2 ABG Tersngka Begal di Makassar Dihadiahi Timah Panas | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

2 ABG Tersngka Begal di Makassar Dihadiahi Timah Panas

Published

on

Makassartoday.com – Pihak kepolisian sepertinya tak mau ditawar lagi dalam hal pemberantasan kejahatan di jalan raya.

Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal memang sejak lama meraja lela di Kota Makassar.

Tak sedikit dari korban aksi begal ini mengalami cidera, bahkan ada yang sampai meregang nyawa.

Keresahan masyarakat terhadap para pelaku begal ditanggapi serius pihak kepolisian setempat.

Belum lama ini, Polda Sulsel melalui tim khusus berhasil meringkus belasan orang terduga pelaku begal, dua diantaranya bahkan dilumpuhkan dengan timah panas.

Yang mencengangkan, karena sebagian besar pelaku masih berstatus belia.

Dua pelaku dihadiahi timah panas, yakni YS alias Pute (18), pekerjaan mekanik bengkel alamat Kompleks PDAM Panaikang serta Re alias Cidu (18), pengangguran warga BTN Pepabri Kota Makassar.

Keduanya diamankan di dua lokasi berbeda berdasarkan laporan polisi LP/1193/XII/2018/Restabes Mksr/ Sek Biringkanya.

alterntif text

Dalam aksinya, kedua pelaku melakukan aksi begal mengambil 1 ponsel SPC warna silver di wilayah hukum Polsek Biringkanaya, pada 7 Desember 2018.

“Keduanya mengakui perbuatannya melakukan aksi curas di wilayah hukum Polsek Biringkanaya,” ungkap Dantimsus Polda Sulsel, Ipda Artenius MB, Selasa (15/1/2019).

Pihaknya mengaku terpaksa melumpuhkan keduanya lantaran berusaha kabur saat dilakuakan pengembangan dan penunjukan barang bukti.

“Kedua tersangka berusaha melawan dan melarikan diri kemudian anggota mengambil tindakan tegas secara terukur dengan cara menembak kaki ke dua pelaku,” tegasnya.

Akibatnya, tersangka Pute mengalami luka tembak pada kaki kiri 1 kali dan kanan 1 kali, sedangkan tersangka Cidu mengalami luka tembak pada kaki kanan sebanyak 1 kali.

Usai dirawat di RS Bhayangkara, kedua tersangka diserahkan ke Polsek Biringkanaya guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. (Askay Khan)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending