Muncul Dokumen DA1 "Siluman" di Rekapitulasi tingkat Kota Makassar | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Politik

Muncul Dokumen DA1 “Siluman” di Rekapitulasi tingkat Kota Makassar

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – Proses rekapitulasi surat suara tingkat Kota Makassar diwarnai protes sejumlah saksi. Protes lantaran munculnya dokumen DA1 yang diduga ilegal.

Penemuan dokumen DA1 muncul saat proses rekapitulasi suara untuk Kecamatan Manggala, Sabtu (11/5/2019).

Dokumen tersebut awalnya ditemukan oleh saksi partai politik yang telah mengikuti proses rekapitulasi suara hingga pukul 01.30 wita.

Saat dikroscek perolehan suara caleg nomor urut 1 dari Partai Gerindra Kasruddin mengalami penambahan suara sebanyak 256 suara.

Sementara caleg nomor urut 2 Partai NasDem, Muhammad Arahan Syaifuddin dan caleg nomor urut 5 ikut juga bertambah.

Meski dianggap tidak sah, namun dokumen DA1 yang diprotes itu ternyata dibumbui dengan stempel basah dan tandatangan.

Anehnya, kendati mengalami penambahan suara caleg, namun total suara kedua partai tersebut tidak mengalami perubahan dalam dokumen DA1 yang beredar dalam rekapitulasi suara ditingkat kecamatan.

Menyikapi temuan itu pihak Bawaslu yang juga hadir dalam megawal proses rekapitulasi suara meminta kepada KPU dan PPK Manggala untuk melakukan pemeriksaan.

“Kalau dilihat secara kasat mata tidak ada perbedaan dari dua dokumen DA1 tersebut, namun saat melihat perolehan suara caleg dan partai barulah ditemukan adanya perbedaan yang diduga terjadi pengelembungan suara terhadap caleg Partai NasDem dan Gerindra,” ungkap salah satu anggota Panwascam kecamatan Manggala.

Sementara Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajid saat ditemui usai menscorsing proses rekapitulasi suara memgaku belum dapat memastikan keaslian dokumen DA1 yang dimaksud.

“Kita belum bisa mengatakan mana yang asli dan palsu, sebab cuma satu dokumen DA1 yang dikeluarkan PPK dan itu kami pegang dan saksi, tapi besok lagi kita cocokkan dengan DA1 Plano PPK kecamatan Manggala,” ungkap Farid Wajud. (Rusdi)

BAGIKAN:
Comments

Trending