Polisi Temukan 2 Siswi Asal Sinjai Yang Dilapor Hilang - Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Polisi Temukan 2 Siswi Asal Sinjai Yang Dilapor Hilang

Published

on

Makassartoday.com – Tim Resmob Polsek Panakkukang dan Personel Polsek Sinjai Barat berhasil menemukan dua gadis di bawah umur yang sebelumnya dilaporkan menghilang dari rumah beberapa waktu lalu.

Kedua gadis siswi sekolah menengah pertama itu, yakni RNF (15) warga Kampung Garona, Kecamatan Sinjai Barat serta NK (16), warga Kampung Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulsel.

Pihak keluarga sebelumnya telah melayangkan laporan ke Polsek Sinjai Barat dengan nomor terlampir STPLP/01/II/2019/Sek Sinjai barat/Res Sinjai.

Petugas kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil megamankan lelaki AA alias D (19), diduga sebagai orang yang pertama melakukan komunikasi dengan kedua gadis tersebut, Sabtu (16/2/2019) dini hari.

“Lelaki AA ini diamankan di Jl Barawaja. Dan hasil keterangan lelaki AA, bahwa kedua gadis itu berada di salah satu indekos di wilayah Samata, Kabupaten Gowa,” jelas Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi.

Ptugas gabungan dari Resmob Panakkukang dan Polsek Sinjai Barat kemudian kembali melakukan pencarian dan berhasil menemukan kedua gadis yang dilaporkan hilang.

Dari indekos itu, petugas juga mengamankan dua pemuda rekan AA, yakni Ac (20) dan An (29)

“Di kamar itu tim menemukan dua siswi yang dimaksud tengah bersama dua lelaki yang merupakan rekan AA, sesama buruh bangunan,” sambungnya.

Baik tiga pemuda, maupun dua gadis yang dilaporkan hilang itu langsung digelandang ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan.

Dari tangan ketiga pemuda tersebut, polisi menyita 2 ponsel Android yang digunakan bersama dengan kedua korban serta 1 sepeda motor Mio Soul Gt warna merah dengan plat DD 3803 BH yang digunakan korban dari Sinjai menuju Makassar.

Dihadapan petugas lelaki AA mengakui telah berkomunikasi dan mengajak keduanya ke Makassar dengan iming-iming akan dipekerjakan.

Sementara dua rekannya, Ac dan An mengakui telah membantu AA mencarikan indekos untuk ditempati kedua siswi itu.

Kasus ini masih didalami pihak kepolisian untuk mengetahui apakah kedua anak di bawah umur tersebut menjadi korban kekerasan seksual atau penipuan.

Polsek Panakkukang dan Polsek Sinjai Barat kemudian membawa keduanya ke Unit PPA Polrestabes Makassar guna proses lebih lanjut. (Askay Khan)

BAGIKAN:
Advertisement
Comments

Trending