fraksi-fraksi dalam rapat paripurna empat ranperda di gedung DPRD Makassar, Senin (16/7/2018).

Pertanyaan atas keterlambatan pencairan insentif disampaikan Fraksi PKS melalui juru bicara mereka, Yeni Rahman pada paripurna sebelumnya.

Danny dihadapan para wakil rakyat tersebut menyampaikan, jika keterlambatan pemberian insentif untum 1400, guru mengaji, imam masjid dan pemandi jenazah disebabkan persoalan administrasi.

“Terhadap pertanyaan Fraksi PKS, Yeni Rahman, pemerintah kota telah membayarkan insentif 1400 imam mesjid, guru mengaji, pemandi jenazah menjelang idul Fitri tahun 2017, namun pada tahun 2018 dijelaskan adanya kendala administrasi yang dinyatakan belum lengkap, sehingga berdampak pada keterlambatan pembayaran insentif mereka,” jelas Danny Pomanto.

Meski demikian,, pihaknya akan mengupayakan akan memberikan insentif tepat waktu.

“Kedepannya pemerintah kota akan melakukan upaya penyempurnaan sehingga pembayaran insentif kepada imam mesjid, guru mengaji dan pemandi jenazah dapat diterima tepat waktu sesuai harapan Anggota dewan,” ucap Danny. (*)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Pagar Sekolah Disegel, Puluhan Murid di Takalar Batal Belajar di Hari Pertama

Published

on

By

Makassartoday.com – Hari pertama masuk sekolah sedianya menjadi momentum yang paling ditunggu bagi murid baru, tapi berbeda yang dialami puluhan murid di SD Nomor 99, Kampung Beru, Desa Pa’la’lakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

Para murid di sekolah ini kaget sekaligus kecawa setelah tiba dan menemukan kondisi pintu pagar sekolah mereka disegel, Senin (16/7/2018).

“Kami kaget melihat pintu sekolah tersegel, padahal ini hari pertama kita masuk sekolah setelah libur panjang” jelas Rasul, salah seorang murid.

Rasul juga mengaku kecewa lantaran di hari pertama masuk sekolah justru mendapat sambutan yang tidak menyenangkan. Terlihat pintu sekolah tersegel menggunakan ranting bambu dan tumpukan bangku.

“Saya semangat ke sekolah, tapi pas di tiba di depan pintu sekolah justru yang saya dapati pintu sekolah seperti ini,” ucap Rasul dengan nada sedih.

Kepala SD Nomor 99, Kampung Beru, Hj. Siti Hasma yang juga tiba di sekolah mengaku kaget lantaran mendapati pintu sekolah dalam kondisi disegel.

Kepsek baru menjabat ini mengaku tak tahu menahu soal pemicu aksi penyegelan pintu pagar sekolah.

“Saya tidak tau apa masalahnya, Saya juga pertama kali menginjakkan kaki di sekolah ini,” tuturnya.

Infomasi yang dihimpun menyebutkan, aksi penyegalan diduga buntut sengketa lahan sekolah yang digugat oleh warga bernama Banting bin Motta yang mengklaim sebagai ahli waris.

“Ini tanah milik nenek saya, makanya saya menyegelnya karena pemerintah tidak pernah mau ganti rugi. Padahal statusnya hanya hak pijam pakai saja,” tegas Cole.

Mereka juga mengaku kecewa karena adanya pergantian jabatan kepsek di sekolah tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Takalar, Sudirman Nwamg menuturkan bahwa tanah tersebut telah terdaftar di bagian aset Pemda Takalar dengan alas hak sertifikat.

Dengan bukti tersebut, maka aksi penyegalan tidak dibenarkan tanpa didukung alat bukti kepemilikan lahan.

“Tanah tersebut telah terdaftar di bagian aset Pemda dengan alas hak sertifikat, maka adanya bukti alas hak yang dimiliki pemerintah daerah, pihak yang menyegel tidak boleh melakukan tindakan tanpa di dukung alat bukti kepemilikan, kalau tetap memaksa saya akan melapor ke polisi,” tegas Sudirman Nawang. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya

Sulsel

Gas Bocor Picu Kebakaran di Hartaco Indah, Ibu dan Anak Jadi Korban

Published

on

By

Makassartoday com – Kebakaran di Kompleks Hartaco Indah, Blok 3T, Nomor 13, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel, Minggu (15/7/2018) pukul 21.40 WITA, mengakibatkan dua orang korban.

Kebakaran berawal saat penghuni rumah bernama Yusiana Said (35), PNS BKD Pemkot Makassar memasang selang tabung gas di dapur rumah.

Tak lama setelah menyalakan kompor untuk memasak, tabung gas mengalami kebocoran hingga api dari kompor langsung menyambar dan membakar korban bersama anaknya, Muh Syafiq (1,5) yang tengah bermain di dapur.

“Dugaan kuat kebakaran dipicu karena adanya kebocoran pada tabung gas 3 Kg yang digunakan korban saat memasak,” jelas Kapolsek Tamalate, Kompol Arifuddin.

Akibat kejadian ini, kedua korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara akibat mengalami luka bakar di bagian tubuhnya.

Selain mengakibatkan dua korban luka, peristiwa kebakaran ini juga menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp15 juta. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Baca Selengkapnya