Said Didu : JK Seperti "Ban Serep" Jokowi | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Said Didu : JK Seperti “Ban Serep” Jokowi

Published

on

Makassartoday.com – Dukungan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo khusunya di Sulsel sudah mulai beralih. Bahkan banyak tokoh nasional asal Sulsel yang mendukung Paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

Beralihnya dukungan tersebut tak lain posisi Wapres JK selama pemerintahan Jokowi bagaikan ban serep alias tidak memiliki kuasa untuk memutuskan.

“Pendukung Jokowi-JK pada 2014 lalu kan orang-orang Bugis Makassar dan beralihnya dukungan itu disebabkan oleh posisi Pak JK seperti bagaikan ban serep yang tidak memiliki kewenangan,” ujar Pakar BPN Prabowo-Sandi, Said Didu saat ditemui di salah satu Warkop di Makassar, Senin (25/3/2019).

Ia menambahkan, migrasi besar-besaran yang ditunjukkan dari tokoh-tokoh yang selama ini dekat dengan Wapres JK bukan tanpa alasan. Sebab tokoh utama pemenangan Jokowi-JK pada pemilu 2014 lalu melihat ada ketimpangan di dalamnya.

“Jadi mereka pindah ke Prabowo-Sandi. Pindahnya mereka mungkin saja disebabkan karena Pak JK sudah tidak ada dampak jika ternyata tidak diperankan di Pemilu 2014 lalu,” lanjutnya.

Menurut Said, Wapres JK juga mempertimbangkan beberapa hal ketika dirinya tetap mempertahankan posisinya mendukung Capres nomor urut 1. Kata Said, Wapres JK menghormati adat istiadat Bugis Makassar yang menghormati atasannya.

“Semua bisa menganalisis, tapi saya mengatakan bahwa Pak JK menjaga kultur Bugis yang dipegang Pak JK itu menghormati atasan. Dan menjaga keselamatan negara dengan membiarkan orang disekitar dia untuk memilih siapa pemimpin yang pantas membangun negeri ini,” terangnya.

Dari analisis Said, Wapres JK saat ini tidak mementingkan kekuasaan dengan memegang prinsip negarawan. Hal itu ditandai JK yang membiarkan orang-orang terdekatnya menentukan pilihannya.

“Saya melihat bahwa orang-orang terdekat Pak JK melihat ada permasalahan besar terhadap negara ini yang harus selamatkan dan. Kelihatannya orang-orang merdeka saja yang berpindah, tapi orang-orang yang punya keterikatan pasti tidak mau berpaling. Tapi biasanya di injuri time akan nampak dan berhijrah dengan akal sehat,” pungkasnya. (Rangga)

BAGIKAN:
Comments

Trending