Polda Sulsel Ungkap Sindikat Penipuan Online Miliaran Rupiah | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polda Sulsel Ungkap Sindikat Penipuan Online Miliaran Rupiah

Published

on

Makassartoday.com – Dirkrimsus Polda Sulsel berhasil menangkap sindikat penipuan online dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kasus ini melibatkan satu Warga Negara Asing (WNA) bernama Chiko asal Nigeria yang diduga sebagai otak penipuan.

Kasus ini terungkap saat korban melayangkan laporan ke pihak Polda Sulsel yang kemudian ditindaklanjuti dengan penangkapan salah satu tersangka bernama Hanny Armita.

Sebelum meringkus Hanny, Subdit 2 dan Kanit Cyber Polda Sulsel mendeteksi salah satu pemilik rekening penampungan atas nama Dwi Arie Wahyu Nugroho, rekening BNI di Kalibata Jakarta.

“Rekening milik DAWN ini adigunakan menerima dana korban dada tabggal 19 Oktober 2018 sebesar Rp100 juta dan pada 20 Oktober 2018 sebesar Rp50 juta. Yang bersangkutan mengaku rekening BNI miliknya dipinjam oleh seorang perempuan yang bernama Hanny untuk menerima transf dana,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Jumat (4/1/2019).

Kemudian pada 20 Desember 2018 pemilik rekening Mandiri atas nama Mawardi berhasil diamankan dari apartemen Green Pramuka City.

“Dari rekening tersangka ditemukan transfer uang korban sebesar Rp350 juta,” sambungnya.

Berdasarkan keterangan saksi Dwi Arie Wahyu dan Mawardi, diperoleh bukti yang cukup guna penangkapan dan penahanan tersangka Hanny Armita.

“Perempuan HA ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan dua orang pemilik rekening sebagai saksi. Jadi HA ini mengakui telah melakukan aksi penipuan dan atas suruhan orang berkebangsaan Nigeria,” ungkap Dicky mengutip keterangan tersangka Hanny.

Chiko dari keterangan Hanny diketahui telah pulang ke Nigeria sejak bulan November lalu. Polisi telah menetapkan Chiko sebagai DPO kasus penipuan jaringan internasional.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan rekening dan ponsel yang disita pihaknya, terungkap banyak transaksi keuangan yang mencapai miliaran rupiah dan dicurigai sebagau uang milik korban lain yang berhasil ditipu jaringan ini,” tutupnya.

Selain meringkus tersangka Hanny, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, 11 unit HP, 1 unit Laptop, uang Rp20 juta, 16 buku tabungan, 4 lembar uang kertas dollar @100 USD serta 2 lembar kartu ATM. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Trending