Mahasiswa UKIP Makassar Tak Gentar "Bela Rupiah" Meski Hanya Berdua | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Mahasiswa UKIP Makassar Tak Gentar “Bela Rupiah” Meski Hanya Berdua

Published

on

Makassartoday.com – Ervan Rianto Ropai dan Rahmat memilih untuk turun ke jalan guna menyikapi kondisi ekonomi bangsa saat ini. Masalah kuantitas dalam aksi tak menutup semangat kedua mahasiswa Universitas Keristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar untuk ikut menyuarakan aspirasi masyarakat.

Kedua mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Utusan Rakyat menggelat aksi “Bela Rupiah” di pinggir Jl Perintis Kemerdekaan, Selasa (18/9/2018).

Kehadiran kedua mahasiswa ini pun cukup menyita perhatian para pengguna jalan. Dalam orasinya, Ervan selaku jenderal lapangan menyampaikan perlunya pemerintah segera mengendalikan impor konsumsi dengan mengeluarkan kebijakan pajak penghasilan (PPh) 22 dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) efektif untuk mengendalikan konsumsi.

“Selain itu, pemerintah perlu memikirkan sebuah kebijakan mendorong kelas menengah beralih dari masyarakat konsumtif menjadi masyarakat produktif. Sayang sekali, mental instan dalam berbelanja telah menggerus mental produktif kita,” ujarnya dibalik microphon.

Adapun tuntutan Aliansi Mahasiswa Utusan Rakyat sebagai berikut :

1. Pemerintah memproteksi ekonomi domestik dengan menerapkan diskriminasi harga terhadap produk asing dan mendorong ekspor pangan nasional untuk menyelamatkan devisa negara.

2. Pembatasan jalur impor untuk sementara waktu dan menghimbau ke masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi dan menggunakan produk lokal.

3. Pemerintah serta Bank Indonesia segera memperhatikan jangka panjang pelemahan rupiah ini serta ketidakpastian ekonomi global sebelum rakyat Indonesia mengambil sikap.

4. Jika pelemahan rupiah ini berdampak pada kondisi sosial masyarakat maka rezim Jokowi-JK harus berhati-hati, apabila tidak dapat menyelesaikan masalah ini presiden Jokowi harus mundur dari jabatannya.

5. Pemerintah mengurangi pencitraan dan lebih progresif dalam merespon situasi gejolak global perang dagang antara AS dan China tanpa harus melemahkan rupiah. (Lexi)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending