Tolak RUU Kekerasan Seksual, PSI Sebut PKS Picik! | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Nasional

Tolak RUU Kekerasan Seksual, PSI Sebut PKS Picik!

Published

on

Makassartoday.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam sikap Fraksi PKS yang menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Menurut juru bicara PSI, Dara Nasution, penolakan Fraksi PKS terhadap RUU PKS itu adalah sikap yang picik.

“Sikap picik PKS ini menunjukkan mereka membiarkan tumbuhnya kekerasan seksual, pemaksaan, pelecehan, bahkan perkosaan di tengah masyarakat di Indonesia,” kata Dara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/2/2019).

Dara mengatakan, pernyataan Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwainin yang menyatakan PKS menolak RUU PKS dengan alasan RUU ini berpotensi membuka ruang sikap permisif atas perilaku seks bebas dan menyimpang, serta bertentangan dengan Pancasila dan budaya ketimuran adalah hal yang aneh.

Dirinya pun mempertanyakan komitmen PKS dalam upaya melindungi perempuan dari segala macam bentuk kekerasan.

“Tujuan utama RUU ini adalah melindungi korban kekerasan seksual. Tanpa kehadiran UU ini, banyak perempuan di Indonesia akan terus menjadi korban kekerasan seks yang dilakukan para pria yang merasa kejahatan mereka tidak terjangkau oleh hukum,” ujarnya.

Dia menilai, saat ini banyak sekali perempuan di sejumlah tempat yang menjadi sasaran pelecehan seks karena kelemahan hukum yang melindunginya. Pasalnya, KUHP saat ini hanya memberi sanksi pada tindak perkosaan yang sangat sulit pembuktiannya.

“Dengan RUU PKS ini, perempuan akan memiliki kekuatan hukum yang melindunginya dari bergam bentuk kekerasan seksual,” tutur Dara.

Dara mengaku, dirinya merasa heran dengan PKS yang menganggap RUU ini bertentangan dengan Pancasila dan budaya ketimuran. Dia berharap, PKS bisa mempertimbangkan kembali penolakannya terhadap RUU tersebut.

“Kalau RUU PKS tidak kunjung disahkan, yang akan gembira adalah para pria pemangsa seks. Atau memang para anggota PKS membela para pelaku kejahatan seks?” tandasnya. (sumber: kronologi.id)

BAGIKAN:
Comments

Trending