Polda Sulsel Kesal Bandar Sabu 3,5 Kg Divonis Bebas | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polda Sulsel Kesal Bandar Sabu 3,5 Kg Divonis Bebas

Published

on

Makassartoday.com – Pengadilan Negeri Makassar menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu 3,5 kg bernama Syamsul Rijal alias Kijang (32).

Vonis bebas oleh hakim sebelumnya dipertanyakan Jaksa Penuntut Umum, Andi Hariani Gali.

Pihaknya keberatan sehingga mengajukan kasasi dan terdaftar di Mahkamah Agung (MA) pada tanggal 21 Januari 2019 lalu.

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa menuntut Kijang dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidaer 2 bulan penjara.

Jaksa beranggapan Kijang melanggar pasal pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dalam dakwaan pertama.

Namun saat proses pembacaan putusan oleh Hakim Ketua Rika Pandegirot dan dua anggota hakim lainnya, Aris Gunawan dan Cenning Budiana, Kijang dinyatakan tidak bersalah.

Sebelumnya saat proses penangkapan bandar narkoba asal Kabupaten Pinrang itu oleh Direktorat Narkoba Polda Sulsel, pihak penyidik Ditnarkoba Polda Sulsel menyita barang bukti sberat 3,4 kilogram pada tanggal 20 Mei 2018 silam.

Kijang ditangkap di Pulau Sungai Nyamuk, Desa Bambanga, Kecamatan Sabati, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, berbatasan Indonesia- Malaysia.

Direktorat Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan mengaku kesal setelah mengetahui putusan hakim.

“Vonis bebes hakim terhadap Kijang itu sangat mengecewakan kami. Saat proses pelimpahan kami serahkan barang bukti 3,5 kg dan itu ancaman seumur hidup. Kan cukup ironis yang kami tangkap kurir tanpa bandar kan itu lucu, apalagi Kijang berstatus DPO kala itu dan menjadi target penangkapan kami,” ungkap Hermawan usai menghadiri pemusnahan barang bukti di Mapolrestabes Makassar, Selasa (12/2/2019).

Baca Sebelumnya: DPO Bandar Sabu Jaringan Hendra dan Cullang Diciduk di Tarakan

Menurut perwira tiga bunga melati dipundaknya itu jika kasus tersebut tidak berakhir sampai disitu. Bahkan akan berlanjut ke tingkat kasasi.

“Ini belum berakhir sampai disini dan kasus si Kijang berlanjut ke tingkat kasasi. Apalagi saat pelimpahan kami serahkan barang bukti 3,5 kg itu. Dan jaksa pun maksimal,” tegasnya.

Meski begitu, dia mengaku bersyukur telah menangkap bandar Pinrang itu dan memutuskan jaringan peredaran di wilayah Sulsel.

“Tunggu saja sampai di tingkat kasasi nanti . Karena kasus ini lucu. Tapi kami sudah bersyukur sudah memutus rantai peredarannya,” pungkasnya. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Comments

Trending