NH : Deng Ical, Aru dan Rudal Siap Bertarung di Pilwali 2020 | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

NH : Deng Ical, Aru dan Rudal Siap Bertarung di Pilwali 2020

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Partai Golkar telah lebih awal mempersiapkan kadernya untuk bertarung di Pilwali Makassar 2020 tahun depan.

Setidaknya ada tiga nama yang menguat. Mereka yaitu, Syamsu Rizal Mi (Deng Ical) yang kini menjabat sebagai Wakil Wal Kota Makassar, Farouk M Beta (Aru), Ketua DPRD Makassar, serta Rusdin Abdullah (Rudal) Bendahara DPD I Golkar Sulsel.

Nama ketiganya bahkan diperkenalkan sebagai kandidat oleh Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH), saat menghadiri pelantikan Pengurus Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Makassar, di Anjungan Pantai Losari, Jl Penghibur, Jumat (5/4/2019) malam.

“Saya perkenalkan tiga tokoh Golkar kepada seluruh kader AMPI yang ada di sini. Ketiganya siap bertarung di Pilwali 2020 mendatang. Mereka adalah Deng Ical, Aru, dan Rudal,” ucap NH disambut meriah puluhan pengurus AMPI Makassar.

Meski demikian, NH nampak menitikberatkan kepada Deng Ical sebagai calon kuat mewakili Golkar dalam pertarungan nantinya.

“Apabila Deng Ical nanti sudah menjadi Wali Kota Makassar, maka sudah tentu kalian di AMPI akan selalu ada dibelakang beliau,” kata NH.

Sementara Deng Ical usai pelantikan mengatakan, peenyataan NH yang menyebut namanya sebagai salah satu kandidat wali kota dari partai Golkar merupakan suatu kebanggaan baginya.

“Pak Nurdin Halid telah memasukkan nama saya sebagai kandidat dari partai Golkar, ini sebuah kebanggaan buat kami tentunya,” tuturnya.

Meski begitu, Deng Ical tak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan karena
proses pencalonan masih akan melalui mekanisme yang berlaku di partainya.

“Nanti itu kan dibicarakan secara internal dalam partai kami sendiri, siapa yang tepat menjadi usungan partai untuk Pilwali 2020 mendatang,” tandasnya.

“Semua ini harus dibahas secara internal partai dan seluruh fungsionaris yang ada,” sambungnya.

Dia juga menyerahkan penilaian masyarakat kepada siapa kandidat yang layak diusung nantinya.

“Saya pribadi akan bekerja dulu dan mengikuti mekanisme partai yang berlaku. Nanti masyarakat yang menilai saja,” pungkasnya. (Rangga)

BAGIKAN:
Comments

Trending