Pengamat: Diajak Ngopi Caleg Bukan Bagian Money Politic | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Pengamat: Diajak Ngopi Caleg Bukan Bagian Money Politic

Published

on

Makassartoday.com – Forum Kajian Politik Sulsel menggelar dialog publik dengan mengangkat tema “Mahar Politik dan Politik Uang vs Kebijakan Publik”, Senin (5/11/2018).

Dialog menghadirkan narasumber sumber, salah satunya, Calon Legislator (Caleg) PDIP, A. Razak Wawo.

“Di tahun 2019 nanti, kita harus membuat perubahan untuk sistem mahar politik yang merusak tatanan demokrasi ini dan membuatnya semakin mundur,” sebutnya dalam dialog.

Lanjut, calon anggota DPR RI Dapil 1 Sulsel ini juga menegaskan ketidaksepakatannya soal mahar politik, untuk itu mahar politik maupun money politik harus perangi bersama.

Sementara itu, Pengamat Politik, Arqam Azikin mengatakan perlu ada pembeda antara ongkos politik dan mony politik.

alterntif text

“Yang penting jangan memaksakan bahwa ini uang pilih saya, itu jalas politik uang namanya, tetapi kalau ajakan ngopi itu saya kira tidak masalah karena ngopi itu proses politik silaturahim,” ujarnya.

Namun kata Arqam, yang tak boleh itu jika sudah membawa uang, membawa sembako kemudian memasakan untuk memilih.

“Yang tidak boleh itu sudah bawa gula, beras, atau sembako kemudian mengatakan pilih saya, itu sudah politik uang namanya,” jelasnya.

Arqam berharap, Panwas mengawasi ketat Pileg dan Pilpres 2019 ini. “Politik uang bisa saja terjadi pada suatu daerah apabila jumlah kursi yang diperebutkan cuma sedikit sedangkan calon lebih dari 100, dan jumlah pemilih hanya sekian maka sudah dipastikan transaski politik uang berjalan,” pungkasnya. (Rangga)

BAGIKAN:
Advertisement
alterntif text
Comments

Trending