Ini 26 Masalah Sosial Yang Jadi Fokus Dinsos Makassar | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Ini 26 Masalah Sosial Yang Jadi Fokus Dinsos Makassar

Published

on

Makassartoday.com – Dinas Sosial,(Dinsos) Kota Makassar menginventarisasi 26 persoalan sosial di tengah masyarakat serta menjadi fokus perhatian pemerintah dalam hal penanganannya.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinsos Kota Makassar, Mukhtar Tahir saat menghadiri kegiatan Sarasehan Sosial Forum KS Taruna Karya di kelurahan Karwisi Utara dengan tema “Membangun ketahahan keluarga dalam rangka mencegah konflik sosial”, Makassar, Kamis (27/09/2018).

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Lurah Karwisi Utara dihadiri Ketua LPM, Lurah Kariwisi Utara, dan Ketua Karang Taruna beserta Ketua Forum Peduli Sosial dan Tokoh masyarakat kelurahan Karwisi Utara.

“Untuk pemerintah kota Makassar ada 26 item permasalahan sosial yang harus di selesaikan,” ungkap Mukhtar Tahir.

Mukhtar Tahir mengurai 26 item masalah sosial yang terjadi di Kota Makassar, yakni Anak Balita Telantar, Anak Telantar, Anak Berhadapan Hukum, Anak Jalanan , Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus, Lanjut Usia Telantar, Penyandang Disabilitas, Tuna Susila, Gelandangan, Pengemis, Pemulung, Kelompok Minoritas, Orang dengan HIV AIDS, Korban Penyalahgunaan Napza,
Korban Trafficking, Korban Tindak Kekerasan, Pekerjaan Migran Bermasalah Sosial, Korban Bencana Alam, Korban Bencana Sosial, Perempuan Rawan Sosial Ekonomi, Keluarga Bermasalah Sosial Psikologis, Komunitas Adat Terpencil, Bekas Warga Binaan Permasyatakatan, Warga Berumah Tudak Layak Huni, Eks Kusta serta
Legiun Veteran.

alterntif text

Mukhtar juga menceritakan, ketika menghadapi persoalan sosial, penanganan orang tua telantar dari Makassar menuju Kabupaten Selayar, belum lama ini.

“Itu salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial yang ada di kota Makassar yang harus tuntas dikerjakan,” tambahnya.

Sebagai Kepala Dinas Sosial dituntut untuk menuntaskan penanganan sosial. Untuk itu, Mukhtar berharap adanya kerja sama seluruh elemen masyarakat serta lembaga sosial yang ada.

“Disitulah kerja nyata dari seorang Kadis, menyelesaikan persoalan yang di hadiapi, bukan asal ditunjuk saja. Oleh kerena itu, semua tak lepas dari peran serta kita semua sebagai ujung tombak dari masyarakat kepada pemerintah,” ucapnya.

Dinsos Kota Makassar juga berharap agar pemerintah dan masyarakat Makassar tidak saling menjatuhkan tetapi saling mengisi.

“Jangan ada fitnah diantara kita yang terpenting kita selesaikan dan saling berbagi data, seperti rastra mengenai sosial,” harapnya. (Jordan)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending