KPU RI Pantau Proses Cetak Kertas Suara Pemilu 2019 Di Makassar - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

KPU RI Pantau Proses Cetak Kertas Suara Pemilu 2019 di Makassar

Published

on

Makassartoday.com – Kertas suara Pemilu 2019 mulai dicetak, Minggu (20/1/2019) hari ini.

Selain Surabaya dan Jakarta, surat suara juga mulai dicetak oleh perusahaan percetakan CV Adi Perkasa, Jl Adipura, Kota Makassar.

Komisioner KPU RI, Viryan Azis hadir langsung memantau proses pencetakan kertas suara di Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Viryan menyamakan, hari pertama kertas suara yang dicetak mencapai 939 juta lembar.

Kertas suara yang dicetak di Makassar ini, kata dia, nantinya akan didisteibusikan ke delapan provinsi di wilayah Indonesia Timur, dengan jumlah kurang lebih 78 juta lembar.

“Percetakan di Surabaya dan Jakarta, akan dimulai juga pencetakan perdana surat suara dan setiap surat suara yang sudah selesai dicetak akan langsung dikirim ke daerah kabupaten/kota,” terangnya.

Pihaknya menegaskan hanya menyortir kertas suara yang dalam kondisi baik saja dan sesuai dengan standar KPU.

alterntif text

“Yang akan dipacking ke dalam kotak suara yang kondisinya sesuai standar kita. Setelah itu kita sampaikan ke KPPS pada tanggal 8 tanggal 16 april 2019,” tandas Viryan.

Ditanya terkait proses tender kertas suara tersebut, Viryan mengaku pihaknya melelang secara terbuka, yaitu dengan E-Katalog dan diambil berdasarkan harga terendah.

Sementara Direktur Percetakan PT Adi Perkasa Makassar, Makmur DN menuturkan sesuai kontrak mereka, proses pencetakan akan berlangsung selama 60 hari kedepan, dan dalam lima hari ini pihaknya mengirim kertas suara pertama untuk disortir di Provinsi Papua.

“Kenapa penyortiran kertas suara pertama di Papua karena Papua merupakan daerah yang cukup jauh sehingga hal ini didahulukan,” kata Makmur.

“Di tempat kami mampu mencetak 45 lembar kertas suara perjam,” sambungnya.

Percetakan untuk sortir kertas suara nantinya, di sejumlah daerah seperti di Provinsi Gorontalo, Papua, Maluku, Maluku Utara, NTT, Sulawesi Utara, Sulteng dan Provinsi Sulawesi Barat, sebanyak 78.917.235 kertas suara, dan akan memulai kita menyortir pada 25 Januari mendatang. (Rangga)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending