Dahnil: Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir Ada Usur Politik | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

Dahnil: Pembebasan Abu Bakar Ba’asyir Ada Usur Politik

Published

on

Makassartoday.com – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyayangkan pembebasan terhadap terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir yang baru dilakukan saat ini oleh pemerintah.

Menurut Dahnil, pembebasan Ba’asyir kental dengan nuansa politis lantaran dilakukan saat menjelang Pemilu 2019.

“Justru kami sayangkan beberapa tahun lalu pengacara bahkan unsur Komnas HAM mengajukan permintaan pembebasan karena alasan kemanusiaan, namun tidak dikabulkan oleh pemerintahan Pak Jokowi,” kata Dahnil saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (18/1/2019) malam.

Dia menilai, pembebasan Ba’asyir itu ada unsur politisnya setelah sekian lama isu terorisme selalu dialamatkan kepada Islam. Meski begitu, dirinya mengaku bersyukur dengan upaya pembebasan Abu Bakar Ba’asyir tersebut.

“Terlepas dari unsur politik, kami bersyukur beliau dibebaskan karena alasan kemanusiaan, apalagi beliau sudah sepuh, karena memang sudah waktunya,” ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menugaskan kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra untuk mengupayakan pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir.

Jokowi beralasan, pembebasan Ba’asyir itu dilakukan demi alasan dan atas dasar pertimbangan kemanusiaan.

“Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan,” ungkap Jokowi.

Abu Bakar Baasyir sendiri telah menjalani masa hukuman selama sembilan tahun dari total pidana 15 tahun atas kasus terorisme.

Dengan begitu, sesuai aturan hukum tata negara, Baasyir telah memenuhi syarat untuk bebas murni tanpa hal-hal yang memberatkan. (be)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending