Dewan Ajukan Revisi Perda Pengelolaan Parkir | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Dewan Ajukan Revisi Perda Pengelolaan Parkir

Published

on

Makassartoday.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar menetetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pelaksanaan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD tahun 2017 menjadi Peraturan Daerah (Perda), Kamis (9/8/2018)

Usai penetapan Perda, Dewan meminta Pemerintah kota Makassar merevisi Perda Pengelolaan Parkir, dengan alasan terjadi tumpang tindih antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) selaku pengelola pajak dan PD Parkir yang bertanggungjawab di lapangan.

“kita ajukan ke Badan Anggaran sehubungan dengan hasil evaluasi dari perparkiran ini. Usulan itu adalah memaksimalkan potensi yang ada dan mencegah tumpang tindih antara tugas dari Bapenda dan PD parkir,” kata juru bicara Badan Anggaran (Banggar), Hasanuddin Leo.

Anggota Komisi B ini pula menyebut hal itu akan berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan pendapatan.

alterntif text

“Revisi itu akan terkait dengan model pengelolaan sehingga pajak parkir di mall itu tidak seenak perut yang menetapkan sekian perjam. Sehingga tidak merugikan masyarakat dan tidak merugikan Pengelola,” imbuhnya.

Senada dengan hal itu, Wali Kota Makassar, Moh Romadhan Danny Pomanto menyetujui rekomendasi Dewan untuk merevisi perda tersebut. Pasalnya, pajak parkir belum menunjukkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga dinyatakan ada sistem yang gagal didalamnya

“Sepakat 1000 persen. Parkir adalah potensi PAD diatas Rp1 triliun. Kita tidak pernah mendapatkan keuntungan sampai hari ini dari parkir. Memang ada kenaikan, tapi kenaikan itu juga pemakaian. Bukan itunya yang kita mau, tapi ada kontribusi terhadap PAD. Saya kira ada hal yang gagal disitu,” jelasnya.

Terkait hal itu, orang nomor satu di kota Makassar ini akan melakukan evaluasi bersama perusda. “Besok saya mau tanggapi dan besok saya mau panggil PD Parkir juga seluruh Perusda untuk mengevaluasi. Sabtu saya sudah ada keputusan soal perusda,” ujarnya. (Adith)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending