57 Kontainer Kayu Ilegal di Pelabuhan Makassar Hasil Pembalakan Liar di Papua | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

57 Kontainer Kayu Ilegal di Pelabuhan Makassar Hasil Pembalakan Liar di Papua

Published

on

Makassartoday.com – Tim gabungan Ditjen Gakkum LHK bersama Lantamal VI Makasar, Armada H TNI AL, Bea Cukai Makasar serta KSOP Makasar menyita 57 box kontainer berisi kayu ilegal di Pelabuhan Soekarno Hatta, Kota Makassar, sejak Sabtu (5/1/2019) lalu.

Kayu ilegal sebanyak 914 meter kubik dengan nilai kerugian negara diperkirakan minimal Rp16.5 miliar tersebut berasal dari Papua.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan (Dir PPH), Sustyo Iriyono, MSi dalam keterangan resminya, Selasa (8/1/2019) menjelaskan, penyitaan adalah hasil pengembangan hasil audit terhadap 10 perusahaan ini industri di Papua yang terbukti melakukan pelanggaran berat.

“Ini bagian dari penyelamatan SDA di tanah Papua dimulai dengan post audit terhadap 10 industri di Papua dan menemukan pelanggaran berat,” ujar Sustyo kepada media.

Lebih lanjut Sustyo mengungkankan jika pada awal Desember 2018 lalu tim gabungan berhasil mengamankan 40 kontainer di Pelabuhan Surabaya, yang kemudian dilakukan pengembangan hingga akhirnya tim gabungan menangkap dan menahan 57 kontainer.

“Dari hasil analisis atas keberhasilan penyelamatan SDA Papua maka tentunya yang kami lakukan ini telah memberikan efek dan tekanan pada pelaku dan mafia illegal logging. Meski begitu kami belum puas, kami bersama tim gabungan akan tetap memberantas sampai hilangnya mafia-mafia yang sangat merugikan negara dan merusak sumber daya alam kita,” tegas Sustyo.

Sebelumnya, pihak tim gabungan menindak lanjuti informasi yang diterima dari pihak Dinas Kehutanan Provinsi Papua

“Dari data yang dihimpun hingga terkuak informasi tersebut sehingga digelar operasi intelijen pada akhir bulan Desember 2018,” sambungnya.

Ditjen Gakkum LHK selanjutnya menemukan adanya indikasi pengangkutan kayu merbau illegal dari pelabuhan Jayapura dengan tujuan Surabaya sebanyak 57 box kontainer.

Dari hasil anev ini hingga Direktorat PPH memerintahkan Balai Gakkum Wilayah Sulawesi melakukan operasi peredaran kayu illegal dengan didukung Lantamal VI Makasar, Bea Cukai Makasar, KSOP Makasar.

“Alhasil tim gabungan berhasil mengamankan 57 box kontainer yang diangkut dengan Kapal SM di Pelabuhan Sukarno Hatta,” jelas Sustyo

Sementara itu Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi
Muhammad Nur menambahkan bahwa ketika mengamankan 57 box kontainer tersebut merupakan barang yang mecurigakan, selanjutnya dilakukan pengecekan di box kontainer tersebut.

“Saat kami melakukan pengecekan kami melihat fisik kayu, terkuak jika merupakan kayu ilegal sehingga diamankan barang bukti tersebut di Pelabuhan Makasar. Kemudian menindak lanjuti secepatnya proses penegakan hukum dengan segera melakukan penyelidikan terhadap semua pihak yang terkait,” katanya.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK Rasio Ridho Sani kata Muhammad Nur menirukannya jika pihaknya sangat kuatir dengan kerusakan lingkungan hidup yang masih marak terjadi di Tanah Papua. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Trending