Pelindo IV Siapkan 21 Pelabuhan untuk Mudik Lebaran | Makassar Today
Connect with us
alterntif text

Sulsel

Pelindo IV Siapkan 21 Pelabuhan untuk Mudik Lebaran

Published

on

Makassartoday.com, Makassar – PT Pelabuhan Indonesia Empat (Persero) tahun ini menyiapkan 21 pelabuhan untuk pelaksanaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Direktur Operasi dan Komersil Pelindo IV Riman S Duyo  menjelaskan, pada mudik Idul Fitri tahun lalu, kegiatan kapal terbanyak di Pelabuhan Manado, Nunukan dan Kendari yang merupakan angkutan penyeberangan antar pulau, dengan total 1.232 unit.

Sementara itu, kegiatan embarkasi (keberangkatan) terbanyak melalui Pelabuhan Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, Kendari dan Nunukan sebanyak 386.619 orang.

Sedangkan debarkasi (kedatangan) terbanyak melalui Pelabuhan Makassar, Parepare, Balikpapan, Ambon dan Kendari sebanyak 324.657 orang.

Dia menyebutkan, realisasi mudik Hari Raya Idul Fitri tertinggi melalui Pelabuhan Makassar, Balikpapan dan Parepare.

“Tahun 2017 total 634.392 penumpang, tahun lalu 711.276 penumpang dan tahun ini diestimasi sebanyak 756.549 penumpang,” katanya saat acara buka puasa di Kantor Pelindo Makassar, Sabtu (18/5/2019).

Biasanya, kata Riman, peak season atau puncak mudik Hari Raya Idul Fitri yaitu pada H -15 dan H + 15 atau selama satu bulan.

Untuk mengantisipasi terjadinya masalah di area pelabuhan, pihaknya telah sinergi dengan beberapa pihak selalu menyiapkan Posko Terpadu Mudik Hari Raya Idul Fitri bersama stakeholder terkait di area pelabuhan.

Selain itu, pihak Pelindo IV juga selalui melakukan berbagai persiapan, kaitannya dengan kegiatan mudik Idul Fitri tahun ini. Misalnya untuk personil, pihaknya membentuk Tim Posko Terpadu PT Pelindo IV, Pelni, KSOP, Kepolisian, Kesehatan Pelabuhan dan instansi terkait lainnya.

Pihaknya juga membentuk tim internal PT Pelindo IV untuk melakukan pemantauan atau pengawasan langsung di lapangan. Penambahan personil untuk pengaturan lalu lintas di dalam areal pelabuhan. Penambahan personil untuk pelayanan Departure Control System (DCS) untuk kegiatan check in penumpang. Serta perekrutan tenaga relawan atau Operasi Senyum Lebaran sesuai kebutuhan di cabang.

Dari sisi fasilitas pelabuhan kata Riman, pihaknya juga melakukan kesiapan pada berbagai fasilitas pelabuhan, yakni tambatan kapal penumpang, jalur embarkasi dan debarkasi, terminal penumpang, lahan parkir, posko, ruang kesehatan, ruang menyusui dan tenda tambahan.

Untuk kesiapan fasilitas penunjang embarkasi dan debarkasi antara lain, penambahan tenda atau kanopi dan kipas angin untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang diluar kapasitas terminal penumpang. Juga penyediaan ruang kesehatan dan tenaga medis dari Kesehatan Pelabuhan.

“Sedangkan kesiapan fasilitas terminal penumpang, kami melakukan perbaikan fasilitas penunjang terminal penumpang dengan penambahan loket, kursi, AC, kebersihan toilet, mushola, ruang menyusui, ruang informasi dan penumpang berkebutuhan khusus atau disabilitas,” tutupnya. (Rangga)

BAGIKAN:
Comments

Trending