Gerindra Sebut Prabowo Siap Jika Diminta Bongkar Kasus 98 | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

Gerindra Sebut Prabowo Siap Jika Diminta Bongkar Kasus 98

Published

on

Makassartoday.com – Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond J Mahesa, menegaskan, capres Prabowo Subianto selalu siap apabila diminta untuk membongkar kasus penculikan pada 1998 silam. Bahkan, menurutnya, Prabowo sudah menawarkan sejak lama, yakni pada saat debat di Pilpres 2014 yang lalu.

Kalau kasus itu dibongkar, kata Desmon, maka akan berdampak pada ketegasan Presiden Joko Widodo karena yang diduga terlibat adalah orang-orang yang ada di lingkaran mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Dalam kasus 1998 sebenarnya posisi Prabowo diuntungkan. Ingat dahulu ketika debat Pilpres 2014, JK (Wapres Jusuf Kalla) mengungkit kasus penculikan, lalu Prabowo cuma bilang apakah kita harus bongkar-bongkar di sini dan beliau siap bongkar, setelah itu JK tidak lanjutkan pertanyaannya,” katanya saat ditemui di acara peringatan 35 tahun Malari, di Cikini, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

alterntif text

Dia meyakini, kasus penculikan aktivis 1998 yang menyudutkan Prabowo itu tidak akan menggerus suaranya di Pilpres 2019. Dirinya juga tak khawatir apabila mantan Danjen Kopassus itu terus menerus dikaitkan dengan kasus tersebut.

“Kami tidak khawatir dan tidak merasa suara Prabowo tergerus karena pada dasarnya di Pilpres 2019 lebih siap daripada dulu,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu kemudian mempertanyakan penyelesaian kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib yang dijanjikan kepada Suciwati, istri Munir ketika Komisi Informasi Pusat membuka dokumen kasus tersebut.

Padahal, sebut dia, KIP saat itu menyatakan bahwa pemerintah diminta segera mengumumkan hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir.

“Namun usai putusan KIP itu, pemerintah justru mengajukan banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta,” tandasnya. (ibe)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending