Rupiah Anjlok, Mahasiswa Long March Dan Bentangkan Spanduk Ini Di Flyover - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Rupiah Anjlok, Mahasiswa Long March dan Bentangkan Spanduk Ini di Flyover

Published

on

Makassartoday.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan), aksi unjuk rasa di Jl Urip Sumoharjo (Flyover), Kota Makassar, Sulsel, Jumat (14/9/2018) siang tadi.

Aksi unjuk rasa tersebut menyikapi pelemahan rupiah atas nilai tukar dollar. Mereka melakukan aksi long march dari Monumen Mandala menuju Flyover sambil membentakan spanduk yang bertulisakan, “Aksi Damai Rupiah Anjlok Indonesia Terancam, Tinggalkan Kapitalisme Tegakkan Islam Kaffah, Bersatu, Bergerak, Tegakkan Ideologi Islam”.

Abd Rifai selaku Jendral Lapangan menjelaskan, aksi yang digelar pihaknya merupakan aksi damai yang lahir dari kekhawatiran masyarakat atas kondisi peekonomian saat ini.

“Adapun inti pernyataan sikap kami antara lain, bahwa sistem ekonomi kapitalisme terbukti gagal menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar.
Untuk itu kami nenyerukan kepada seluruh rakyat untuk meninggalkan kapitalisme demokrasi yang diterapkan di negeri ini, sebab hanya akan memperburuk kondisi dan menjauhakn rakyat dari kesejahteraan,” tegasnya.

alterntif text

Selain itu, mereka juga menyerukan kepada seluruh rakyat, khususnya kaum muslimin untuk mengambil Islam beserta seluruh sistemnya termasuk sistem eknomi yang dijamin oleh Allah SWT, karena menurut mereka, memberikan kebahagiaan dunia terlebih kebahagiaan akhirat.

“Menyeru kepada seluruh pihak khususnya kaum muslimin untuk ikut berjuang bersama, mengikuti metode dakwah Rasulullah SAW, melalui perjuangan pemikiran dan politik serta menjauhi kekerasan untuk menegakkan khilafah ryasidah ala minhaj nubuwwah yang akan menerapkan Islam secara khaffah dan menghentikan penjajahan terhadap negeri-negeri Islam,” ucapnya.

Aksi ini berjalan aman, meski sempat menimbulkan kemacetan panjang di ruas Jl Urip Sumoharjo. Usai menyuarakan aspirasinya, puluhan mahasiswa tersebut kemudian membubarkan diri dengan tertib. (Hajji Taruna)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending