Pecatan TNI Adrianus Pattyan Diduga Culik 6 Anak di Bawah Umur | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Hukum & Kriminal

Pecatan TNI Adrianus Pattyan Diduga Culik 6 Anak di Bawah Umur

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Kasus penculikan anak di bawah umur di Kota Kendari sempat membuat heboh masyarakat. Pelakunya merupakan mantan Anggota TNI bernama, Adrianus Pattyan.

Dilansir dari Liputan6.com, bahwa pihak kepolisian setempat menyebutkan, bahwa aksi penculikan teejadi sejak Kamis 25 April 2019.

Disebutkan bahwa ada enam anak perempuan di bawah umur yang menjadi korban. Tak hanya diculik, mereka juga diduga kuat menjadi korban pencabulan.

Aksi penculikan yang diduga dilakukan pelaku terjadi saat korban pulang dari sekolah.

Penculikan pertama terjadi pada dua anak di wilayah Kelurahan Kemaraya, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Beberapa jam setelah itu, keduanya ditemukan di depan Kompleks Kantor Museum Sulawesi Tenggara, pada malam hari.

Kejadian kedua terjadi pada Jumat, 26 April 2019. Awalnya, satu anak dilaporkan hilang dari rumahnya, kemudian menyusul satu laporan lagi soal hilangnya anak secara misterius. Keduanya ditemukan beberapa jam setelahnya.

Kejadian ketiga dilaporkan pada Minggu, 28 April 2019, satu orang anak dilaporkan sempat hilang, tetapi kembali berhasil ditemukan oleh warga setempat yang mencari keberadaan bocah itu.

Dan yang terakhir terjadi pada Senin, 29 April 2019. Seorang bocah dilaporkan hilang secara misterius dari sekolahnya. Kejadian itu diketahui setelah orangtua siswa tersebut hendak menjemput sang buah hati.

Baca Juga : Kodim 1417 Kendari Tangkap Anggota TNI Disersi Pelaku Pencabulan Anak

Usai menerima laporan, polisi bergerak cepat dan berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku penculikan anak tersebut. Pelaku ternyata membawa anak itu ke wilayah hutan di pinggir Kota Kendari.

Puluhan polisi dari Polres Kendari langsung bergerak ke arah hutan tersebut. Pasukan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi dan Kasat Reskrim Polres Kendari AKP Diki Kurniawan.

Dalam perjalanan menuju lokasi, polisi sempat berpapasan dengan pelaku, ia terlihat membonceng anak Wahyudin yang ia culik dari sekolah tempat anak itu menuntut ilmu. Polisi pun langsung berusaha mengejar pelaku.

Menyadari dirinya dikejar puluhan polisi, pelaku lalu menjatuhkan anak yang diculiknya dari sepeda motor. Ia juga memarkir sepeda motornya di pinggir jalan lalu melarikan diri ke dalam hutan.

Beberapa jam setelah kejadian polisi berhasil mengetahui identitas pelaku. Diketahui bahaa pelaku merupakan mantan anggota Yonif 725 Woroagi, Sulawesi Tenggara.

Informasi tersebut dibenarkan Komandan Kodim 1417 Kendari, Letkol Fajar Luvti Haris Wijaya kepada wartawan, belum lama ini.

“Dia desertir Yonif 725 Woroagi, dia sudah keluar, desersi sejak setahun yang lalu. Dia sudah tidak tercatat sebagai prajurit TNI,” ujar Letkol Fajar. (bs)

alterntif text
BAGIKAN:
Comments

Trending