IPPEMSI Gelar Diskusi "Dollar Ngamuk, Rupiah Terpuruk" | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

IPPEMSI Gelar Diskusi “Dollar Ngamuk, Rupiah Terpuruk”

Published

on

Makassartoday.com – Badan Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI) mengadakan diskusi tentang pelamaran rupiah atas nilai tukar dolar yang akhir-akhir ini menjadi fokus sorotan publik.

Acara diskusi ini berlangsung di Warkop RMS, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, Minggu Malam (16/9/2018). Diskusi yang mengangkat tema “Dollar Ngamuk, Rupiah Terpuruk” ini merupakan agenda rutin yang dijalankan Badan Pengurus IPPEMSI.

Dalam diskusi kali ini Badan pengurus IPPEMSI menghadirkan Andi Rante selaku Badan Pimpinan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) sebagai pembicara yang di moderatori oleh Marsel.

“Arah kebijakan politik ekonomi yang mengarah ke Cina yang mempengaruhi rupiah hingga melemah. Dan salah satu cara untuk menyelamatkan rupiah ialah meningkatkan ekspor dan mengurangi import atau dalam jangka waktu tertentu menyetop arus import hingga kondisi membaik. Tingkatkan pembelian produk dalam negeri, kurangi aktivitas kunjungan ke luar Negeri, tingkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, setiap lalulintas usaha di Indonesia upayakan transaksi menggunakam rupiah , pemerintah harus membuat aturan khusus untuk itu semua agar memiliki payung hukum yang jelas,” tegas Andi Rante yang kerap disapa Andra selaku pembicara diskusi

Selain itu Andra juga mengajak mahasiswa agar gunakan fungsi fungsinya, yakni tetap menjalankan nalar kritis. Karena menurutnya, mengkritik pemerintahan bukan berarti mendukung lawan politik Jokowi.

“Jokowi dikritik karena memang beliau presiden sekarang, pengelola negara ini yang kebetulan kita anggap salah kelola jadi wajib diberikan peringatan dan teguran. Paling lemah di pemerintahan Jokowi ada pada menteri ekonominya terkhusus Menko Ekonomi Pak Darmin Nasution, Menkeu Sri Muliani dan Menteri BUMN Rini Sumarno, ini menteri menteri ekonomi kita anggap gagal dalam mengelola bangsa ini di sektor Ekonomi,” tutup Andra.

Pantauan di lapangan, peserta diskusi tampak menikmati jalannya diskusi. Diantaranya hadir beberapa elemen mahasiswa dari berbagai kampus di kota Makassar.

“Pemerintah sudah sepatutnya menaruh perhatian khusus terhadap kondisi rupiah hari ini. Dan diskusi kali ini kami adakan agar teman-teman pemuda mahasiswa khususnya anggota IPPEMSI mengetahui apa yang menjadi sebab rupiah bisa melemah,” ujar Rhisal selaku ketua IPPEMSI.

Adapun harapan Badan Pengurus IPPEMSI ialah sudah sepatutnya mahasiswa mengambil langkah untuk memberikan solusi terhadap permasalahan rupiah.

“Dan menuntut pemerintah agar segera menstabilkan nilai rupiah agar perekonomian dapat berjalan dengan normal,” sambung Rhisal. (Lexi)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending