Panen Tertunda Akibat Bencana Alam, Sulsel Dipastikan Alami Inflasi | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

BISNIS

Panen Tertunda Akibat Bencana Alam, Sulsel Dipastikan Alami Inflasi

Published

on

Makassartoday.com – Bencana alam banjir bandang, tanah longsor, dan angin puting beliung yang melanda Sulawesi Selatan dalam kurun waktu satu minggu menyebabkan 13 kabupaten/kota terdampak.

Sesuai data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, tercatat 188 desa terdampak bencana di 71 kecamatan yang tersebar di 13 Kabuapten/kota. Dampak bencana juga mencatat puluhan orang meninggal dunia, ratusan unit rumah hanyut, merendam 13.326 hektar sawah, serta puluhan sekolah.

Kepala Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Dwityapoetra Soeyasa Besar mengatakan, bencana yang terjadi di Sulsel ini akan berpengaruh pada sektor perekonomian.

alterntif text

Kata Poetra, sapaan akrabnya, bahwa yang paling berpengaruh dari bencana alam tersebut utamanya pada produksi pertanian.

“Terutama dari aspek produksi dan distribusi. Artinya kalau seperti daerah yang menghasilkan produk pertanian seperti Gowa dan Maros, kan ini terjadi di 13 Kabuapten dan kota. Jadi tentunya ini akan berpengaruh pada perekonomian,” terangnya usai acara pertemuan tahunan industri jasa keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hotel Claro Makassar, Selasa(29/1/2019).

Bencana tersebut juga mengakibatkan penundaan hasil pertanian. Tentunya akan menyebabkan terjadi inflasi karena produksi kurang.

“Distribusinya juga mungkin terhambat atau ada kerusakan. Itu bisa mengakibatkan keterlambatan juga,” jelasnya. (Rangga)

BAGIKAN:
Comments

Trending